Pengelolaan Keuangan DaerahLebih Efektif, Pemko Padang Gaet BNI


IMPIANNEWS.COM (Padang).

Pemko Padang kembali menjalin kerjasama dengan dunia perbankan untuk lebih mengkonkretkan Kota Padang menuju Smart City dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dalam bentuk pengelolaan keuangan daerah agar lebih efektif dan efisien.

“Kota Padang telah melakukan kerjasama dengan beberapa perbankan. Dan kita terbuka untuk seluruh perbankan yang ingin bekerjasama. Dan dalam aspek bisnis tentu harus ada juga yang harus didapatkan oleh Pemko Padang," ujar Mahyeldi saat penandatanganan kerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Wilayah Padang di Ruang Abu Bakar Jaar Balai Kota Padang, Selasa (29/10/2019). 

Ia juga mengatakan, pihaknya akan mendorong seluruh satuan perangkat kerja daerah (SKPD) Kota Padang untuk bekerja sama dengan dunia perbankan. "Kita harus memanfaatkan perkembangan saat ini. Kita harus terbuka, apalagi dengan ini akan memberikan kemudahan kepada masyarakat," sebutnya.

Dengan banyaknya kerja sama dengan perbankan, katanya, diharapkan dapat mengurangi kemungkinan untuk adanya operasi tangkap tangan (OTT) karena penyalahgunaan keuangan. Terjadinya OTT beberapa waktu lalu diharapkan menjadi yang terakhir di Kota Padang.

"Ini salah satu cara dalam mengantisipasi OTT. Jadi, para ASN diminimalisir bersentuhan langsung dengan uang, sehingga kemungkinan OTT juga berkurang," imbuhnya lagi.

Wakil Pemimpin BNI Wilayah Padang, Firmansyah mengatakan, kerjasama ini sudah dijajaki dari beberapa waktu lalu. Untuk saat ini pihaknya baru bekerja sama untuk masuk ke kolam renang Teratai.

"Kami berharap ini tidak berakhir disini saja. Sebab masih banyak aspek yang bisa kita kerjasamakan, kalau yang ini baru awal," sebutnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan mencoba menjajaki kerjasama dengan SKPD lainnya. Bahkan, juga akan mencoba menjajaki kerjasama yang telah dibentuk Pemko Padang dengan perbankan lain.

"Harus inklusi, jadi bagaimana semua perbankan bisa bekerja sama di salah satu bidang yang sudah bekerja sama dengan perbankan. Ini agar masyarakat mudah, sebab ada masyarakat yang merupakan nasabah BNI, tapi ada juga yang tidak nasbah BNI," ujarnya. 

(th)

Post a Comment

0 Comments