Silaturrahmi Seniman Dengan FKAN Pauh IX: Berlangsung Hangat dan Dialogis

IMPIANNEWS.COM (Padang).

Silaturrahmi dan dialog antara seniman dengan FKAN Pauh IX di salah satu kafe pada Pagelaran Karya Produk Ekonomi Kreatif yang berlangsung Minggu malam (23/8) di halaman kantor KAN Pauh IX Kuranji berjalan sangat dialogis dan penuh keakraban.

Sementara itu, saat pertemuan itu dilaksanakan, di panggung yang tertetak di samping kanan kantor KAN Pauh IX Kuranji terus berlangsung pagelaran Indang dan Silat Tradisional dari Kab. Padang Pariaman, salah satu dari grup yang memeriahkan iven budaya dan pariwisata yang akan berlangsung sampai akhir Oktober 2020 mendatang.

Para seniman sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan FKAN Pauh IX yang sangat berarti pada pengembangan kuliner sebagai salah salah satu dari daya tarik pariwisata Sumbar, khususnya kota Padang. 

Selain itu juga telah berbuat sesuatu yang berarti dalam pengembangan dan pelestarian kesenian tradisional Minangkabau dengan penampilan berbagai atraksi kesenian dari berbagai daerah.

Silaturrahmi dan dialog yang dipandu Fuaddy Chaidir Rosa tersebut dihadiri oleh Ketua FKAN IX Kuranji Evi Yandri yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Ketua LPM Kota Padang Irwan Basir dan seniman “gaek” Sumbar, diantaranya Rhian D’Kincai, Syarifuddin Arifin, Muhammad Ibrahim Ilyas, Nofi Satsra, DR. Hermawan, MSi, Fauzul Elnurca, Zamzami Islail dan sejumlah seniman lainnya. 

Pada kesempatan itu Fuaddy Chadir Rosa mengungkapkan, pagelaran kesenian di pangguang anak anak nagari di Medan Nan Bapaneh KAN Pauh IX sudah sejak lama ada tapi mungkin tidak rutin. Untu masa kedepan diharapkan dilaksaakan secara rutin.

Sementara itu Ketua FKAN Pauh IX, Evi Yandri mengatakan, pada prinsipnya kegiatan pelestarian budaya dan kesenian Minang, termasuk kegiatan olahraga selalu dilaksanakan oleh FKAN IX dengan swadaya masyarakat. Bahkan untuk olahraga volley sejak beberapa tahu belakangan dilaksanakan open turnamen tingat Sumbar.

“Almadulillah, Untuk tahun ini, dengan memanfaatkan dana pokir saya, bekerjama dengan Dinas Pariwisata Sumbar, dilaksanakan  Pagelaran Karya Produk Ekonomi Kreatif yang telah dimuali sejak bulan Juni dan akan berakhir bulan Oktober mendatang,” kata Evi Yandri.

Labih lanjut dikatakannya, silaturrahmi dan dialog dengan para seniman Sumbar tersebut sangat berarti karena mendapat masukan bagi kegiatan FKAN IX Pauh untuk masa kedepan.

“Saya merasa bangga akan mengucapkan terimakasih kepada sesepuh kesenian dan seniman yang telah berkenan dtang untuk bersilaturrahmi dengan kami,” kata Evi Yandri.

Dari para seniman yang hadir pada malam itu disampaikan beberapa gagasan dan saran. Diantaranya, perlunya Perda Kesenian, menjadikan Medan Nan Bapaneh FKAN X sebagai etalase kesenian di Kota Padang sebagai pengganti Taman Budaya Sumbar yang kini tak lagi mempunyai sarana buat kegiatan kesenian.

Selain itu, FKAN IX diharapkan menjadi pelopor untuk penyatuan visi dan misi dalam pengembangan dan pelestarian kesenian Minang. Salah satunya memfasilitasi pettemuan rutin dari para budayawan dan seniman secara rutin dan berkesinambungan. ** Rel