Tugu Gempa 30S/2009 Jadi Saksi Kota

 Tugu Gempa 30S/2009 Jadi Saksi Kota Padang Dihantam Gempa Bumi Dasyat 


IMPIANNEWS.COM (Padang).

Isak tangis dan raungan menggema di Kota Padang, setelah terjadi gempa bumi dasyat  dengan kekuatan 7,6 SR, saat itu Kota Padang Lumpuh total, listrik mati, air PDAM tak mengalir karena kerusakan dimana-mana.

Bangunan yang dibanggakan kokoh berdiri kelihatan hancur berderai di goncang gempa bumi tersebut 11 tahun  (30/9-2009) lalu, tapi kita tetap bersyukur tidak di iringi dengan tsunami.


Mengenang duka 11 tahun yang silam, tepatnya  30 September 2009 ditugu gempa, ini adalah salah satu monumen yang didirikan pemerintah untuk mengenang Korban warga Kota Padang yang pernah dilanda Gempa dasyad berkekuatan 7.6 SR yang menelan korban jiwa ribuan nyawa melayang di Sumatera Barat dan Kota Padang khusunya.

Dengan terjadinya musibah besar ini, warga Kota Padang tetap Optimis untuk melanjutkan perjuangan kehidupan menetap masa depan dengan semangat, kreatif dan tak menyerah dengan kondisi menimpanya.

Para pemimpin kota ini saling bahu membahu untuk bangkit dan bangun kembali kota ini bersama warga kota berbagai kegiatan penataan kota dilakukan utama sekali menghidupkan roda perekonomian rakyat, supaya warga kota bisa hidup tanpa ada keterikatan dengan pemerintah.

Sarana umum yang hancur. seperti Sekolah-sekolah dari SD sampai SLTA dan tempat beribah, Masjid dan mushalla yang hancur dan berantakan segera di perbaiki atau di bangun kembali. supaya para anak-anak bisa belajar kembali walaupun seadanya.

Dengan semangat yang tinggi tanpa menyerah para pemimpin kota ini dan juga para perantau memberikan motivasi dan dorongan supaya kota diterjang gempa bumi segera di bangun kembali.

Disamping itu, gempa dasyat yang terjadi 11 tahun lalu, sebuah peringatan Allah kepada masyarakat Kota Padang dan Sumbar dan juga sebagai cinta dan sayangnya Allah, maka itu, kita sebagai umat harus taat dan patuh terhadap perintah Allah, tahu yang haram dan halal.


Semoga kedepannya warga Kota Padang semakin mendekatkan diri hanya pada Allah semata-mata, hanya padaNYA tempat minta tolong, disamping itu  tentu kita lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana di Kota Padang.

Saat ini kita juga berada dalam kondisi bahaya wabah corona (covid-19) berbagai usaha telah dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, hasilnya juga belum memuaskan bahkan telah banyak makan korban jiwa.

Diharapkan seluruh warga taati himbauan pemerintah lewat gugus kesehatan protokol covid-19, seperti cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker kemana pergi, sayangi saudara anda dan keluarga anda. (Taf Chaniago)



Posting Komentar

0 Komentar