Jerman dan 38 Negara Anggota PBB Desak China Hargai Hak Asasi Muslim Uiggur dan Juga Melanggar HAM

 Jerman dan 38 Negara Anggota PBB Desak China Hargai Hak Asasi Muslim Uiggur dan Juga Melanggar HAM



IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Jerman dan 38 negara anggota PBB lainnya, termasuk AS, Inggris dan Jepang, menyatakan prihatin dengan situasi politik Hong Kong dan mendesak China untuk menghargai hak asasi kaum minoritas muslim Uighur.

"Kami sangat prihatin dengan situasi HAM di Xinjiang dan perkembangan terbaru di Hong Kong," kata duta besar Jerman untuk PBB Christoph Heusgen yang bertindak sebagai pemimpin pertemuan PBB terkait isu HAM, dikutip impiannews.com dari Al Jazeera pada Rabu (7/10).

Christoph Heusgen mendesak pemerintah China untuk memberikan akses kepada sejumlah peneliti HAM PBB untuk memasuki dan melakukan investigasi terkait dengan adanya dugaan pelanggaran HAM etnis minoritas Uighur di Xinjiang.

Dalam deklarasinya, 39 negara yang mayoritas merupakan negara anggota Uni Eropa tersebut juga meminta Beijing untuk menghormati kebebasan dan hak warga Hong Kong usai diberlakukannya UU Keamanan Nasional baru di wilayah bekas jajahan Inggris tersebut. Mereka menilai UU yang diberlakukan mulai bulan Juli 2020 tersebut telah mengikis kehidupan demokrasi di Hong Kong.

Sementara itu, perwakilan China untuk PBB, Zhang Jun, menyebut tudingan yang dilontarkan oleh 39 negara tersebut tidak berdasar yang hanya akan memprovokasi negara-negara anggota PBB.

"Mereka menyebarkan virus politik dan informasi palsu, merusak reputasi China dan mengintervensi masalah dalam negeri China," kata Zhang Jun.

"China sangat menentang dan membantah (tudingan) itu," tambahnya.


Posting Komentar

0 Komentar