TSR ke Nagari Maek, Ini Permintaan Warga Kepada Wabup Ferizal Ridwan

IMPIANNEWS.COM
Limapuluh Kota, --- Pada hari ke delapan Ramadhan, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan yang mengetuai tim safari Ramadhan II berkunjung ke Mesjid Wakaf, Jorong Koto Tinggi Maek  III, Nagari Koto Tinggi Maek, Kecamatan Bukit Barisan, Senin, (13/5/2019).

Kegiatan dimulai dengan buka puasa bersama masyarakat, dilanjutkan dengan sholat isya dan Tarawih berjamaah. Kemudian dilanjutkan dengan membuka diskusi terkait pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, selain jalan dan jembatan, tindak lanjut Nagari Persiapan merupakan permasalahan utama yang diminta warga untuk ditindaklanjuti.

Menanggapi permintaan warga, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan menjelaskan, butuh waktu setidaknya 2 tahun sejak disahkannya nagari persiapan tersebut menuju nagari definitif. Selama 2 tahun tersebut, katanya, pemerintah melihat perkembangan dari nagari persiapan tersebut.

"Nagari Persiapan Koto Tinggi Maek sudah di Perda kan pada 2017 lalu. Kini masih dalam tahap evaluasi menuju nagari definitif," terang Ferizal Ridwan.

Selain itu, Ferizal Ridwan mengakui adanya kelemahan Pemkab Limapuluh Kota terhadap nagari persiapan. Yaitu tidak adanya blue print yang dimiliki Pemkab Limapuluh Kota tentang nagari persiapan tersebut. Sehingga hal tersebut memperlambat proses nagari persiapan menuju nagari definitif.

"Apabila blue print sudah ada, sehingga sudah bisa direncanakan pembangunan ataupun pengembangan nagari persiapan untuk menuju nagari definitif. Contohnya, dalam waktu 2 tahun sudah ada gambaran dari nagari persiapan," katanya lagi.

Meski demikian, ucap Wakil Bupati, warga di nagari persiapan tersebut tetap sabar menjelang perubahan status ke nagari definitif. Selain itu, Ferizal Ridwan meminta warga di nagari persiapan untuk menyiapkan lahan dan tempat strategis untuk pembangunan infrastruktur nantinya.

Sementara itu, Wali Nagari Maek, Apri Hendra dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Wakil Bupati Limapuluh Kota yang telah menyempatkan berkunjung bersama tim safari ramadhan ke nagari Maek.

"Terimakasih Pak Wabup, terimakasih juga kami ucapkan atas kehadirannya selama ini yang rutin mengunjungi Nagari kami, terlebih disaat terjadi bencana, pak Eabup selalu hadir dan datang di tengah tengah kita," ucapnya.

Selain Wabup Ferizal Ridwan, turut hadir dalam rombongan, kepala BPS Kabupaten Limapuluh Kota, Camat Bukit Barisan, wardi, S.pd. M.pd, Kepala Badan Keuangan Kabupaten Limapuluh Kota, Irwandi, pimpinan Baznas Limapuluh Kota, Jayusman, M.Pd, Wali Nagrai Maek, Apri Hendra, Kasubag kebudayaan dan keagamaan kesra, Muhardi, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama cadiak pandai dan para jamaah Mesjid Wakaf.

Pada kesempatan itu, Wabup Ferizal Ridwan menyerahkan bantuan sebesar Rp 15 juta yang berasal dari dana hibah APBD Pemkab Limapuluh Kota dan bantuan dari Baznas Limapuluh Kota, berupa santunan untuk Imam dan Khatib.(rel/ul)

Selain itu, Ferizal Ridwan mengakui adanya kelemahan Pemkab Limapuluh Kota terhadap nagari persiapan. Yaitu tidak adanya blue print yang dimiliki Pemkab Limapuluh Kota tentang nagari persiapan tersebut. Sehingga hal tersebut memperlambat proses nagari persiapan menuju nagari definitif.

[blogger]

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.