Walikota Riza Falepi resmikan Komplek Adang Fatimah Djalil Muhammadiyah

Walikota, pengurus Muhammadiyah dan keluarga Adang
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh--Walikota Riza Falepi resmikan pemakaian komplek Hj. Adang Fatimah Djalil tepatnya di lokasi SMP Muhammadiyah Bunian kelurahan Tigo Koto Dibalai Kec Payakumbuh Utara, pada Sabtu (24/02/2018). Selain Pengurus Muhammadiyah Kota Payakumbuh, peresmian kampus ini juga dihadiri langsung PWM Provinsi Sumatera Barat, Syofwan Karim, Kepala Dinas Pendidikan, Agustion dan Sekretaris Camat Payakumbuh Utara serta keluarga besar Hj. Adang Fatimah Djalil.

Diterangkan Ketua Muhammadiyah Kota Payakumbuh, Ashril Syamsu, Hj. Adang Fatimah Djalil sangat besar jasanya terhadap Muhammadiyah dan lembaga pendidikan yang dikelola Muhammadiyah, hingga saat ini.

" Komplek yang diresmikan saat ini merupakan tanah wakaf dari Adang, yang selanjutnya akan kita upayakan pengembangannya supaya bermanfaat bagii umat. Sebagai penghargaan bagi beliau, komplek ini kita namai nama Komplek Adang Fatimah Djalil. Saat ini baru kita kembangkan untuk TK, SD dan SMP, dan ini kita akan kembangkan terus. Sayangnya kita masih kekurangan dana. Bersama-sama kita akan kembangkan tanah wakaf ini, sebab iniadalah amanah. Selain itu, kita juga punya lahan wakaf di beberapa lokasi di Payakumbuh yang akan kita kembangkan. Mohon dukungan kita semua," terang Ashril Syamsu.

Dalam sambutan sekaligus meresmikan nama komplek, Walikota Riza Falepi sangat apresiasi dengan keluarga Hj. Adang Fatimah Djalil serta pengurus Muhammadiyah.

" Sudah sewajarnya penghargaan ini diberikan pihak Muhammadiyah kepada keluarga Hj. Adang Fatimah Djalil. Ini adalah bentuk apresiasi dan terima kasih. Kita gembira dan bangga dengan pemberian nama ini. Untuk langkah pengembangan, Kita siap selalu mendukung, karena selama ini Muhammadiyah telah berkonstribusi banyak dalam pembangunan Payakumbuh dari aspek sosial, keummatan dan pendidikan," ungkap singkat Riza Falepi.

Ketua DWM Provinsi Sumatera Barat, Syofwan Karim sangat mengharapkan bantuan dari pemko dan masyarakat Payakumbuh dalam rangka pengembangan program Muhammadiyah di Payakumbuh.

" Karena kita hanyamengelola dana umat untuk umat bersama pengurus, tentunya kita terus berharap ulurantangan pemerintah daerah, donatur dan masyarakat. Besar kecilnya sumbangan dalam nama dan bentuk apapun, kami siap tampung untuk pengembangan tanah wakaf yang masih belum terkelola maksimal, akibat kurangnya dana. Walau demikian, kita akanterus berupaya," sampul Syofwan Karim kala itu.ul