Rumah Mulyadi Habis Dilalap Sijago Merah di Tarantang

IMPIANNEWS.COM
Lima puluh Kota, --- Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun. Untuang sepanjang hari, kok malang sakijok mato. Untuang tak dapek diraih, malang tak dapek ditulak. 

Itulah istilah terhadap musibah yang dialami keluarga Mulyadi (39 tahun) warga yang tinggal di belakang SMPN 2 Harau jorong Tarantang Kenagarian Tarantang kecamatan Harau kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (26/01/2020), lalu. Akibat kebakaran tersebut, tak satupun barang milik ayah dari 3 orang anak ini  terselamatkan.

"2 armada yang dikirim Kadis Damkar Alfian yang dikoordinir langsung Kabid Damkar Wisrianto mendapati kendala. Truk damkar tak bisa menjangkau lokasi, karena rumah Mulyadi terletak di tengah persawahan. Petugas mesti melakukan penyambungan pipa untuk menjangkau lokasi guna proses pemadaman. Tampak warga setempat ikut memadamkan dengan peralatan seadanya secara manual. Ikut hadir Walinagari Tarantang, Sudari.

Terkait kronologis yang didapat Kabid Damkar Wisrianto dari pengakuan Mulyadi, bahwa korban lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah. 

"pengakuan Mulyadi, dirinya lupa mematikan kompor saat berangkat bekerja sebagai seorang buruh harian lepas. Jadi, asumsi itu disampaikan langsung Mulyadi kepada kami. Tapi terkait kebenaran, kita serahkan kepada pihak berwajib. Dari musibah ini, tak satupun barang atau isi rumah terselamatkan. Boleh disebut habis dilalap api bersamaan dengan terbakarnya rumah Mulyadi,"terang Wisrianto, Selasa (28/01/2020) siang melalui selulernya. 

Terpisah, Kadis Damkar Alfian menghimbau agar warga tetap waspada terhadap bencana. Bijaksana serta teliti saat menggunakan sumber api. 

"kalau ketek jadi kawan, kalau lah gadang jadi lawan dan merugikan. Dari pendataan, diperkirakan kerugian sekitar Rp 87 juta,"singkat Alfian. 

Tak lama berselang terjadinya kebakaran itu, Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi bersama OPD terkait langsung meninjau lokasi rumah Mulyadi sembari menyalurkan bantuan tanggap darurat. 

Selain itu, para tokoh pemerintah dan masyarakat juga melakukan penggalangan dana. Termasuk keluarga besar SDN Tarantang dimana anak bungsu pasangan Mulyadi dan Fitri Rahma Yanti, bersekolah. 

Kini korban tinggal bersama keluarga. (014)7