2 Warga Lima Puluh Kota Positif Corona. Ini Datanya

IMPIANNEWS.COM 
"RILIS PERS GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, Selasa, 7 Juli 2020 Jam 18.00 WIB
Lima Puluh Kota, ---Hanya berselang satu hari disebut sebagai daerah dengan zona hijau bersama lima Kabupaten/kota lainnya oleh Gubernur dalam Rapat Koordinasi virtual bersama Bupati/Walikota se Sumatera Barat, Senin 6 Juli 2020 dengan indikator antara lain:
  1. Tingkat kesembuhan mencapai 100% (12 orang)
  2. Dalam satu bulan terakhir tidak ada penambahan kasus konfirmasi positif.
  3. Tidak ada angka kematian karena Covid 19 dalam satu bulan terakhir.

Hari ini, 7 Juli 2020, Kabupaten Lima Puluh Kota kembali tercatat mengalami penambahan 2 (dua) kasus konfirmasi positif sesuai dengan Surat Hasil Pemeriksaan dari Laboratorium Biomedik, Fak.Kedokteran, Universitas Andalas, Padang tertanggal 7 Juli 2020. Adapun data pasien konfirmasi positif tersebut sebagai berikut:
  1. AY, Laki-laki, 34 tahun, Alamat Jorong VI Kampung, Nagari Sungai Kamuyang, Kec.!Luak. Pekerjaan PNS.
  2. F, Perempuan, 15 tahun, Alamat Jorong VI Kampung, Nagari Sungai Kamuyang, Kec. Luak. Pekerjaan Pelajar.

Kedua pasien konfirmasi positif tersebut akan diisolasi dan menjalani karantina di BPSDM Padang Besi, Padang. keduanya diduga terpapar dari kasus konfirmasi positif  kota Padang tanggal 4 Juli 2020, ANG, Perempuan, tenaga medis. Dari informasi yang ada, keduanya pernah berkunjung ke Padang dan melakukan perjalanan bersama ANG yang memiliki hubungan kekerabatan/saudara dengan kedua pasien positif diatas.

Kedua pasien positif baru tersebut merupakan hasil tracking dari kasus ANG.  Kurang lebih ada 13 (tiga belas) orang tanpa gejala (OTG) warga Sungai Kamuyang yang merupakan hasil penelusuran kontak ANG yang diambil sampel swabnya 5 Juli 2020. Semuanya memiliki hubungan kekerabatan/saudara dan 2 (dua) orang dinyatakan positif.

Dengan demikian, di Kabupaten Lima Puluh Kota tercatat 14 (empat belas) kasus konfirmasi positif, dengan catatan 12 (dua belas) orang dinyatakan sembuh dan 2 (dua) orang diisolasi di BPSDM, Padang.

Sementara itu, terhitung sejak tanggal 8 Juni, masa dimulainya Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid19 (TNBPAC) di Sumatera Barat, Pemkab Lima Puluh Kota secara proaktif telah melakukan pengambilan swab massal sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan pengawasan (surveillance) yang sangat penting untuk menentukan incident rate di suatu daerah sehingga dapat diketahui lebih cepat penambahan kasus baru. Kurang lebih 1694 sampel swab diambil dan diperiksa baik di Labor FK Unand maupun Balai Veteriner, Baso. Semuanya terkonfirmasi negatif. 

Menyikapi perkembangan terbaru tersebut, Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi sebagai ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 menyampaikan bahwa masa tatanan normal baru bukanlah berarti semua aktivitas dilonggarkan sebagaimana situasi normal biasa sebelum adanya pandemic dan ancaman sebaran virus Covid 19 belum berhenti. Dalam masa tatanan normal baru tersebut, meskipun masyarakat sudah boleh beraktifitas diberbagai sektor namun harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak fisik, menghindari kerumunan massa dimanapun berada, serta tentunya sering cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.

“Atas dasar pertimbangan itulah, kenapa Pemkab Lima Puluh Kota dalam Rakor Virtual Kepala Daerah se Sumatera Barat kemaren tidak langsung mengambil kebijakan untuk membuka sekolah minggu depan dengan pertemuan tatap muka, tapi masih dengan metode daring/online dan pembelajaran jarak jauh diluar jaringan” Pungkas Irfendi Arbi menutup keterangannya.  Terima Kasih, 

Fery Chofa, SH, L.LM. (Kepala Dinas Kominfo selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19)

Post a Comment

0 Comments