MTsN 2 Payakumbuh Kedatangan Tamu Dari Yordania

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Sekitar pukul 11 pada Sabtu (25/05/2019) siang, keluarga besar MTsN 2 Payakumbuh kedatangan tamu dari Negeri Syam yakni Syeikh Ali Mohammad Shawaiat dari Yordania

Syeikh Ali yang tidak bisa berbahasa Indonesia datang didampingi penterjemah Bahasa Arab dari Syam Organizer Jakarta. Kehadiran tamu luar Negeri tersebut disambut langsung Kepala MTsN 2 Payakumbuh Yenni Fitri bersama Kaur TU dan majlis guru serta ratusan siswa madrasah di mushalla kampus yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan, Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah, ini.

Didampingi Muhammad Nurkhalis relawan Syam Organizer yang juga mahasiswa di Jakarta selaku penterjemah, Ali Mohammad Shawaiat mengenalkan diri. Kemudian Ali pun mulai safari dakwahnya dalam bahasa Arab.

Dirinnya menyebutkan bahwa dirinya dan tim telah hadir 4 hari sebelum Ramadhan di Indonesia guna safari dakwah untuk melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk warga syam.

Dirninya mengajak audien untuk selalu belajar dan mendalami.

"Al quran adalah pedoman hidup dunia dan akhirat bagi yang mau mempelajarinya. Setiap insan yang mau mempelajari al quran Allah akan berikan kebaikan dan keberkahan. Para penghafal al quran adalah insan yang terhormat di mata Allah dan Allah akan sediakan posisi mulia baginya. Dan sejarah turunnya Al quran tak terpisah dari bulan mulia yaitu bulan Ramadhan," sebutnya dalam Bahasa Arab.

Dalam kajiannya, Ali Mohammad sampaikan rasa bangganya dengan siswa madrasah yang spesifik pembelajaran agama dan keagamaan disamping pelajaran umum.

"Siswa madrasah adalah generasi terbaik menurut kami. Madrasah adalah tempat mulia. Siswa madrasah identik  dengan bahasa arab dan al quran. Maka pelajarilah al quran dan ajarkanlah. Teruskanlah menghafal al quran di luar kepala, karena 
Al quran yang menjadi kunci dan pedoman hidup. Siapa yang ingin berhasil dunia akhirat kuasai al quran,"imbuh syeikh dari Kurdun Yordania, memotivasi siswa dan majlis guru.

Kepala MTsN 2 Payakumbuh Yenni Fitri sangat bangga. Dirinya mengapresiasi sebagian siswanya yang berinteraksi dengan Ali Mohammad menggunakan bahasa Arab,meskipun siswa masih terbata - bata. Namun sang syeikh mengerti maksud pertanyaan siswa.

"Semoga kegiatan siang ini memagnetik siswa kita untuk semakin giat mendalami pembelajaran bahasa Arab. Alhamdulillah, ada sedikit donasi bisa kita sumbangkan,"singkat Yenni Fitri.(ul)