Gubernur Oposisi Ditangkap, Puluhan Ribu Orang Rusia Turun ke Jalan Protes Vladimir Putin


Gubernur Khabarovsk, Sergei Furgal, ditangkap aparat keamanan Rusia karena tuduhan pembunuhan. (Foto: AFP)

IMPIANNEWS.COM (KHABAROVSK).

Sedikitnya 10.000 pengunjuk rasa turun ke jalan di Kota Khabarovsk, Rusia Timur, Sabtu (11/7/2020). Mereka berdemonstrasi untuk mendukung gubernur setempat, Sergei Furgal (50), yang ditangkap polisi pada pekan ini karena dituduh terlibat dalam beberapa pembunuhan.

Pengadilan di Moskow pada Jumat (10/7/2020) memutuskan untuk menahan Furgal selama dua bulan sambil menunggu persidangan atas pembunuhan beberapa pengusaha, 15 tahun lalu. Sang gubernur dengan tegas membantah terlibat dalam kasus yang dituduhkan kepadanya itu.

Partai Liberal-Demokrat (partai pendukung Furgal yang berhaluan nasionalis) menyatakan, ada 35.000 orang yang turun ke jalan-jalan di Khabarovsk untuk memprotes penangkapan.

Akan tetapi, AFP menyebutkan, demonstrasi hari ini bukan saja disebabkan oleh penangkapan Furgal. Aksi massa itu juga dipicu oleh sentimen anti-Kremlin yang lebih luas. Sebagai bukti, orang-orang yang berdemo meneriakkan slogan-slogan anti-Vladimir Putin.

Situs berita lokal DVHab.ru menyebutkan, unjuk rasa hari ini adalah yang terbesar dalam sejarah Khabarovsk. Para pendemo memblokir akses lalu lintas ketika mereka memadati jalan-jalan kota yang dihuni lebih dari 600.000 penduduk itu.

Sebuah rekaman video menunjukkan orang-orang meneriakkan kata-kata seperti “Kebebasan!”, “Moskow enyahlah!”, dan “Sergei Furgal adalah pilihan kita” ketika mereka berjalan.

Beberapa demonstran tampak memegang poster yang bertuliskan “Kami adalah Sergei Furgal!”. Sementara, teman-teman mereka yang lain menuntut agar Furgal diterbangkan kembali ke Khabarovsk dari Moskow dan meminta agar tuduhan pembunuhan itu diselidiki oleh pengadilan lokal saja.

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dan sejumlah kritikus Kremlin lainnya di Moskow menyemangati para demonstran.

 “Saya bangga dengan rekan-rekan saya yang turun ke jalan menuntut pemilihan yang adil, keadilan, dan hak mereka untuk memilih pejabat publik,” tulisnya.

Demonstrasi seperti hari ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk hampir semua kota Rusia di luar Moskow dan Saint-Petersburg.

 Meskipun ilegal, unjuk rasa tersebut berlangsung damai dan tanpa ada campur tangan polisi.
Furgal terpilih sebagai gubernur Khabarovsk pada 2018 dengan perolehan 70 persen suara.

 Kemenangannya kala itu sekaligus mempermalukan Partai Rusia Bersatu yang berkuasa (partai pendukung utama Vladimir Putin).

Namun, pada Jumat (10/7/2020), Furgal didakwa dengan tuduhan memerintahkan pembunuhan terhadap beberapa pengusaha pada 2004 dan 2005.

 Penangkapannya yang tiba-tiba itu terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden Vladimir Putin memenangkan suara besar mengenai reformasi konstitusi yang memungkinkannya untuk memperpanjang kekuasaan hingga 2036.

Lebih dari 40.000 orang kini telah menandatangani petisi yang menuntut pembebasan Furgal.


Editor : Ahmad Islamy Jamil