Erdogan: AlhamdulillahTurki Temukan Lagi 85 Miliar Meter Kubik Cadangan Gas Alam Di Laut Hitam

 Erdogan: AlhamdulillahTurki Temukan Lagi 85 Miliar Meter Kubik Cadangan Gas Alam Di Laut Hitam


Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengumumkan penemuan kembali 85 miliar meter kubik gas alam di Laut Hitam/Net

IMPIANNEWS.COM (Turki)

Turki menemukan kembali 85 miliar meter kubik gas alam di Laut Hitam, menambah penemuan bersejarah pada Agustus lalu.

Penemuan itu diumumkan langsung oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan setelah melakukan pemeriksaan di kapal bor Fatih pada Santu (17/10).

"Sebagai hasil dari pengujian, analisis, dan pekerjaan teknik terperinci, kami menemukan 85 miliar kubik lagi ke cadangan," ujar Erdogan, seperti dikutip dari Anadolu Agency. dilansir impiannews.com. 

Erdogan menjelaskan, penemuan terjadi di kedalaman 4.445 meter. Sebelumnya, pada Agutus Turki juga menemukan cadangan gas alam.

“Total cadangan gas bumi di sumur TUNA-1 Lapangan Gas Sakarya mencapai 405 miliar meter kubik,” kata Erdogan.

“Cadangan yang kami temukan di Laut Hitam adalah sumber daya hidrokarbon terbesar negara kami hingga saat ini,” tambahnya.

Erdogan mengatakan dia berharap ketergantungan eksternal Turki pada gas alam akan sangat berkurang dengan penemuan-penemuan baru.

Pekerjaan di sumur TUNA-1 diselesaikan setelah mencapai kedalaman 4.775 meter (15.666 kaki) sesuai rencana. Erdogan menambahkan bahwa pencarian Turki untuk sumber daya hidrokarbon di Laut Hitam dan Mediterania akan terus berlanjut.

Setelah pemeliharaan dan pengadaan, Fatih akan bertugas di sumur lain, Turkali-1, di Lapangan Gas Sakarya bulan depan.

Selain itu, Erdogan juga telah mempersiapkan robot kapal selam berteknologi canggih yang dikendalikan dari jarak jauh.

Ia mengatakan robot yang diberi nama Kasif (Explorer) itu akan memenuhi kebutuhan listrik di kedalaman ratusan meter dan rekaman video akan diperoleh dengan remote control.

Erdogan didampingi Wakil Presiden Fuat Oktay, Menteri Keuangan dan Keuangan Berat Albayrak, Direktur Komunikasi Fahrettin Altun, jurubicara kepresidenan Ibrahim Kalin saat melakukan inspeksi di kapal bor. ***


Posting Komentar

0 Komentar