PPG UNP Lakukan Diskusi Dan Advokasi Dengan Dinas Pendidikan Provinsi Dan Kabupaten Kota Se-Sumatra Barat Terkait Lulusan PPG Prajabatan Tahun 2023

IMPIANNEWS.COM

Padang - Dalam upaya melahirkan Generasi Baru Guru Indonesia untuk menciptakan “murid” profil pelajar Pancasila, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemdikbudristek telah menetapkan strategi utama Kemdikbud yaitu sekolah penggerak melalui program utama Dirjen GTK yaitu transformasi PPG Prajabatan dengan PPG Model Baru. PPG Sekolah Pascasarjana UNP tahun 2022/2023 menjadi LPTK penyelenggaran PPG Prajabatan sebanyak dua gelombang dengan jumlah mahasiswa 1.386 orang. 


Dalam kegiatan diskusi dan advokasi secara daring tanggal 8 Juli 2023 tersebut, Direktur PPG GTK, Temu Ismail, S.Pd., M.Si menjelaskan bahwa lulusan PPG Prajabatan ini nantinya diharapkan dapat terserap di sekolah – sekolah seluruh Indonesia melalui mekanisme dan aturan yang berlaku. Ke depan, Generasi Baru Guru Indonesia adalah lulusan PPG yang telah bersertifikat pendidik profesional. Oleh sebab itu, melalui kegiatan diskusi dan advokasi  bersama dinas pendidikan ini diharapkan lahir kesamaan persepsi dalam proses penyediaan guru-guru baru di sekolah sekolah yang ada di Sumatra Barat.


Rektor UNP yang diwakili oleh Direktur Sekolah Pascasarjana UNP, Prof. Yenni Rozimela, M. Ed., Ph. D menjelaskan bahwa UNP telah melaksanakan Pendidikan Profesi Guru sesuai Juknis PPG Prajabatan yang terstandar secara nasional. Diharapkan, lulusan PPG yang notabene adalah guru profesional segera mendapatkan sekolah tempat mengabdi sehingga bisa menerapkan kompetensinya untuk pembelajaran yang lebih baik. Senada dengan hal itu, Koordinator program studi PPG UNP, Dr. Andromeda, M. Si menjelaskan bahwa kerja sama dan kemitraan dengan dinas pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sumatra Barat yang telah terbina dengan baik selama ini dapat ditingkatkan khususnya dalam mencarikan solusi untuk lulusan PPG tahun 2023. 


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, Drs. Barlius, MM didampingi Kabid GTK, Suindra, MM dalam sambutannya menyambut baik kegiatan diskusi dan advokasi ini. Menurutnya, selama ini UNP telah menjadi mitra utama dinas pendidikan khususnya dalam pengadaan tenaga pendidik yang berkualitas. Sekaitan dengan advokasi lulusan PPG Prajabatan, dinas pendidikan provinsi Sumatra Barat akan membuat SOP untuk penerimaan guru bagi sekolah-sekolah yang berada di bawah dinas pendidikan dengan catatan tidak menganggu kondisi existing guru yang ada. Penyerapan guru lulusan PPG diutamakan untuk mengisis kekosongan guru pensiun.


Narasumber dari Kemdikbudristek yang hadir dalam kegiatan ini, Direktur PPG GTK bapak Temu Ismail, Ketua Pokja PPG Ferry Maulana, M. Pd., Tim Data PPG Pusat, Bapak Dido Sujaya, M. Ed dan Ketua Penyelenggara PPG Indonesia Dr. Agusti Thamrin, M. Pd dari UNS. Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat dan Kabid GTK, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Se Sumatra Barat dan Kabid GTK, Kepala Balai Guru Penggerak Sumatra Barat, Direktur dan Wakil Direktur SPs UNP, Ketua LP3S UNP serta kepala sekolah di Sumatra Barat. Demikian disampaikan oleh Dr. Nofrion, M. Pd, Tenaga Fungsional PPG UNP bidang Akademik. (Humas UNP/DS).


Post a Comment

0 Comments