Jelang Lebaran, Omset Tukang Boruak Meningkat

Jasa petik kelapa dengan monyet 

IMPIANNEWS.COM 

Lima Puluh Kota, --- Tradisi membuat rendang (marandang) merupakan sebuah tradisi rutin yang dilakukan muslim Minangkabau, baik di kampung maupun di rantau. 


Untuk marandang tersebut, selain bumbu randang. Yang tak kalah penting yang mesti ada adalah kelapa masak. Jutaan kelapa pada momen ini sangat dibutuhkan untuk marandang. Setidaknya, untuk satu kilo daging dibutuhkan 8 buah kelapa masak. 


Momen ini juga sebuah kesempatan emas bagi penyedia jasa petik kelapa dengan monyet atau Tukang Boruak. 


Sebagaimana diungkap Ajusman Melayu(70) warga jorong Padang Parik Panjang kenagarian Taeh Baruh Kecamatan Payakumbuh kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu(08/05/2021) sore saat memberikan jasa petik kelapa milik salah seorang warga setempat. 


"momen hari rayo adalah momen emas bagi kami. Dalam sehari monyet kami bisa menurunkan 150 buah kelapa. Terkait upahnya, satu buah untuk 10 buah kelapa. Kalau seandainya pemilik meminta untuk dikupaskan, upahnya 1 buah untuk 10 kelapa kupas,"terang Ajusman yang akrab disapa Ajun. 


Semua upah yang dikumpulkan Mak Ajun usai memberikan jasa. Bahkan upah tersebut jarang yang sampai ke rumah. Di tengah jalan sudah ditawar warga yang butuh kelapa. 


"Di momen hari rayo, kalau kelapa Bulek kita jual Rp5rb, kalau kelapa kupas Rp7rb. Harga tergantung besar kecil kelapa. Ini adalah momen buah solek dalam setahun ditambah hari raya kurban. Semua warga dipastikan butuh kelapa untuk Marandang,"ulasnya. 


"Pesan kita kepada warga, mari kita tanam kelapa. Mari kita rawat. Kalau ditebang, mari kita tanam lagi pelanjut. Karena, kalau kelapa punah, harga pasti mahal,"ajak Ajun. 


Saat kita lakukan survei ke salah satu pengusaha santan di kenagarian setempat, didapatkan data bahwa untuk satu liter santan dijual Rp12rb. 


Beda halnya dengan Mak Iyuk Picancang  yang keseharian juga menyediakan jasa petik kelapa dengan monyet menerangkan setidaknya monyet jantan yang ia punya mampu memanjat dan memetik 30 batang kelapa per harinya. 


"Saya punya monyet jantan. Setidaknya mampu memetik kelapa untuk 30 hingga 50 batang seharinya. Monyet kita sudah jadi, sejak usia 8 bulan. Sebelumnya dilatih adik. Latihan ketat untuk membedakan kelapa muda, pirau dan masak. Untuk memanjat sekian puluh kelapa, disamping makan nasi,  biasanya didoping dengan 3 telur itik pada malam harinya. Alhamdulillah, monyet jantan tersebut kuat memanjat dan memetik kelapa sebanyak itu. Jasa ini hanya kita berikan untuk warga di seputaran Nagari Taeh Baruh, saja,"pungkas Mak Iyuk.(014)

Posting Komentar

0 Komentar