Drs Muchtiar Muchtar, Walikotamadya Payakumbuh Keempat

IMPIANNEWS.COM 
Payakumbuh, --- Drs Muchtiar Muchtar ditetapkan sebagai walikotamadya Payakumbuh setelah melewati hasil pencalonan pemilihan walikotamadya oleh DPRD Payakumbuh dengan ketua Mayor Tatang Machtiar BA.  Adapun dua nama lain dalam pencalonan itu adalah Drs. Albar Said dan Syahrial Munir BA.

Sebagaimana Feni Efendi melalui scientia.co.id, menuliskan bahwa Drs. Muchtiar Muchtar resmi dilantik menjadi walikotamadya Payakumbuh pada tanggal 20 Juli 1988 menggantikan walikotamadya sebelumnya Drs. Muzahar Muchtar. Dan pada masa walikotamadya ini beliau membentuk Departemen Perdagangan, Departemen Kesehatan, Departemen Koperasi, Dinas Pasar, Dinas Tata Kota dan Pengawasan Pembangunan, Dinas Ketertiban Umum dan Perlindungan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Klinik Latihan Kerja (KLK). 

Serta membentuk cabang dinas yang di antaranya Cabdin Perkebunan, Cabdin Pendapatan Daerah, Cabdin Pendidikan dan Kebudayaan, Cabdin Perindustrian, Cabdin Pariwisata, Cabdin LLAJR, Cabdin PU Pengairan, Cabdin PU Bina Marga, dan Cabdin PU Cipta Karya.

Selama dalam menjabat walikotamadya Payakumbuh Drs. Muchtiar Muchtar melakukan berbagai gebrakan kebijakan yang di antaranya: melakukan pembinaan personil dan pengingkatan kualitas; melakukan mutasi dan penyegaran dengan memperhatikan pangkat, jabatan, masa kerja, latihan dan pendidikan umum; melakukan pertemuan berkala untuk berdiskusi dan evaluasi; mengajukan penambahan personil ke tingkat provinsi; memanfaat lantai 2 pertokoan di pasar untuk kantor-kantor dinas.

Walikotamadya Drs. Muchtiar Muchtar mendorong berdirinya GOR M. Yamin dan gedung ini diresmikan pada 15 Januari 1993. Dan juga pembangunan rumah dinas walikota di Padang Tiakar yang sebelumnya masih ngontrak. Selain itu sang walikotamadya juga berhasil membangun jalan lingkar dari Kubu Gadang terus ke Payolansek dan Padang Tinggi. Selain itu pembangunan jembatan antara Padang Tangah dan Ibuh juga sukses yang sebelumnya masih berupa jembatan gantung.

Selain sukses membangun jalan dan jembatan, sang walikota yang terkenal dengan pemerintahan bersih ini juga membangun Tugu Pahlawan di Bukit Sibaluik yang diresmikan 15 Januari 1993. Dan masa pemerintahan walikota ini peningkatan PAD meningkat dari Rp.771,43 juta (tahun anggaran 1988/1989) naik menjadi Rp.1,13 miliar (tahun 1992/1993).

Salah satu even sukses yang diadakan oleh walikotamadya Drs. Muchtiar Muchtar ini adalah Pekan Budaya Sumatera Barat tahun 1989. Dan pada masa pemerintahan ini untuk pertamakalinya Payakumbuh mendapatkan piala adipura. Dan sejak itu Payakumbuh mendapat julukan Kota BATIAH (bersih, aman, tertib, indah, anggun/asri, harmonis) yang juga menjadi makanan khas Payakumbuh.

Setahun sebelum jabatan walikota habis, Kotamadya Payakumbuh kembali menggelar Pemilu di tahun 1992. Dan pemilihan ketua DPRD saat itu ditetapkan Mayor Art Syafrial S Husen untuk yang kedua kalinya. Dan sebelum meletakan jabatannya, Drs. Muchtiar Muchtar mendapatkan piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat atas keberhasilan beliau meningkatkan K3, pelayanan kesehatan/KB, transportasi kota, perekonomian masyarakat, dll. 

Penghargaan lainnya adalah Tanda Penghargaan Menggala Karya Bencana dari Menteri Negara Kependudukan/Kepala BKKBN, Tanda Penghargaan dari Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Republik Indonesia, dan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya Tingkat III dari Presiden RI.(rel)

Daftar Pustaka: Fajar Rillah Veski dan Rendra Trisnadi, 40 Tahun Kota Payakumbuh: dari Soetan Oesman hingga Josrizal Zain

Posting Komentar

0 Komentar