Upacara Perdana di 2020, Ini Pesan Kepala MTsN 2 Payakumbuh

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Kepala MTsN 2 Payakumbuh Yenni Fitri Imbau Jajarannya Persiapkan Diri secara optimal dalam tahun anggaran 2020 sekaligus semester II tahun 2019/2020. 

Himbauan ini ditegaskan Yenni Fitri dalam upacara bendera perdana di tahun 2020 kepada seluruh anggota keluarga besar madrasah yang terletak di jalan KH Ahmad Dahlan, Talawi kelurahan Ompang Tanah Sirah kecamatan Payakumbuh Utara, Senin (06/01/2020) pagi. Pengurus OSIM didaulat sebagai pelaksana upacara pagi itu. 

Awal amanatnya, Yenni Fitri menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar MTsN 2 Payakumbuh yang telah mensukseskan HAB Kemenag. Selanjutnya Yenni Fitri mengajak jajarannya untuk meningkatkan kinerja melalui disiplin dalam segala bidang. 

"Perlu diketahui, kita punya aturan dan disiplin madrasah, Senin bel berbunyi pukul 07.00, siapkan diri. Praktekkan managemen subuh, dan jangan sampai hilang ditelan bumi. Karena kecakapan tidak dipraktekkan akan hilang sendirinya,"sebut Yenni. 

Menyinggung pelaksana upacara bendera adalah aktor dan aktris yang menjadi pertontonan umum akan dicontoh yang lain. 

"Maka dari itu siapkan diri. Siswa yang (penonton) juga siapkan diri, karena giliran anda akan datang. Tampil di depan secara tidak langsung adalah keahlian dan keterampilan yang berharga. Keterampilan baris-berbaris pada MTsN 2 Payakumbuh adalah pada ekskul wajib yakni melalui pramuka,"imbuhnya.

"Orang disiplin akan tampak pada tindak tanduk hariannya. Dirinya bisa menguasai apa yang dibaca yang dilihat dan memaknainya. Seperti menghafal al quran sambil memaham arti, kondisi ini akan mempermudah kita menghafal, termasuk pada pelajaran lain. Dan, orang disiplin itu suka menjaga keseimbangan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, karena perbuatan itu tidak terpuji dan beresiko. Bisakah MTsN 2 Payakumbuh terbebas dari sampah?, khususnya sampah plastik?, "ujar Yenni Fitri memberikan pertanyaan pada peserta upacara.

Menyikapi perilaku "Dimana duduk, tinggalkan sampah", Yenni Fitri menghimbau keluarga besarnya agar tampil lebih dahulu sebagai pelopor kebersihan di Payakumbuh.

"Negara Indonesia yang mayoritas islam mestinya tumbuh menjadi negara terbersih dari sampah. Tapi kesadaran itu tidak tertanam dalam diri. Akibatnya banjir dimana-mana. Disamping, kondisi alam, banjir juga disebabkan kurang tertanamnya PHBS pada diri. Jadikan musibah itu pelajaran untuk madrasah. Dengan mengamalkan janji siswa saja, kita sudah hebat. Demikian juga dengan pendidik dan tenaga kependidikan, cukup amalkan kode etik, panca prasetya korpri dan aturan disiplin,"ajak Yenni Fitri.

Menyinggung awal Semester II, Yenni Fitri mengimbau jajaran agar mempersiapkan diri menghadapi masa ekstra. Dimana semester II merupakan masa penentu bagi siswa untuk naik atau tinggal. Sekaligus penentu bagi siswa kelas IX yang akan UN di bulan April 2020. Disamping penentu bagi siswa juga sebagai bahan evaluasi dan bahan perencanaan terhadap tenaga pendidik. Menyinggung ada sejumlah siswa yang belum menerima rapor disebabkan ada syarat dan ketentuan yang terpenuhi oleh siswa terkait. Untuk itu lah pihak madrasah menyurati wali murid siswa terkait.

"bagi ananda yang belum menerimanya rapor, agar bisa memenuhi persyaratan yang sudah disepakati dengan wali murid. Salah satunya adalah belum remedinya siswa terkait. Selain itu ada sebagian siswa yang belum melengkapi setoran hafalan. Hal inilah yang akan madrasah komunikasikan dengan orang tua ananda, "
Diakhir amanatnya, Yenni Fitri menghimbau siswa pergunakan waktu sebaiknya, tidak ada lagi waktu bermain. Tingkatkan kualitas belajar.(014)