Mahyeldi Dukung Siswa SMAN 1 Padang Panjang Menjadi Seorang Wartawan

IMPIANNEWS.COM

PADANG -- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi memberikan motivasi kepada siswa SMAN 1 Padang Panjang yang bercita-cita ingin menjadi seorang wartawan dan jurnalis. Ia mengatakan untuk menggeluti profesi itu dibutuhkan mental yang tangguh serta teguh ada prinsip jurnalistik karena harus memberikan berita sesuai fakta, terpercaya dan harus memiliki data yang akurat.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar saat menerima audiensi siswa SMAN 1 Padang Panjang di Istana Gubernuran, Kamis pagi (2/9/2021). 

Seorang wartawan harus selalu giat belajar, percaya diri, berani tampil di depan orang, jangan malu-malu. Wartawan juga harus disiplin dan pandai mengatur waktu sehingga ketika ada peristiwa atau agenda liputan yang mendadak, jurnalis bisa gesit dan tepat waktu sampai tujuan. 

"Jika saja ananda terlambat, peristiwa sudah selesai sehingga ketinggalan berita. Untuk menjadi wartawan ananda harus suka membaca dan mempelajari hal-hal baru, hingga tidak tertingga informasi baru, ketika meliput kejadian atau mewawancara tokoh," kata Mahyeldi.

Seorang wartawan juga harus dapat mengumpulkan fakta dan data (reportase) yang akurat melalui wawancara, pengamatan, dan observasi. 

Selanjutnya, Gubernur memberi kesempatan kepada siswa SMAN 1 Padang Panjang untuk melakukan wawancara, tentang HAM dalam Perspektif Pancasila. Mereka mencontohkan bagaimana tanggapan seorang Gubernur terhadap para pedagang kaki yang berjualan di trotoal. 

Gubernur pun menjawab, pada dasarnya pemerintah tidak melarang masyarakat menggerakkan sektor ekonomi, bahkan ini bisa mesejahterakan masyarakat. 

Namun PKL tersebut berjualan di trotoar dan bahu jalan juga melanggar hak-hak pejalan kaki, bahkan bisa menimbulkan kemacetan yang banyak dilalui kendaraan.

PKL yang bisa menempati trotoar di antaranya harus mau diatur waktunya, bisa berdagang secara bergantian, lalu tidak melanggar aturan.

"Kita sudah atur waktunya, dan kita juga minta PKL yang benar-benar ramah lingkungan," imbuhnya.

Setelah panjang lebar menjelaskan, para siswa tersebut banyak mendapatkan penjelasan mengenai tentang HAM dalam Perspektif Pancasila. Termasuk perjuangan pahlawan mempertahankan hak kemerdekaan RI. 

Sumber: BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR

Posting Komentar

0 Komentar