Pemulihan Ekonomi Dari Sektor Pariwisata, Arfian Gelar Temu Sharing Dengan Stakeholder Pariwisata

IMPIANNEWS.COM

Padang - Pemulihan ekonomi dari sektor Pariwisata menjadi program strategis oleh Pemerintah Daerah. Hal ini di tindak lanjuti dalam bentuk kebijakan Pemerintah Pusat yaitu Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif yang memberikan dana ibah sektor Pariwisata kepada Industri Pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19.

Sektor Pariwisata merupakan sektor unggulan pembangunan Daerah di Pemerintah Kota Padang. Pariwisata salah satu sektor penggerak ekonomi di Daerah, Pariwisata dapat memberikan kontribusi untuk pendapatan Daerah, Hal ini dikatakan Arfian selaku Pelaksana tugas di Dinas Pariwisata Kota Padang dalam temu sharing dengan stakeholder Pariwisata di Axana Hotel kamis, (6 Mei 2021).

Dikatakan Arfian, sektor Pariwisata dapat membuka lapangan pekerjaan dan menciptakan enterpreunership baru. Melalui dana ibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif didistribusikan kepada Hotel, restoran diharapakan dapat menjadi stimulus dalam upaya pemulihan sektor ekonomi industri Pariwisata.

Langkah strategis meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Padang adalah melalui promosi dan pemasaran yang efektif agar dapat menjangakau segmen pasar yang lebih luas. Dimasa pandemi covid-19 aktivitas promosi potensi Pariwisata harus dilakukan secara metode visual dan pendekatan media sosial. Secara tidak langsung akan meningkatkan upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Padang", katanya.

Selanjutnya Arfian menjelaskan, sektor Pariwisata Kota Padang saat ini mulai bangkit dari masa krisis pandemi Covid-19. Dimana sektor Pariwisata mengalami penurunan pengunjung wisatawan tahun 2020 di saat Covid-19. Hampir 75,14 % terjadi penurunan kunjungan wisatawan domestik ke Kota Padang diantaranya 45,55 % wisatawan mancanegara. 

Terjadinya penurunan kunjungan wisatawan ke kota Padang berdampak kepada pendapatan daerah sebagian besar bersumber dari kontribusi pajak daerah seperti Industri Hotel, restoran dan tempat hiburan. Fenomena ini menjadi perhatian bersama, tak hanya dari Pemerintah Kota Padang tetapi juga dari stakeholder Pariwisata secara langsung mengalami dampaknya",tukuknya. (Zal)

Posting Komentar

0 Komentar