Kesbangpol Padang Gelar Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Pemilihan umum (pemilu) yang digelar pada 17 April mendatang, merupakan pemilu serentak pertama dalam sepanjang sejarah bangsa Indonesia. Dimana masyarakat Indonesia nantinya tidak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden saja, tapi juga memilih anggota legislatif lainnya baik DPRD kota, provinsi serta DPD RI dan DPR RI. 

Seluruh komponen bangsa pun diharapkan dan dituntut mensuksekan agenda demokrasi tersebut. Mengingat itu, Pemerintah Kota Padang melalui Kantor Kesatuan Bangsa da Politik (Kesbangpol) menyikapinya dengan menggelar kegiatan pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi guru SLTP/MTsn dan penyuluh agama se-Kota Padang.

Kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang itu dibuka Wali Kota Padang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim dengan menghadirkan beberapa pemateri berkompeten di bidangnya.

Mursalim menyampaikan, tujuan utama kegiatan ini yaitunya untuk meningkatkan ketahanan bangsa khususnya di Kota Padang menyongsong pemilu serentak 2019 yang tinggal menghitung hari. 

Kegiatan tersebut juga dalam rangka mengembangkan kesadaran dan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa. Agar menyadari dan menghargai pluralitas, sehingga dapat menjadi bangsa yang tangguh dan meningkatkan sikap waspada terhadap berbagai ancaman bangsa dan negara.

“Sesuai tema yang kita angkatkan yaitunya, melalui pemantapan nilai-nilai kebangsaan kita sukseskan pemilu serentak 2019 yang damai di Kota Padang. Yang tidak lain ditujukan untuk lebih meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta rasa cinta tanah air yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI,” jelasnya.

Menurut Mursalim, kenapa diangkatkan dan dikaitkannya kegiatan tersebut dalam mensukseskan pemilu serentak 2019, yaitunya bagaimana menginginkan apa pun agenda yang dilakukan oleh bangsa dan negara ini haruslah senantiasa tetap menjaga persatuan dan kesatuan. 

"Apapun agenda yang digelar di negara ini tidak boleh dan tidak dibenarkan ada yang memecah belah persatuan. Karena kita semua dituntut untuk mensukseskannya," imbaunya.

Maka itu harap dia lagi, kepada para guru SLTP, MTSn dan penyuluh agama yang mengikuti kegiatan pemantapan nilai-nilai kebangsaan ini agar dapat menyebarluaskan informasi yang didapat dalam kegiatan ini kepada lingkup masing-masing dan juga di tengah-tengah masyarakat. Sehingga terwujudnya pemahaman persepsi akan pentingnya kesuksesan pemilu bagi keberlanjutan dan kemajuan bangsa ke depan.

Sementara jelas mantan Kabag Humas itu, jika menilik pesta demokrasi pada 17 April mendatang ia pun tidak memungkiri bisa saja menimbulkan potensi konflik. Namun hal itu dapat dihindari jika diantisipasi bersama-sama khususnya pihak terkait semenjak dini.

"Insya Allah kita di Kota Padang siap mensukseskan pemilu serentak 2019 dengan lancar, damai dan tanpa konflik berarti tentunya. Dimana untuk partisipasi diharapkan meningkat sesuai target mencapai 78 persen target pemilih," ucapnya.

Mengingat begitu pentingnya kesuksesan pemilu serentak 2019 tambahnya lagi, bahwa memilih dalam pemilu memang wajib ditunaikan demi menjadikan bangsa dan negara ini lebih maju ke depan.

"Sebab kalau salah memimpin atau tidak melakukan pemilihan, jika terpilih pemimpin atau wakil rakyat yang tidak amanah tentu 5 tahun kita akan merasakan ruginya," tandasnya mengakhiri.

Adapun untuk pemateri dalam kegiatan ini menghadirkan Asrinaldi (Dosen FISIP Unand), Ketua KPU Kota Padang M. Sawati dan Ketua MUI Kota Padang Duski Samad.Masing.(dv)