Babi Hutan Serang Warga Nagari Durian Gadang - Akabiluru

IMPIANNEWS.COM
Lima Puluh Kota, --- Seekor Babi hutan masuk rumah warga dan menyebabkan 1 orang terluka, serangan babi hutan ini karena larinya dari kejaran masyarakat yang berburu karena babi hutan tersebut sudah sangat mengganas dan banyak merugikan petani.

Serangan babi hutan terhadap warga Nagari Durian Gadang Kecamatan Akabiluru pertama kali dialami oleh Marajo Ali sekitar pukul 18:35 WIB pada Kamis  (24/10/2019). Kala itu Marajo Ali sedang melaksanakan solat, tiba - tiba babi hutan yang sedang dikejar masuk kedalam rumah dengan meloncati pagar melalui jendela kaca dan langsung menyeruduk Marajo Ali yang sedang sholat, akibatnya Marajo Ali mengalami luka di tangan dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.

Kejadian berawal dari masyarakat yang hobby berburu babi menelusuri dimana informasi babi dilihat yang berlokasi di Tambak Jr. Baringin. Pencarian babi dimulai sekitar jam 16:30 WIB, setelah melakukan pencarian, akhirnya kelompok pemburu tidak menemukan babi tersebut, sehinngga kelompok memutuskan untuk kembali. Saat beristirahat tiba-tiba babi hutan yang dicari lari dari arah sawah Ijem melintasi Lampasi lari ke pemukiman warga di Baruah, sontak para pemburu mengejar dan melepaskan semua anjing mereka. 
Pengejaran pun berlanjut ke arah pemukiman lain tepatnya di Galugho, hingga di rumah Marajo Ali babi melompat melangkahi pagar  menerobos jendela dan masuk kedalam rumah sehingga memporak porandakan isi dapur dan menyerunduk Marajo Ali yang tengah melaksanakan solat Magrib dan menyebabkan luka sobek di beberapa bagian anggota tubuhnya. 
Melihat kondisi babi sudah terkepung di dalam rumah, Peburu pun mengepung dan berusaha mengevakuasi korban untuk di berikan pertolongan pertama. Saat babi terpojok, seorang peburu membuka pintu belakang sehingga babi pun lari dan disitu dilakukanlah pengejaran hingga babi mati di batang ogo tepatnya di bansa Jorong bungo tanjuang, Ujar Aidil, dalah seorang Pemburu, Kamis (24/10/2019).
Marlis, anak dari Marajo Ali menyebut " untuk sekarang pertolongan pertama dibawa ke dr. Ina di Batu Hampar, namun karena Dokter tidak sanggup beliau di rujuk ke RS. Dr. Adnan WD'', Ujarnya saat ditanya tim  PPID.
Arzat, Selaku ketua Persatuan Olah Raga Buru Babi (PORBI) Nagari Durian Gadang menyampaikan, " saat mendengar kabar adanya korban karena berburu, saya langsung menuju rumah sakit tempat korban dirawat, alhamdulillah beliau masih sadar akan tetapi terdapat luka di tangan sebelah kiri dan kaki sebelah", Terangnya (24/10/19).
Arzat menambahkan, "kami selaku ketua PORBI Durian Gadang, menghimbau agar masyarakat yang ingin berburu hendaknya melapor dan mengkonfirmasi kepada ketua PORBI, hal ini bertujuan untuk mengurangi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi". (rel)

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.