Orientasi Peserta PPG Dalam Jabatan Angkatan II Tahun 2020 Di Universitas Negeri Padang

IMPIANNEWS.COM (Padang.

Sebanyak 284 mahasiswa PPG Dalam Jabatan Angkatan II Tahun 2020 dari 10 Provinsi di Indonesia, mengikuti kegiatan Orientasi secara daring pada tanggal 13 Agustus 2020 di Universitas Negeri Padang.

" Koordinator PPG UNP, Dr. Andromeda, M.Si menjelaskan peserta angkatan II ini, berasal dari Provinsi Bengkulu sebanyak 9 orang, Jambi 23 orang, Jawa tengah 52 orang, Kepulauan Bangka Belitung 16 orang, Kepulauan Riau 1, Lampung 50 orang, Riau 26 orang, Sumatra Barat 95, Sumatra Selatan 5 orang serta Sumatra Utara 7 orang, total 284 orang.

"Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D. yang bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa guru adalah ujung tombak pembelajaran yang tugasnya lebih menantang pada saat pandemi saat ini.

Rektor UNP mengharapkan peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius dan memotivasi diri untuk cepat akrab dengan teknologi yang digunakan selama PPG berlangsung secara daring.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, Adib Alfikri, M.Si yang diwakili oleh Kabid. GTK, Suindra, S.Pd., M.M yang tampil sebagai narasumber pada sesi kedua menjelaskan, bahwa pembelajaran di Sumatra Barat dilakukan dalam empat pola yaitu PJJ Daring, Tatap Muka, PJJ Luring dan Pembelajaran Campuran/Blended. Selain itu, guru diberikan peluang untuk melakukan kombinasi pola pembelajaran sesuai dengan kondisi siswa dan zona masing-masing.

Tenaga Fungsional Bidang Akademik PPG UNP, Dr. Nofrion, M.Pd menjelaskan bahwa kegiatan PPG Dalam Jabatan Angkatan II yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh enam bidang studi Guru Kelas TK/PAUD, Guru Kelas SD, PPkn, Sosiologi, Teknik Komputer dan Informatika dan Teknik Otomotif. 

Lebih lanjut, Dr. Yerimadesi, M.Si, Tenaga Fungsional PPG UNP bidang SDM dan Sarana mengungkapkan bahwa pelaksanaan PPG Dalam Jabatan ini secara daring ini akan dilaksanakan melalui Learning Management System/LMS yang telah disiapkan oleh GTK, Kemendikbud. Sebelum pemanfaatkan LMS, mahasiswa, guru dan dosen akan mengikuti orientasi dan pengenalan teknis LMS yang akan disampaikan oleh narasumber Agus Dwi Santoso. (ayu)