UU Cipta Kerja Diteken Tengah Malam, Rocky Gerung: Merupakan Penyeludupan Monster-monster


Rocky Gerung berkomentar soal UU Cipta Kerja. /Instagram Rocky.gerung

IMPIANNEWS.COM (Jakarta)

Dalam bincang bersama Hersubeno Arief pada Selasa malam, 3 November 2020 turut menghadirkan Rocky Gerung, pengamat politik yang membahas soal ditekenya naskah UU Cipta Kerja (Ciptaker) malam hari.

Terkait hal itu, dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rocky mengatakan hal tersebut adalah biasa dan merupakan penyelundupan malam-malam.

"Semua yang dilegalkan tengah malam itu artinya ada rencana kejahatan baru karena gak ada saksi matahari, dalam keadaan samar-samar," kata Rocky Gerung.

Menurutnya, kesamaran tersebut terlihat pada pagi hari dengan adanya 'bolong' pada Undang-undang. Disebutkan oleh Rocky ada pasal yang diselundupkan, pasal yang tidak perlu keterangan baru tetapi diberi keterangan baru.

Dalam video itu, Rocky Gerung menjelaskan soal pepatah yang menurutnya dipakai oleh pemerintah, yaitu 'bila akal tidur, maka monster akan bangun'.

"Dengan kata lain, kebaikan selalu menganggap malam hari orang tidak akan berbuat kejahatan, karena orang tidur semua. Ternyata yang tidak tidur itu kekuasaan, dalam upaya untuk merencanakan kejahatan," kata Rocky Gerung menjelaskan.

Terkait dengan Jokowi yang tetap melanjutkan UU CIpta Kerja ini, sementara tuntutan publik berharap adanya pembatalan atau Perppu, menurut Rocky adalah hal yang tidak mengagetkan.

"Tidak mengejutkan karena dari awal kita tahu presiden tidak mungkin membatalkan ini, karena ini adalah ijon. Itu artinya dia harus penuhi," kata Rocky Gerung.***


Posting Komentar

0 Komentar