Sestama BKKBN: Kampung KB Pagang Berseri Jadi Lokus Harganas 2020

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Upaya Camat Nanggalo Teddy Antonius memajukan Kampung KB Pagang Berseri mendapatkan perhatian dari petinggi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Terbukti, camat berhasil mengintegrasikan kegiatan lintas sektoral dengan memberdayakan masyarakat setempat.

“Ide kreatif camat bersama tokoh masyarakat Pagang berhasil memajukan wilayah yang dijadikan kampung KB Pagang Berseri. Ini tentu kita apresiasi dan diberi dukungan untuk lebih maju,” kata Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN, Nofrizal di sela kunjungannya ke Padang, Senin (02/09/2019).

Sestama BKKBN yang didampingi Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Barat menyebut, Kampung KB Pagang Berseri akan dijadikan salah satu lokus kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020 mendatang. Pihaknya berupaya mendorong camat bersama masyarakat terus menghidupkan semangat pemberdayaan dengan menghadirkan sarana penunjang seperti rumah data kependudukan.

“Kita akan bantu membangun rumah data kependudukan karena disana belum ada. Juga beberapa sarana lainnya yang menunjang peningkatan produktifitas masyarakat, seperti menghadirkan sentra kerajinan dan pusat UMKM,” ujarnya.

Dalam kesempatan kunjungan di kantor camat Nanggalo itu, selain camat juga hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Heryanto Rustam dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Muji Susilawati.

Sementara itu, Camat Nanggalo Teddy Antonius menuturkan kembali kilas balik membangun wilayah RW 08 yang dulu bernama Kampung Pagang Dalam. Bermula dari ketertinggalan pembangunan di kampung itu yang berbeda kontras dengan wilayah di sekitarnya.

Dikatakan Teddy, wilayah yang terdiri dari 5 RT dihuni sekitar 300 KK itu mengalami ketertinggalan yang kontras. Infrastrukturnya sangat minim, kehidupan ekonomi masyarakatnya juga masih di bawah rata-rata.

“Akses jalan ke Pagang hanya ada jalan tanah yang sempit dan becek saat penghujan. Tidak ada jembatan, sehingga kampung ini agak terisolasi,” tutur Teddy.

Selaku camat, Teddy mengajak beberapa tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Bersama mereka, camat melihat potensi Sumber Daya Manusia yang bisa diberdayakan untuk kemajuan kampungnya.

“Kami melihat kebutuhan pembangunan yang prioritas adalah jembatan dan jalan. Alhamdulillah, untuk rencana pembangunan jalan dan jembatan mendapat dukungan warga. Bahkan, warga merelakan lahan dan tanamannya tanpa diganti rugi,” kata Teddy.

Beberapa kali Walikota Padang Mahyeldi juga sudah mengujungi langsung daerah ini. Walikota merespon langsung setiap usulan pembangunan dari masyarakat Pagang, sehingga terjadi percepatan pembangunan.

Seiring mulainya pembangunan jembatan dan jalan, masyarakat kembali mengusulkan pembangunan saluran drainase. “Berkat dukungan lintas sektor, seperti Dinas PUPR dan DP3AP2KB, serta stakeholder lainnya, hal itu berhasil diwujudkan.

Kemudian, dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, Camat Teddy mempunyai inovasi terkait literasi. Hal itu diwujudkan berkerjasama dengan STKIP PGRI dan beberapa peeguruan tinggi lainnya, Nanggalo dicanangkan sebagai kecamatan literasi. Salah satu konsentrasi pengenalan literasi kepada masyarakat dipusatkan di Kampung KB Pagang Berseri.

“Alhamdulillah, inovasi kami direspon positif masyarakat dan mendapat dukungan Dinas Perpustakaan dan Arsip. Sekarang sudah hadir Taman Bacaan Masyarakat di Pagang,” tukasnya.(ydt)

Post a Comment

0 Comments