LKS Motivasi Siswa SMK Bersaing di dunia Usaha dan Industri

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat acara penutupan  Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Barat
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) ke XXVII Tahun 2019 yang diikuti sebanyak 172 Siswa pilihan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se Sumatera Barat yang berlaga 23 bidang lomba, dengan tujuan memberikan motivasi peningkatan prestasi kompetensi masing-masing bidang keahlian agar siap memasuki revolusi industri 4.0.

"Adanya LKS ini, siswa SMK diharap mampu bersaing di dunia industri. LKA juga salah satu upaya memfasilitasi lulusan SMK untuk menembus dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri serta pemangku kepentingan lainnya"

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat acara penutupan  Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Barat tingkat ke XXVII Tahun 2019 di hotel Axana Padang, Senin (27/5/2019).

Lebih lanjut Wagub Sumbar menyampaikan, tamatan SMK harus mampu bersaing dan memiliki keahlian juga keterampilan. 

"Lewat kegiatan ini, kita harap siswa SMK bisa memiliki kompetensi yang tinggi serta menguatkan sinergitas dengan pihak dunia usaha," kata Wagub Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit tegaskan,  ini menjadi penting untuk peningkatan prestasi kompetensi siswa untuk menghadapi tuntutan dunia usaha yang terus berubah sesuai dengan perkembangan zaman.

"Keberhasilan sebuah SMK dilihat dari beberapa banyak lulusannya yang diterima dunia usaha dan dunia industri, untuk mewujudkan hal tersebut, Kepala Sekolah harus bisa menghadirkan pendidikan yang bermutu dengan cara, menyelaraskan kurikulum sesuai kebutuhan dunia usaha, mengupdate kompetensi guru, menerapkan sistem pembelajaran berbasis HOTS dan melengkapi sarana pembelajaran", ungkapnya

Wagub mengharapkan Universitas Negeri Padang (UNP) bisa memberikan asistensi dan bimbingan, agar terjadi peningkatan kualitas pelaksanaan LKS setiap tahunnya.

"Dengan demikian setiap peserta LKS dapat bisa berinovasi dan bisa berkreativitas, sehingga para pemenang tingkat Sumbar bisa bertanding tingkat Nasional dengan penuh semangat dan percaya diri," tutur Nasrul Abit.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Adib Alfikri mengatakan setiap orang pasti mempunyai mimpi dan janganlah berhenti untuk bermimpi.

"Teruslah bermimpi, perjuangkan mimpi itu dengan melakukan prestasi, wujudkan masa depan dengan melalui karya-karya yang inovasi dan kreatif," ujar Adib Alfikri.

Selanjutnya Adib melaporkan kegiatan LKS SMK dilaksanakan selama 4 (empat) hari yaitu tanggal 24 - 27 Mei 2019 dengan 172 peserta dari 18 kabupaten kota di empat lokasi yaitu Fakultas Teknis UNP, SMK Negeri 1 Padang, SMK Negeri 6 Padang dan SMK Negeri 9 Padang.

Setiap bidang dinilai oleh juri yang berasal dari UNP atau akademis dan dunia usaha industri berjumlah 49 orang juri dan 23 orang teknisi. Setiap masing masing pemenang diberikan hadiah,  pemenang 1, Piala dan tabungan sebesar Rp. 1.500.000, pemenang 2, piala dan tabungan sebesar Rp. 1.000.000, kemudian untuk pemenang 3, piala dan tabungan sebesar Rp. 750.000.

Lanjut Kadis Pendidikan Sumbar Adib Alfikri menyampaikan, kegiatan tahunan ini untuk memberi semangat bagi para siswa SMK khususnya di Sumbar dalam menciptakan inovasi baru agar mampu bersaing dalam revolusi industri 4.0.

“Dengan adanya inovasi dari kompetensi siswa SMK yang cerdas, kedepannya diharapkan akan mampu bekerjasama dengan para pelaku usaha dan industri, guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri,” ucapnya.

Kemudian Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D. juga menambahkan siswa SMK harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang banyak, karena lulusan SMK adalah tidak hanya berorientasi menjadi lapangan pekerjaan baru berdasarkan lapangan baru berdasarkan keahliannya masih-masing.

"Lulusan SMK harus bisa menciptakan lapangan kerja bisa mengurangi pengangguran yang ada di Sumbar untuk tidak banyak lagi hal yang merugikan orang banyak," tambahnya.

"Sesuai dengan komitmen dan kerjasama dengan SMK,  bagi siswa pemenang LKS tingkat provinsi, bisa menjadi mahasiswa baru UNP tanpa melalui tes," tegas Rektor UNP.

Acara penutupan LKS juga dihadiri oleh para juri dan dunia usaha atau industri seperti, Haleyora (provider PT. PLN), PT. Kunango Jantan, Auto 2000 Chatib Sulaiman, PT. Hayati, PT. Semen Padang dan beberapa hotel di Padang serta para Kepala Sekolah SMK Negeri se Sumbar. (tf)