Pulihkan Ekonomi Wilayah, Ini Kreativitas Pemkot dari Pamerkan Wisata di Layar Lebar hingga Ekspor Rendang yang Tembus Pasar Eropa!

The 4th MarkPlus Goes to Government bersama Bupati Minahasa Utara dan Sekda Kota Payakumbuh

IMPIANNEWS.COM

Jakarta, 18 Februari 2022 - MarkPlus kembali menggelar webinar virtual The 4th MarkPlus Goes to Government bertajuk Recover Together Recover Stronger. 

Dalam kesempatan ini, hadir Bupati Minahasa Utara dan Sekda Kota Payakumbuh yang menyampaikan beragam upaya memulihkan perekonomian pasca pandemi.

Destinasi wisata super prioritas ‘10 Bali Baru’ yang dicanangkan oleh pemerintah pusat salah satunya mencakup Likupang, lokasi bahari di Sulawesi Utara. Saat ini pengembangan Likupang memainkan peranan penting bagi pemulihan ekonomi Minahasa Utara.

Meski didominasi sektor pertanian, Joune J.E. Ganda selaku Bupati Minahasa Utara mengungkap di masa pandemi ini daerahnya masih sangat tergantung pada upaya pemerintah pusat. “Kita masih sangat mengandalkan alokasi anggaran pemerintah untuk memulihkan ekonomi”, ujarnya Jumat (18/2).

Dengan mengembangkan Likupang, pemerintah setempat berharap pemulihan ekonomi dapat terbantu dalam jangka panjang. Joune menyatakan salah satu garapan pemerintah saat ini adalah dengan branding Likupang melalui media, termasuk dengan dijadikannya Likupang sebagai lokasi syuting salah satu film layar lebar, Lokananta. 

Joune J.E. Ganda selaku Bupati Minahasa Utara bersama Taufik selaku Deputy Chairman MarkPlus, Inc di acara MarkPlus Goes to Government (18/2/2022) Tak hanya mengangkat keindahan Likupang, Joune menilai keragaman budaya, ras, dan agama masyarakatnya juga patut dibanggakan. “Dari berbagai tarian Sulawesi Utara dan potensi pariwisata lain di sini akan diangkat dalam film ini. Ini merupakan sarana branding yang bisa kita gunakan karena apabila diputar di seluruh bioskop di seluruh Indonesia, orang-orang di wilayah lain yang tidak pernah melihat Likupang akan menilai indahnya Likupang ini”, jelas Joune pada MarkPlus Goes to Government, yang dilaksanakan virtual melalui Zoom.

Joune berharap pemerintah pusat dapat memberikan fasilitas, membangun sarana prasarana, mempublikasikan, serta mengajak masyarakat agar berkunjung agar dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi wilayah. Pihaknya juga mendorong masyarakat setempat untuk mampu aktif menghasilkan usaha-usaha baru.

Dalam acara ini, hadir pula Pemerintah Kota Payakumbuh yang wilayahnya juga terdampak pandemi secara signifikan. Rida Ananda selaku Sekda Kota Payakumbuh terlebih dahulu membeberkan fakta bahwa dari segi sosial, angka kemiskinan wilayah meningkat dari 5,65% di tahun 2020 hingga 6,05% di tahun 2021.

Rida Ananda selaku Sekda Kota Payakumbuh (kanan) bersama Taufik selaku Deputy Chairman MarkPlus, Inc (kiri) di acara MarkPlus Goes to Government (18/2/2022).

Di samping itu, angka pengangguran wilayah Payakumbuh meningkat cukup signifikan hingga 6,68% di tahun 2021 setelah berada di angka 4,13% pada tahun 2020. Tiga upaya dilaksanakan oleh pemerintah Payakumbuh, diantaranya adalah melalui digitalisasi pelayanan publik, penguatan sektor UMKM, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Tak kalah kreatif, Pemkot Payakumbuh saat ini sedang menggarap produk unggulan UMKM dengan rebranding ‘The City of Rendang’ atau Kota Rendang. “Di Payakumbuh kita sudah memiliki Kampung Rendang dengan kapasitas produksi 5.000 kilogram per hari. Pemerintah memfasilitasi produsen dengan menyediakan dapur rendang modern yang memanfaatkan tungku otomatis agar mampu menyongsong produksi skala besar untuk ekspor.”, buka Sekda Kota Payakumbuh, Rida Ananda.

Rendang Minang telah merambah berbagai pameran internasional, termasuk Arab, Korea Selatan, Jerman, dan Malaysia. “Bersama kementerian kami bekerjasama dengan beberapa negara tetangga. Di tahun 2020 kami melaksanakan MoU dengan Dewan PerniagaanUsahawan Kecil Malaysia (DPUKM). Upaya kerjasama dengan Negeri Jiran ini jadi awal dari sasaran memasarkan rendang ke 20 negara.” tambahnya.

Menanggapi tren plant based meat, Rida menyampaikan UMKM setempat telah mengekspor bumbu rendang terpisah tanpa sumber protein. Sehingga rendang tak hanya jadi makanan olahan dengan daging, melainkan bisa diolah dengan bahan makanan lainnya seperti jengkol atau jamur yang ramai digunakan di luar negeri sebagai pengganti daging. 

Tentunya hal ini jadi kabar baik karena produsen lokal telah mampu mengikuti tren global. 

“Saat ini kita dorong agar rendang bisa kita ekspor ke seluruh dunia.”, tutup Rida.

Menutup webinar ini, Taufik selaku Deputy Chairman MarkPlus, Inc mengapresiasi upaya pemerintah Payakumbuh yang mampu melebarkan pasar rendang hingga ke Eropa, “Di tengah keterbatasan, Pemkot bisa kreatif sehingga akhirnya bisa mengekspor, Ini suatu yang menarik karena tak hanya menjual ke kota-kota lain, tapi bisa merambah ke Jerman.” ujarnya.

Posting Komentar

0 Komentar