Syukur Lockdown Tak Diberlakukan PSBB Saja, Sumbar Tidak Mampu Akomudir Kebutuhan Masyarakat


IMPIANNEWS.COM (Padang).

Kota Padang tingkat penambahan pandemic covid 19 sangat siknefikan sekali, kemaren (27/4) penambahan 14 orang, hari ini Selasa (28/4) tambah 18 orang lagi.

Kalau kita simak kedepannya angka ini terus bertambah jumlahnya, dalam dua hari sudah  terjadi penambahan  32 orang, yang mana selama ini belum pernah terjadi di Kota Padang

Dimasa berlakunya PSBB  kota Padang semakin bertambah positif covid 19,  seharusnya berkurang, karena sudah ada pembatasan.

Diberkakukan PSBB di Sumbar,  dalam kondisi tak menentu, seperti  ada pamaksaan dari pihak lainnya, agar  Sumbar segera dijalankan PSBB, sebagai bukti masyarakat belum siap dan begitu juga pemerintah Provinsi, bahkan positif covid 19 semakin banyak tambahnya, selama dua hari saja saja Kota Padang telah menambah kasus pisitif vovid 19 sebanyak 32 orang.

Ini sebagai bukti di Kota Padang, jumlah positif vovid 19 bukan berkurang tapi bertamvah banyak jumlahnya, sebagai  tanda ketidak siapan penerintah, yang menjadi korban masyarakat, ini baru PSBB kalau diberlakukan Lockdown mungkin 2 (Dua) hari  masyarakat akan menjarah mall dan narket serta tempat penyimpanan pangan dan lakukan huru hara.

Kalau Pemerintah tak mampu jangan sombong dan angkuh pada rakyatnya, saat ini sebagian besar sudah menjerit untuk memenuhi kebutuhan hidup, hanya diharap bantuan pemerintah segera cair dan diterima masyarakat.

Syukurlah di Sumbar tidak di berlakukan Lockdown,  PSBB  saja pemerintah provinsi dalam curahkan bantuan seperti saling menyalahkan, katakan data dari Kota dan Kab. belum lengkap dan sebagainya..., inilah kerja gila, gunakan saja data statistik... dan data yg dianggap akurat..., lalu serahkan ke Kota dan Kab. bantuan tersebut semua beres. ***

Post a Comment

0 Comments