Syafnina Wati Cari Kehadilan Ingin Ketemu Presiden Jokowi Melaporkan. Tanah Milik Masyarakat Diserobot Oleh Oknum Pemkab. Mentawai

 

Syafnina Wati

IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Syafnina Wati (60 tahun), rela datang jauh-jauh ke Jakarta dari Kabupaten Mentawai, Sumatra Barat untuk bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Negara.

Kepada awak media, wanita yang berkacamata ini curhat menyoal lahan warga Kepulauan Mentawai yang digunakan tanpa izin oleh oknum pemerintah daerah.

Dikatakannya, lahan lima hektare tersebut semula terdapat sejumlah tanaman yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat.

Di antaranya terdapat lahan cengkeh, jengkol, sayur bayam, dan sebagainya.

"Lahan itu dimiliki warga Mentawai dan salah satu sertifikat tanahnya digelapkan okmum Pemda setempat," kata Syafnina, sebagai pemegang mandat warga Mentawai, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2020) sore, dikutip impiannews.com dari tribun jakarta.com.

"Tapi sejak 2004, lahan itu diserobot oknum pemerintah untuk dibangun Rumah Sakit dan empat gedung lainnya," lanjutnya, sambil menunjukkan surat keterangan dari Badan Pertahanan Nasional (BPN).

Dia menambahkan, selama 16 tahun warga tersebut hidup menderita tanpa ada ganti rugi dari pihak pemerintah daerah.

Padahal, kata dia, warga setempat memiliki sertifikat resmi dari BPN bernomor 03150602100137.

Syafnina mengklaim, pihak BPN Kabupaten Kepulauan Mentawai pun telah memeriksa lahan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, lanjutnya, BPN memastikan tanah lima hektare itu memang milik warga setempat.

Surat Keterangan Pendaftaran Tanah itu juga telah ditandatangani Kepala Kantor Pertahanan atau Kepala Seksi Hubungan Hukum Pertanahan, Rahmatsyah, pada 3 November 2020.

"Jadi tanah itu bukan milik pemerintah yang telah berdiri rumah Dinas Bupati, RSUD, dan tiga bangunan lainnya," tutup dia.***


Posting Komentar

0 Komentar