Serentak, Siswa SD/MI Ikuti Ujian TO di Kota Payakumbuh Untuk Evaluasi PBM

Siswa SD/MI Ikuti Ujian Try Out Tahap I
IMPIANNEWS.COM  ( Payakumbuh). 

Akan berlangsung selama 3  hari kedepan ujian Try Out (TO) I Siswa Kelas VI untuk tingkat SD/MI se Kota Payakumbuh untuk mapel umum sebagai bahan evaluasi pelaksanaan Proses Belajar Mengajar selama ini. Sebelumnya pada tanggal 29-31 Januari 2018 telah diselenggarakan ujian TO untuk mapel PAI.

Sebagaimana yang kita saksikan di MIS IPHI Kota Payakumbuh, pada Senin (12/02/2018) sedang berlangsung ujian TO untuk mapel Bahasa Indonesia dan PKN yang diikuti 43 siswa kelas VI madrasah swasta yang saat ini dikepalai M. Sarmen, S.Pd.I dibafwah yayasan Jamiatul Hujaj yang dipimpin H. Rudy Noviardi. Bertindak sebagaipengawas ujian TO di MIS IPHI, Kurnia Izati di lokal VI A dan Rita Indrawati di lokal VI B.
Sebagaimana diterangkan Kepala MIS IPHI, M. Sarmen, hari ini sedang berlangsung ujian TO untuk mapel umum, sebelumnya TO mapel PAI sudah kita gelar.

" Hari ini ujian TO dengan mapel Bahasa Indonesia dan PKN. Untuk besok akan dilaksanakan ujian MTK dan pada hari terakhir ujian IPA dan IPS. Alhamdulillah ujian hari ini semua siswa hadir dan mengikuti ujian," terang M. Sarmen.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, AH. Agustion yang kita jumpai di ruang kerjanya menjelaskan, bahwa ujian TO bertujuan untuk bahan evaluasi proses PBM.

" Sebanyak 2816 siswa SD dan MI sekota Payakumbuh ikuti ujian TO I untuk 3 hari kedepannya. Ujian ini bertujuan untuk mengukur ketercapaian materi dan kompetensi anak dalam menghadapi US BN pada tanggal 3 Mei 2018 mendatang. Selain itu juga sebagai bahan evaluasidan analisa guna pengambilan langkah kebijakan. Melatih anak siap manantang ujian selanjutnya, sehingga mental mereka siap terbukti dengan penguasaan materi. Ujian inijuga sebagai evaluasi dan penguatan. Ujian TO ini akan kita laksanakan sebanyak 3 kali, satu di Bulan Februari dan 2 kali di Bulan Maret 2018 ini," terang Agustion didampingi Kabid Dikdas Irwandi Darmawan.

Hal senada juga disampaikan Kepala kankemenag, Asra Faber di ruang kerjanya.

" Kita sangat bangga dengansemangat kebersamaan di jajaran Pemko Payakumbuh, termasuk kebersamaan dalam pelaksanaan ujian. Kita selalu berkoordinasi aktif. Ujian TO merupakan salah satu proses belajar untuk menguji penguasan materi peserta didik dan guru. Dengan ujian ini kita akan evaluasi, sejauh mana ujian bisa dilalui siswa. Sekaligus memgevaluasi guru. Mana mapel yang nilai ujiannya rendah, akan kita padatkan pengajarannya. Alhamdulillah kita bersama diknas selalu berkoordinasi dan selalu bersama sama, termasuk pelaksaaan ujian TO ini. Kebersamaan ini sangat kita apresiasi. Pelaksanaan ujian di jajaran pendidikan juga tidak mendiskriminasikan siswa Inklusi, karena mereka adalah bagian dari pendidikan dan sudah dijamin undang-undang. Siswa Inklusi berhak mendapatkan hak yang sama dalam mendapatkan dan mengikuti pendidikan," Asra Faber sampaikan.

"Dalam pelaksanaan ujian TO hingga US BN untuk siswa kelas VI SD dan MI, Kita berharap, siswa Inklusi jangan ada yang tercecer dalam pelaksanaan ujian yang sedang dan akan dilangsungkan. Secara tertulis, Kakanwil sudah turunkan surat kepada kita untuk mendatasiswa Inklusi yang akan mengikuti ujian ini. Dan surat itu akan kita turunkan hari ini ke jajaran, supaya mereka tidak tercecer. Tapi mendapatkan perlakuan sama dalam mengikuti pendidikan," tukuk Asra Faber.ul