Dinas Pasar Bakal Tindaklanjuti Keluhan Pedagang

IMPIANNEWS.COM 
Payakumbuh, --- Hujan lebat di Kota Payakumbuh menimbulkan genangan air di depan di sejumlah pertokoan lantai II pusat pertokoan Pasar Payakumbuh. Khususnya di toko Arinda Gorden. 

Genangan air tersebut sempat turuni jenjang yang ada di depan toko buku hijrah.
Kondisi ini diterangkan pegawai toko Arinda Gorden yang tak ingin disebutkan namanya. 

"Hujan lebat membuat riol beton tak sanggup menampung air hujan. Sehingga air turun dari tempat itu (sambil menunjuk). Di depan toko terjadi genangan air hingga ke ujung sana. Kita berharap, Pemko Payakumbuh melalui Dinas pasar bisa memperbaiki secepatnya. Meski ini bersifat situasional, di kala hujan saja,"terangnya pada Senin, (23/03/2020).

Kondisi itu juga dibenarkan Amik Hizrah. "Gadang ayia turun dari ateh tu katiko ujan lobek sanjo patang. Ayia turun di jonjang ka nayiak pasa tingkek, manumpuak disiko, "sebut Amik.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Pengelolan Pasar, Helmita melalui Kabid Pasar Arnel kepada media menyebutkan bahwa pihaknya sudah mengetahui kondisi ini.

"Saya sudah menerima laporan dari pedagang, dan kami sudah meninjau ke lokasi. Luapan air di riol beton pasar atas tidak mampu menampung debit air hujan. Disamping itu juga terdapat sampah yang menghalangi sirkulasi air dari riol atas ke selokan melalui pipa yang sudah ada,"terang Arnel didampingi Kasi PAD, Hafniarti.

Dipaparkan panjang oleh Arnel terkait rencana pembangunan pasar di tahun anggaran 2020 dan RPJMD. Namun dirinya menggambarkan bahwa kondisi ini bakal dikerjakan tahun ini. Bidang pasar sedang menunggu tahapan pendanaan dan tahapan kontrak.

Selain itu, Arnel juga menggambarkan rencana aksi goro guna pencegahan corona di pasar ibuh Payakumbuh bersama dengan Pokja Pasar Sehat. Karena pasar ibuh adalah pasar tradisional sudah bertaraf nasional.

"Besok kita kita bergotong royong bersama Pokja Pasar dan pedagang, serentak besok. Bersama kita bakal bersihkan sampah, penyemprotan antiseptic dan pembagian hand sanitizer yang sudah kita siapkan. Meski bahannya harus kita dapatkan di Padang. Kita berharap, Pengunjung tetap mempercayai Pasar ibuh sebagai sentra perbelanjaan keluarga,"harapya.

Adanya penurunan Pengunjung, Arnel menambahkan, "Penurunan Pengunjung sekitar 30%. Perubahan yang tampak adalah, Pengunjung berbelanja dengan sistem satu kali Kunjungan. Namun langsung borong sesuai daftar belanjaan. Selain itu via online dan Go-Jek. Kami bahagia pasar ibuh masih jadi favorit. Saat ini sedang darurat Corona, kita patuhi saja imbauan pemerintah. Semua demi kesehatan dan kesejahteraan kita semua,"pungkasnya. (014)