Kosumsi Narkoba Saat Open Road Race Bukittinggi, Pebalap Limpapeh Tabrak Lima Penonton

IMPIANNEWS.COM
Bukittnggi, --- Hilang kendali diduga akibat mengkonsumsi narkoba, salah seorang peserta balap Limpapeh Open Road Race di jalan By Pass di Gulai Bancah Bukittinggi, Minggu (1/12/2019), menabrak lima orang penonton.

"Sepertinya pembalap hilang kendali sehingga menerobos pembatas arena, dan mengenai sejumlah penonton," Ujar salah seorang saksi Rezi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, setidaknya ada lima penonton yang mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSAM Bukittinggi.

Dokter jaga IGD RSAM, dr Dini, menjelaskan, ada 6 korban dalam kecelakaan race tersebut, satu diantaranya adalah pembalap Boy (21), yang mengalami luka cedera di bahu namum kondisinya tidak parah.

"Sementara untuk lima penonton yang menjadi korban yakni Rezi putra, Ibnu Syabil, Fajar, Gesan, dan Merizal, rata-rata mengalami benturan di kepala dan harus melakukan CT Scan," jelasnya.

Dari lima korban sambung Dini, dua diantaranya anak-anak, satu orang anak dan korban dewasa mengalami cidera yang cukup serius pada bagian kepala karena belum sadarkan diri dikarenakan adanya benturan keras dikepala.

Sementara itu, Ketua Panitia Limpapeh Open Road Race Bukittinggi, Imam, menyebutkan, lima orang korban yang ditabrak pebalap saat berlangsungnya balapan di jalan By Pass, Gulai Bancah Bukittinggi, tidak ditanggung pembiayaan rumah sakit.

"Panitia hanya menanggung pembiayaan pebalap karena pebalap sudah ada KIS (Kartu Izin Start) dan asuransi kecelakaan saat balapan dari aturan IMI (Ikatan Motor Indonesia), panitia tidak menanggung biaya korban yang ditabrak karena tidak ada dalam aturan IMI” sebutnya.

Sebelum terjadinya kecelakaan tukas Imam, penonton sudah diingatkan dan diberi imbauan untuk tidak mendekati arena. Namun penonton tetap mendekat dan kecelakaan itupun tidak dapat dihindari.

"Meski demikian, sebagai bentuk rasa peduli, pihak panitia bersepakat untuk memberikan bantuan toleransi kepada korban," ungkapnya.

Pembalap Konsumsi Narkoba
Ketua Tim Elang Satuan Reserse dan Narkoba Polres Bukittinggi, Ipda Fikri Rahmadi, menyebutkan, pembalap Boy (21), positif mengkosumsi Narkotika Jenis ganja dan sabu, sebelum mengkuti Limpapeh Open Road Race di jalan By Pass di Gulai Bancah Bukittinggi.

“Dengan terjadinya insiden pembalap yang menjatuhkan lima korban itu, kami langsung melakukan pengecekan urine, dan terbukti positif memakai narkoba sebelum melakukan balapan,” ungkapnya.

Menurut Fikri Rahmadi, Tim Elang mencurigai dengan insiden tersebut, saat pertama mulai start, salah satu perserta tampak tidak stabil, hingga tidak terkendali mengarahkan kendaraannya kea rah penonton dengan laju kencang, hingga memakan korban lima orang penonton, yang akhirnya dibawa ke RSAM Bukittinggi. 

“Selanjutnya Tim Elang langsung melakukan koordinasi dengan panitia Limpapeh Open Road Race, tentang salah seorang peserta kenapa bisa memakai narkoba dalam arena balapan, dan tim akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” tuturnya. (rel/014)
rri.co.id

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.