PBF Hari Kedua Berbagai Kreasi Olahan Botuang ditampilkan

IMPIANNEWS.COM (Payakumbuh).

Setelah PBF sukses di hari pertama dengan penampilan kuliner khas Payakumbuh di Medan Nan Bapaneh, yang berasal dari 5 kecamatan. Hari kedua Payakumbuh Botuang Festival (PBF) 2017 diramaikan dengan Payakumbuh Street. Sebuah helat yang mengangkat berbagai bentuk seni yang ada di kota Payakumbuh. Pada sesi ini ditampilkan fashion, discjocky (DJ), band, musik perkusi, skate board, pantomim hingga mural. Berbagai mata tertuju sore ini di lapangan Kubu Gadang, berbagai pengunjung ramaikan helat ini. Tidak hanya muda mudi, orangtua dan anak-anak, namun juga tampak pengrajin bambu lokal mengamati hasil karya seniman Payakumbuh yang dikelola Ijot Goblin Cs ini

Berbagai pernak pernik kostum yang terbuat dari bambu tampak ditampilkan oleh peragawan dan peragawati siswa SMA Kota Payakumbuh yang tergabung dalam komunitas pecinta seni. Walau terkadang dipandang aneh oleh bereberapa mata pengunjung, tapi kalau sudah dipandang dari segi artistik, inovasi dan dan kreatifitas akan menimbulkan suatu motivasi. Kok bisa bambu jadi wings cloth, jadi pat, jadi kostum rok dan lain sebagainya. Dan pertunjukan di hari kedua ini bertujuan untuk melahirkan ide dan dituangkan dalam kerajinan dan berbahan dasar bambu. Sehingga nilai bambu tidak lagi sebagai penahan tanah tapi menjadi ikon bernilai ekonomi.

Selain itu juga dipertontonkan karya artistik lainnya dengan menghadirkan bendi, komputer antik, sepeda motor antik. Pokoknya semua yang antik kalau dikreasikan akan bernilai finansial, termasuk pelestariannya. Kegiatan ini mesti kita tumbuh kembangkan di Payakumbuh. Kita berharap akan menjadi lahan dan objek garapan masyarakat ke depan,ucap Ketua KONI Yusra Maiza

Semoga kegiatan ini akan menjadi inspiratif bagi kita semua, tambah Ijot Goblin.

Untuk musik tampil band asal Kota Payakumbuh seperti Jonselon and Family, Berdanskaria dan Lost Our Mind. Untuk mural, Komunitas Mural Payakumbuh akan menghiasi dinding tribun Gelanggang Kubu Gadang, Payakumbuh, tempat berlangsungnya acara.

“Kami gembira diundang dalam acara ini,” ujar Jon Selon saat ditemui di Gelanggang Kubu Gadang, tempat Payakumbuh Street dihelat.

Selain itu, DJ Krown tampil menghangatkan helat pada sore di 27 November 2017. Street fashion mengundang Berry Misha, Pitox’s Boutique dan Hilman Rahman mewarnai acara.

“Semua demi menampung energi anak Muda Payakumbuh,” ujar Dr Yusril, Kurator PBF 2017.

Tiga pentas disiapkan panitia sepanjang Jalan di galanggang. Acara berlangsung dari Pukul 15.00-18.00 WIB. Ada juga acara colour show. Panitia menyiapkan 20 kg tepung. Dipersiapakan sebagai penutup acara hari itu.

“Penonton diharapkan memakai baju putih dan kacamata datang ke lokasi acara. DJ Krown sewaktu-waktu akan menebar tepung ke udara,” terang Siska Aprisia, Assistant Project Officer PBF.

Penampilan skate board dipusatkan di jalan depan Kantor Dinas Pendidikan yang sudah disiapkan panitia dan dikawal personil Dishub dan Polres Kota Payakumbuh.ul