Kakanwil Kemenag Sumbar Desak Kemenag Kota Payakumbuh Tuntaskan 5 Aplikasi

.

IMPIANNEWS.COM 

Payakumbuh, - Kepala Kanwil Kemenag Sumbar melalui Perencana Utama Madya, Mulyono Warsodiharjo didampingi 2 pejabat dari Bidang Pendidikan Madrasah menayangkan bukti bahwa Kankemenag Kota Payakumbuh dan jajarannya 'masih merah' di sejumlah aplikasi.


Realita ini ditayangkan Mulyono saat memberikan materi bimbingan teknis pengisian aplikasi zona integritas, renstra, Sipka, Simpi, Skp, dan aplikasi indeks profesional ASN. Kepada Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh, Kasubbag TU, para Kasi, pengawas, Kepala KUA, Kepala madrasah negeri dan Operator, Perencana Kanwil Mulyono menerangkan agar teliti dan akuntabel dalam pengisian aplikasi. Jangan asal jadi, asal penuhi, asal kirim dan asal jawab. Pembohongan Informasi publik ini bisa berdampak pengisian aplikasi tersebut tertolak dan bahkan tidak diterima. Baik secara jenjang kelembagaan dan publik.


"Diharapkan, Kankemenag Kota Payakumbuh dan jajaran agar menyempurnakan pengisian aplikasi. Disini akan tampak indikasi profesional ASNnya. Sempurnakan pengisian PMPZI, Renstra, SIPKA, SIMPI, SKP, SIMPEG, dan sehingga indeks profesional terlihat bernilai baik,"tegas Mulyono tampilkan kondisi sejumlah aplikasi pemerintahan.


Terutama untuk jajaran MAN 1, MTsN 1, dan MAN 2 Payakumbuh yang saat ini ditunjuk sebagai pilot proyek PMPZI. Bukan berarti yang lain tidak bekerja. Tapi terus melanjutkan pengisian. Karena ini adalah nilai lembaga di KEMENPAN RB. Pelajari petunjuk agar pengisian tidak salah. Salah isi membuat nilai rendah, dan berdampak pada tunjangan kinerja. Belajarlah kepada lembaga yang sudah baik, ada sejumlah madrasah yang sudah 70% terima tukin. Untuk itu, lengkapi sarana walau anggaran terbatas,"imbuh Mulyono yang telah menerbitkan 18 buku pedoman terkait Perencanaan.


Hampir 4 jam, Mulyono yang sudah menjadi pembicara bersertifikasi nasional ini, menyebut bahwa ada sejumlah poin di lembaga negara yang selalu dipantau dan dinilai KEMENPAN RB dan kementerian terkait.


PMP ZI, Restra, PERKIN, SIPKA, SPIP, SIMPI, Dumas WBS, Penanganan benturan kepentingan, Standar kompetensi pegawai, Anjab, Peta jabatan analisis jabatan dan analisis resiko, Standar sop pelayanan prima, ptsp, PPID, pelatihan pengembangan sdm, dan Penajaman inovasi bersifat Wow serta Capaian kinerja,"sebut Mulyono.


Usai mendampingi pejabat dari kanwil kemenag Sumbar dibimtek, Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh, Ramza Husmen sampaikan terima kasih kepada narasumber yang telah memberikan materi kepada para pejabat, kepala madrasah bersama waka, dan operator.


"Payakumbuh ada Pilot Proyek PMP ZI yakni MAN I dan 2 Payakumbuh serta MTsN 1 Payakumbuh, hadir lengkap dengan 8 Pokja ZI. Pergunakan waktu dengan baik untuk menjalankan amanah, sehingga yang kita kerjakan akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan. Ada produktifitas, Kinerja akuntabel. Punya laporan dan lckh, skp, perkin. Intinya ada bukti fisik. Karena ini Urgen. Tata dokumen dan familiar dengan lap top dan aplikasi. Jangan lupa arsip disimpan baik,"ungkap Ramza Husmen sembari menyalami narasumber.(Ul)

Post a Comment

0 Comments