Pemko Payakumbuh Latih Guru TIK Pemanfaatan Rumah Belajar

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --- Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan menggelar pelatihan pembelajaran animasi terhadap guru teknik yang dimayoritasi guru mapel TIK tingkat SLTP se Kota Payakumbuh. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Labor SMPN 4 Payakumbuh selama 2 hari (Kamis - Jumat, 19 - 20 September 2019) dan menghadirkan narasumber profesional di bidang WEB dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud RI.

Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan mutu pembelajaran dengan pemanfaatan pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) dengan program Rumah Belajar milik Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PUSTEKOM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Ketua Panitia Pelaksana, Nelvia Anendri, S.IP dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah bagian dari program pembinaan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Tujuan dari kegiatan untuk peningkatan kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran elektronik. 

"Kegiatan ini merupakan bagian dari Program MGMP. Jumlah peserta 32 orang  terdiri dari guru  berbagai mata pelajaran di SMP se kota Payakumbuh yang didominasi oleh guru TIK SMP dan empat kepala Sekolah penerima bantuan BOS Kinerja 2019 di Kota Payakumbuh yakni Kepala SMPN 1 Payakumbuh Defi Marlitra, M.Pd, Kepala SDN 16 Payakumbuh Rita Armayeti, S.Pd, Kepala SDN 53 Payakumbuh Syafriadi, S.Pd dan Kepala SDN 58 Payakumbuh Susi Afrita, S.Pd," lapor Nelvia Anendri.

Sedari pagi hari, walau sedikit diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan yang sampai merambat ke Kota Payakumbuh sebagai daerah tetangga Provinsi Riau di ruang labor komputer SMPN 4 Payakumbuh, namun tak menciutkan semangat narasumber bersama guru-guru peserta pelatihan membuat konten bahan ajar berbasis TIK.

Sebagaimana penjelasan yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan AH Agustion melalui Sekretarisnya H Dasril kepada impiannews.com, Kamis (19/09/2019), usai membuka pelatihan. Dasril mengatakan bahwa pembelajaran di kelas perlu dibuat menarik, dengan pemanfaatan media dan teknologi informasi.

"Ya, pada Kamis - Jumat, 19 - 20 September 2019 guru-guru mata pelajaran yang didominasi oleh guru TIK SMP Kota Payakumbuh dan 4 (empat) kepala sekolah penerima bantuan BOS Kinerja 2019 berlatih membuat konten pembelajaran secara elektronik. Yakni pembelajaran dengan pemanfaatan  program aplikasi Rumah Belajar milik Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud RI,"terang Dasril.

Dikatakan Dasril, maksud dari kegiatan ini adalah memberikan materi teknik memanfaatkan Aplikasi Rumah Belajar dan belajar membuat konten media pembelajaran berbasis WEB tersebut.

"Diharapkan guru terbiasa dan biasa membuat bahan ajar berbantuan TIK dan mampu memanfaatkannya, agar pembelajaran di kelas mejadi menarik. Karena siswa yang terlahir di generasi milenial ini tidak ingin pembelajaran bersifat kuno karena sudah tidak zamannya lagi. Sementara guru yang masih terlahir di zaman sebelum milenial ini cara mengajarnya juga masih cara tradisional,"imbuhnya.

"Maka dari itu, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sengaja mendatangkan ahlinya dari Pustekkom Kemendikbud melatih guru-guru di Payakumbuh," jelas H. Dasril, S.Pd, M.Pd didampingi Kabid PTK Drs. Azwardi, M.Pd dan Kasi PTK Dikdas Nelvia Anendri, S.IP. 

Sementara narasumber pelatihan dalam materinya sebagaimana terekam media, menghimbau agar guru meningkatkan kompetensinya dalam menciptakan pembelajaran PAIKEM bagi peserta didik guna mencapai tujuan. Menurut narasumber, saat ini tenaga pendidik diharuskan menguasai IT dalam bertugas. Karena sudah menjadi tuntutan.

"Entah apa yang menjadikan guru sulit membuat bahan ajar, mungkin saja tidak ada yang bimbing  atau merasa tidak penting atau bahkan dibalut rasa  malas. Padahal sudah ada alat bantu seperti laptop, Personal Computer (PC), TAB dan lain-lain,"

Menurut narasumber kegiatan Irwan Kustiawan, S. Pd dan Syaiful Anas, M.Si dari Bagian Perencanaan Multi Media & Web Pustekkom Kemendikbud RI.

" Kami juga akan ajari dan motivasi guru-guru Kota Payakumbuh ini untuk memanfaatkan aplikasi Rumah Belajar" tegas Irwan Kustiawan.(ul)

Post a Comment

0 Comments