Puan Sudah Melakukan Penghinaan Terhadap Parlemen dan Lecehkan Demokrat dengan Mematikan Mikrofon

 Puan Sudah Melakukan Penghinaan Terhadap Parlemen dan Lecehkan Demokrat dengan Mematikan Mikrofon


IMPIANNEWS.COM (Jakarta).

Beredar video berdurasi 07.00 detik di media sosial saat Ketua DPR Puan Maharani mematikan mikrofon ‎Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Irwan dalam rapat pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Saat itu, Irwan sedang memberikan interupsi terkait penolakannya terhadap Omnibus Law yang kini sudah sah menjadi Undang-Undang.

Menanggapi hal tersebut, Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Puan Maharani adalah perbuatan menghalang-halangi wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Perbuatan Puan Maharani yang mematikan mikrofon saat wakil rakyat dari Fraksi Partai Demokrat menyampaikan pendapatnya adalah contempt of parliament (penghinaan terhadap parlemen-Red),” ujar Rachlan kepada JawaPos.com, dikutip impiannews.com, Selasa (6/10).

Namun demikian, Rachland mengaku pesimistis perbuatan Puan Maharani tersebut akan diberikan sanksi tegas. Rachland menduga, perbuatan tidak terpuji Puan tersebut akan ditoleransi karena ada pihak-pihak tertentu yang melindunginya.

Meski demikian, Rachland menuturkan bahwa apa yang dilakukan Puan sudah bisa dinilai sendiri oleh jutaan khalayak setelah video tersebut viral di media sosial.

“Sudah pasti dengan berbagai alasan, terutama dari pihak yang berkuasa. Tindakan Puan itu tak bakal bisa diganjar hukuman. Namun, cukuplah rakyat mencatat dalam ingatannya bahwa perbuatan Puan memalukan, melecehkan dan sewenang-wenang,” pungkasnya.***


Posting Komentar

0 Komentar