Novel “Huckleberry Finn” Telah Mengubah Banyak Hidup Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Andalas

Oleh :Faiza Humairah Hafith, 
(Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)

 IMPIANNEWS.COM

Novel The Adventures of Huckleberry Finn merupakan salah satu karya klasik yang tidak hanya populer di Amerika Serikat, tetapi juga di seluruh dunia. Novel ini bercerita tentang petualangan Huck Finn, seorang remaja yang melarikan diri dari keluarga angkatnya dan menjalani hidupnya bersama dengan sahabatnya, Jim, seorang budak yang melarikan diri dari tuannya.

Novel klasik Amerika ini mendapatkan penggemar baru di kalangan mahasiswa jurusan Sastra Inggris Universitas Andalas. Novel yang ditulis oleh Mark Twain ini telah berhasil mengubah hidup banyak mahasiswa jurusan Sastra Inggris Unand 2021, yang membaca novel tersebut sejak kelas Literary and Theory Criticism pada semester 4 lalu.

Novel ini dianggap sebagai salah satu karya terbesar dari penulis Amerika, Mark Twain, dan sering menjadi bahan pembelajaran di berbagai institusi pendidikan. Selain menyajikan kisah petualangan yang seru, novel ini juga menunjukkan realitas sosial di Amerika pada abad ke-19, terutama dalam hal rasisme dan diskriminasi.

Bagi mahasiswa jurusan Sastra Inggris Universitas Andalas, novel ini merupakan bahan pembelajaran yang penting dalam memperluas pengetahuan tentang sastra Amerika. Selain itu, novel ini juga bisa menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk menulis tentang isu-isu sosial dalam karya mereka.

Membaca novel The Adventures of Huckleberry Finn juga bisa membantu para mahasiswa memperoleh pemahaman tentang sejarah dan kebudayaan Amerika. Novel ini menunjukkan bagaimana rasisme dan penindasan telah membentuk sejarah dan budaya Amerika, serta bagaimana masyarakat di Amerika pada masa lalu dan sekarang menghadapi berbagai masalah sosial.

Salah satu narasumber, Disty mengatakan bahwa membaca novel Huckleberry Finn—yang dia akses melalui E-book, telah membantunya memperluas pandangan dan memperdalam pemahaman tentang masalah sosial yang dihadapi Amerika pada abad ke-19. "Novel ini tidak hanya sebuah kisah petualangan yang menghibur, tapi juga menunjukkan bagaimana rasisme dan penindasan telah membentuk sejarah dan budaya Amerika," ungkap Disty.

Disty Syanur, Mahasiswa Sastra Inggris 2021
(Dokumentasi oleh Faiza Humairah Hafith)

Adapun menurut Serin, salah satu narasumber lainnya, mengatakan bahwa membaca novel ini telah membantunya memperoleh pengalaman batin yang mendalam. "Novel ini mengajarkan tentang harga diri, persahabatan, dan bagaimana mengambil keputusan berdasarkan hati nurani," jelas Serin. Novel ini juga bisa menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk terus berjuang mengangkat isu-isu sosial dan nilai-nilai kemanusiaan dalam karya sastra mereka.

Tri Prima Serin, Mahasiswa Sastra Inggris 2021
(Dokumentasi oleh Faiza Humairah Hafith) 

Selain itu, membaca novel klasik juga bisa menjadi sarana untuk mengembangkan rasa keindahan bahasa dan karya sastra yang timeless. Sebagai mahasiswa Sastra Inggris, mereka diharapkan bisa menghargai dan mengapresiasi karya sastra dari berbagai zaman dan budaya.

Nabila, narasumber terakhir, mengungkapkan bahwa membaca Huckleberry Finn telah mengajarkannya banyak tentang gambaran hidup dan kondisi sosial di Amerika. "Novel ini mengajarkan tentang bagaimana hidup di masyarakat bisa sangat sulit, terutama jika seseorang lahir dalam keluarga yang miskin dan dihadapkan pada berbagai kesulitan dan tantangan," ujarnya.

Nabila Dwi Arsya, Mahasiswa Sastra Inggris 2021
(Dokumentasi oleh Faiza Humairah Hafith)

Ketiganya sepakat bahwa membaca novel Huckleberry Finn telah mengubah hidup mereka dan memberi pengalaman yang berharga. Mereka juga mengungkapkan bahwa novel ini telah menginspirasi mereka untuk bisa menjadi penulis yang berdedikasi untuk mengangkat masalah sosial dan nilai-nilai kemanusiaan dalam tulisan mereka. Meskipun ketiganya agak kesusahan dengan gaya penulisan yang lumayan rumit, namun mereka dapat mengatasinya dengan mencari referensi dari kosa kata sulit. Itu juga menjadi alasan mereka agak lama menyelesaikan membaca novel ini.

Dalam hal ini, para narasumber yang telah membaca novel ini menunjukkan betapa pentingnya membaca karya sastra untuk memperluas pengetahuan dan inspirasi dalam kehidupan. Mereka menemukan nilai-nilai yang mendalam dalam kisah petualangan Huck Finn dan Jim, dan merasa terinspirasi untuk menulis tentang hal-hal yang penting dalam karya sastra mereka.

Seperti yang diungkapkan oleh para narasumber, membaca buku dapat memberikan pengalaman dan inspirasi yang berharga bagi pembacanya. Bagi para mahasiswa Sastra Inggris Unand 2021, membaca novel Huckleberry Finn telah membuka pandangan mereka tentang sejarah dan kebudayaan Amerika, serta menginspirasi mereka untuk menjadi penulis yang berdedikasi pada nilai-nilai kemanusiaan. Semoga saja novel klasik lainnya juga bisa menginspirasi pembaca yang sejenis seperti pada kasus narasumber kali ini.

Post a Comment

0 Comments