Korsel Dibuat Ngamuk, Xi Jinping Usai Dituduh Menjajah Korea Utara


Giliran Korsel Dibuat Ngamuk Xi Jinping Usai Dituduh Menjajah Korea Utara /Xinhua

IMPIANNEWS.COM (Korut).

Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) Kang Kyung-wha menyayangkan tudingan dari China.

Diketahui China menuding Korsel menjajah Korea Utara (Korut) pada Perang Korea 70 tahun yang lalu.

Hal itu dilontarkan Xi Jinping saat pidato peringatan 70 tahun masuknya China ke Perang Korea.

Kala itu pidato Xi menyebut China melawan penjajah imperialis saat Perang Korea berkecamuk.

"Kita harus melawan penjajah imperialis dengan perang dan menghentikan invasi dengan kekuatan, mendapatkan perdamaian dan rasa hormat melalui kemenangan mutlak," ujar Xi dalam pidatonya dikutip zonajakarta.com dari Xinhua, dilansir impiannews.com, Rabu (28/10/2020).

Kang yang mendengar pidato Xi tersebut mengatakan presiden China tidak tepat sasaran mencap Korsel sebagai penjajah Korut dalam Perang Korea.

Karena Korut sendiri yang menyerang Korsel duluan saat pertama kali perang meletus.

"Perdebatan tentang siapa yang memulai Perang Korea telah dihentikan," ujar Kan dikutip dari Yonhap, Rabu (28/10/2020).

Kang balik menuding jika China, Korut dan Uni Soviet yang memulai meletusnya Perang Korea.

"Fakta tersebut dengan jelas dinyatakan dan diakui oleh Dewan Keamanan PBB. Kami melakukan langkah-langkah komunikasi yang diperlukan dengan China mengenai tudingan ini," ujar Kang.

Menhan Korsel Suh Wook juga tak bisa mengerti kenapa Xi yang harusnya tahu malah memelintirkan fakta sejarah.

"Jelas sekali Korut yang menginvasi Korsel, di bawah perintah Stalin dan Mao Zedong," kata Suh.

70 Tahun lalu tepatnya Oktobr 1950 pasukan China atas perintah Mao Zedong dikirm ke Korut melalui Sungai Yalu.

Di sana pasukan China akan membantu Korut yang sudah terdesak pasukan koalisi PBB dimana kurang lebih 200 ribu serdadu Beijing meregang nyawa di medan laga.*


Posting Komentar

0 Komentar