Haryanto Rustam, Empat Pokok Program KB, Harus Dilalui Dapat Ujudkan Keluarga Berkuaitas


IMPIANNEWS.COM (Padang).

Program kependudukan Keluaraga Berencana dan Pembangunan Keluarga ( KKBPK) mempunyai arti penting dalam mewujudkan manusia Indonesia yang sejahtera, disamping program pendidilan dan kesehatan.

Ada 4 pokok dalam program keluarga Berencana diantaranya pendewasaan usia perkawinwn, pengaturan kelahiran, Ketahanan keluarga dan kesejahteraan keluarga.

Keluarga Berenca (KB) berupaya mengatur kelahiran, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarag berkualitas.

Hal itu, disampaikan Heryanto Rustam, dalam kata sambutannya, sebelum acara sosialisasi peningkatan kualitas pelayanan kontrasepsi dibuka dengan resmi, se-kota Padang, disalah satu Hotel, Rabu, (14/8).

Haryanto Rustam katakan bahwa salah satu upaya dari pengaturan kelahiran adalah dengan cara pelayanan KB atau pemakaian alat kontrasepsi bagi pasangan usia subur (PUS) di Kota Padang. dengan cara meningkatkan pengetahuan dan keterampilan baik non teknis maupun medis terhadap pengelola, provider dan petugas lapangan kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang,.

Selain itu, Pemerintah Kota Padang telah banyak memberikan bantuan sarana dan prasarana terhadap pelayanan KB terdiri dari 23 Puskesmas, rumah sakit pasca salin 11 buah, Klinik KB dan pelayanan KB Pemerintah 38 buah, kilinik KB sawasta 11 buah, mobil pelayanan KB 1 yunit, koordinator KB 11 orang dan penyuluhan KB 30 orang. dan bantuan lainnya seperti KIE kit, IUD kit, Gynaecology bed ketempat pelayannan pemerintah maupun swasta.

Tahun 2018 pencapaian peserta KB sebanyak 30.990 akseptor ( 117,14%) berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama ibu-ibu bidan yang telah memberikan pelayanan KB melalui fasilitas kesehatan Pemerintah dan klinik swasta yang tersebar di Kota Padang,"katanya.

Dalam kesempatan itu Heryanto Rustam menyebutkan, meskipun pencapaian peserta KB sudah melebihi target, namun masih banyak ditemui masalah dan kendala dilapangan yang berhubungan dengan pelayanan KB. Masih banyak klinik swasta belum teregister,belum semua bidang swasta melayani KB menjadi jejaring dari Faskes klinik pertama, dan masih banyak lagi bidan swasta tidak memberi laporan bahkan masih banyak lagi klinik swasta yang sudah teregister belum maksimal memberikan pelayanan terhadap KB.

Harapannya, kepada pimpinan rumah sakit pasca salin, Puskesmas serta pengelola petugas lapangan KB sekota Padang hendaknya dapat mengatasi semua permasalahan yang ada. Sehingga dapat menemui titik terang seperti yang diharapkan. (ytd)