Agustus 2018

IMPIANNEWS.COM
Bogor -- Kontingen Garuda selaku pasukan yang dikirimkan untuk melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian PBB tidak hanya diakui karena kemampuannya, tapi juga dikenal luas karena mampu berbaur dengan masyarakat setempat di wilayah penugasan. Tak jarang, ketika menjalankan misinya di sejumlah wilayah tersebut, para pasukan TNI ini berhasil merebut simpati masyarakat.

Hal ini juga diakui oleh Presiden Joko Widodo yang pagi ini melepas keberangkatan satuan tugas batalion gerak cepat dan satuan tugas maritim TNI ke Kongo dan Lebanon dalam rangka misi perdamaian. Upacara pelepasan digelar di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat, 31 Agustus 2018.

"Kita juga patut berbangga bahwa kiprah Kontingen Garuda di berbagai misi PBB selalu diterima dan dihargai khususnya oleh masyarakat setempat. Garuda Indonesia selalu dapat berbaur dengan masyarakat sekitar. Menghormati adat dan istiadat masyarakat lokal," kata Presiden.

Maka itu, sebelum memberangkatkan 960 personel yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB kali ini, Kepala Negara mengingatkan agar para pasukan TNI ini selalu mempelajari dan menghormati adat istiadat wilayah setempat. 

"Jagalah nama baik bangsa Indonesia, patuhi hukum setempat dan selalu ikut prosedur yang berlaku, pahami dan hormati budaya setempat, serta tunjukkan profesionalisme, disiplin, dedikasi, dan loyalitas," ucapnya.

Selain itu, dalam menjalankan misinya ini, pasukan perdamaian Indonesia juga diharapkan untuk dapat menjaga nama baik bangsa dengan selalu menjaga sikap dan mau berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat dan pasukan perdamaian dari negara lainnya.

"Jagalah sikap dan perilaku Saudara dalam berinteraksi dengan masyarakat setempat dan pasukan dari negara lain," tutur Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut mendoakan kesuksesan bagi para Kontingen Garuda dalam menjalankan misinya di Kongo dan Lebanon. Dengan itu, Presiden secara resmi melepas keberangkatan pasukan pemelihara perdamaian kebanggaan Indonesia.

"Semoga kita selalu dalam lindungan Allah _subhanahu wa ta'ala_. Selamat bertugas para prajurit Garuda yang perkasa. Selamat bertugas para prajurit kebanggaan Indonesia," ucapnya.(ul)


Bogor, 31 Agustus 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Syafrizal Koto selaku ketua pelaksana dan salah satu penggagas sekaligus pelaku seni nampak terlihat gembira sekali.
IMPIANNEWS.COM (Pesisir Selatan).

Kegiatan pameran seni rupa yang berada di Rumah Pohon Pinggir Laut Carocok Painan, mempertunjukkan pameran seni lukis, Jumat (31/08).

Pameran yang diselenggarakan oleh Perupa-perupa muda Pesisir Selatan ini menampilkan lebih kurang 50 karya dari perupa-perupa muda anak negeri yang tersebar di Pesisir Selatan.

Hari pertama Pameran Seni Rupa 2 Dimensi ini ramai dikunjungi oleh para penikmat seni, baik yang berasal Pesisir Selatan maupun luar Pesisir Selatan.

Syafrizal Koto selaku ketua pelaksana dan salah satu penggagas sekaligus pelaku seni nampak terlihat gembira sekali. "Kita melakukan semuanya semata-mata untuk menghidupkan kegiatan seni di Pesisir Selatan ini," ujarnya.

"Ini merupakan pameran Pincuran Art yang pertama, kami di sini ingin membuat suatu ruang apresiasi, ruang seni, dan memberikan peluang kepada para perupa untuk lebih berani menampilkan karyanya," tambahnya.

Ari sapaan akrab sang ketua, berharap kedepannya akan lebih semarak lagi, serta ada kerja sama dan perhatian pemerintah daerah serta masyarakat tentang seni.

"Mari kita bersama-sama menghargai seni serta membudayakan seni di Pesisir Selatan ini" pungkasnya.(zn)

Mahyeldi Ansharullah menyambut baik digelarnya Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) yang ke-43 di Kota Padang. 
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyambut baik digelarnya Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) yang ke-43 di Kota Padang. 

Menurutnya, ini menjadi kebanggaan dan sebuah kehormatan bagi Kota Padang yang telah ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan. 

Tidak hanya dihadiri dokter mata, dokter umum dan perawat se-Indonesia, namun dokter mata dari sejumlah negara pun juga hadir di Kota Padang mengikuti rangkaian acara pertemuan yang dilangsungkan selama empat hari dari tanggal  29 Agustus-1 September 2018.

Secara resmi PIT Perdami ke-43 itu dibuka Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek di Hotel Grand Inna Padang, Kamis (30/8). Juga hadir Ketua Umum Perdami Pusat Dr. M. Sidik, SpM (K), Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno serta lainnya.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita sangat menyambut baik PIT Perdami yang memilih Kota Padang sebagai tempat penyelenggaraan. Semoga banyak manfaat yang didapat bagi kita di Kota Padang," ungkap Walikota.

Diantara manfaatnya antara lain menurut Mahyeldi, seperti perhotelan dengan cukup banyaknya permintaan kamar bagi peserta PIT Perdami yang jumlahnya mencapai ribuan tersebut. Sehingga berdampak terhadap peningkatan PAD. Kemudian belum lagi upaya kerjasama nantinya dalam meningkatkan pengobatan mata bagi masyarakat.

"Terlebih, semoga juga memberikan peluang dalam mempromosikan pariwisata Sumbar khususnya Kota Padang bagi para peserta PIT," harapnya.

Sementara itu Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam sambutannya mengatakan, kebutaan akibat katarak dan glaukoma masih mendominasi tingkat kebutaan di Indonesia. Pasalnya, tingkat kebutaan di Indonesia masih cukup tinggi.

"Kebutaan di Indonesia masih tinggi hingga mencapai tiga persen. Katarak merupakan penyumbang terbesar kebutaan di Indonesia yang hampir mencapai 60 persen," ujar Menkes.

Menurutnya, penyakit katarak disebabkan karena usia lanjut. Sebab, dengan usia lanjut akan berdampak pada peningkatan gangguan penglihatan secara langsung yakni katarak.

"Untuk mencegah katarak ini salah satunya agar tidak terjadi kebutaan adalah dengan operasi," katanya.

Maka, kata Menkes lagi, peranan dokter mata ini perlu ditingkatkan dengan menyasar daerah-daerah. Karena, jumlah dokter mata di Indonesia ini cukup besar hampir dua ribuan di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan agar masyarakat terhindar dari kebutaan perlunya menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat. Harus sudah dilakukan dari yang berusia muda agar kesehatan mata mereka hingga tingkatan usia tetap terjaga. Meskipun, jika sudah usia lanjut tidak dapat dipungkiri akan terkena katarak.

"Jaga pola hidup sehat dari sekarang. Agar kesehatan mata tetap terjaga sejak usia muda," katanya.

Selain itu, BPJS mesti terus membuka peluang kepada masyarakat yang menderita penyakit mata tetap diberikan kemudahan, sehingga mereka yang mengalami gangguan mata agar dapat segera diobati.

Tambah Gubernur, dengan adanya pertemua ilmiah dokter mata ini. Maka, antar dokter mata ini dapat berbagi ilmumya sehingga akan meningkatkan kualitasnya.

"Jadi ini sangat penting. Agar dokter matadapat meningkat kualitasnya. Sehingga, kesehatan mata masyarakat di Indonesia dapat juga terjaga," pungkasnya. (th)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Walikota Padang diwakili Kasubag.Bina Mental dan Keagamaan Bagian Kesra, Zul Asfi Lubis, melepas kontingen Kota Padang dalam kegiatan kemah rohani Islam (rohis) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2018, di bumi perkemahan Tiger Camp Lubuk Minturun Padang. Pelepasan dilaksanakan di Kantor Kemenag Kota Padang Jalan Duku No.5 Kelurahan Purus Baru, Jumat (31/08).

Dikesempatan itu Zul Asfi Lubis mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang, kami ucapkan selamat mengikuti kompetisi, karena peserta ini sebelumnya sudah terbaik untuk Kota Padang .

Semoga pada tingkat Sumbar ini dapat juga memberikan prestasi tersendiri. Karena prestasi akan lahirkan kebanggaan, ”Selamat dan semoga sukses untuk dapat mewakili Sumbar pada tingkat Nasional nantinya di Bangka Belitung,” ujar Zul Asfi.

Kepada kontingen rohis Zul Asfi Lubis berpesan jaga kesehatannya, jangan lupa minta doa restu orang tuanya, ”Kita membawa nama Kota Padang, jaga nama baik Kota Padang dan jadikan Kota Padang menjadi yang terbaik sampai tingkat Nasional,” pungkas Zul Asfi.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Herman Syopa menyampaikan, kemah rohis ini dilaksanakan dengan tujuan melahirkan siswa berprestasi di bidang seni pendidikan agama Islam, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah, mengembangkan wawasan dan pengetahuan tentang Islam dan meningkatkan komitmen, kepedulian dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara.

Lanjutnya pada even tahun ini, Kota Padang menurunkan sebelas peserta yang akan mengikuti enam cabang lomba yakni Khotbah Shalat Jum,at, Lomba Manasik Haji, MTQ, tahfiz quran, pidato, dan pentas seni.

“Mudah-mudahan ananda kita sukses berkompetisi dan membawa pulang prestasi”, imbuh Herman di dampingi Kasi Bimas Islam, M.Sarkoni.(Nd).

IMPIANNEWS.COM (Tanjung Pinang)  

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kini sedang diverifikasi Dewan Pers. Setelah Dewan Pers memverifikasi SMSI Jawa Timur pekan lalu, lantas disusul memverifikasi SMSI Riau pada Kamis (30/8), kini giliran SMSI Kepri yang dapat giliran ketiga.

Tim Dewan Pers yang datang ke Kantor Tanjungpinang, Jumat (31/8) adalah Rita Sitorus, Kepala Bidang Pendataan dan Verifikaksi Dewan Pers dan staf Sekretariat Dewan Pers Uci Sri Lestari. 

Awalnya, SMSI kepri akan diverifikasi pada Kamis (30/8) dan Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo bersama rombongan sudah berada di Batam sekaligus untuk mengisi acara Pers yang digelar di Hotel Nagoya Hill. Ternyata, Kantor SMSI Kepri tidak berada di Batam melainkan ada di Tanjungpinang yang merupakan Ibukota Provinsi Kepri. 

Karena hanya ada waktu sehari di Batam dan tidak memungkinkan ke Tanjungpinang lantaran sore harinya ada acara yang sduah terjadwal di Unpad, Bandung, akhirnya Stenly mengutus Rita Sitorus dan Uci Sri Lestari untuk memverifikasi berkas SMSI.

Kedatangan Rita dan Uci di kantor SMSI Kepri yang berada di jalan Engku Putri, Tanjungpinang disambut oleh pengurus SMSI Kepri. 

Jalannya verifikasi berlangsung sekitar 1 jam. Kedatangan utusan Dewan Pers untuk memastikan kelengkapan dokumen perusahaan milik SMSI.
Dari 30 berkas yang diperiksa secara teliti oleh Rita dan Uci ada 4 di antaranya yang sudah lulus verifiaksi faktual.

“Badan hukumnya harus spesifik, tdiak boleh digabungkan dengan usaha lain. Meski Koperasi atau yayasan, ruang lingkupnya harus spesifik. Umumnya badan hukumnya berupa perseroan terbatas atau PT," kata Rita.

Selain itu pihak Dewan Pers juga menanyakan program kerja SMSI Kepri serta minta pada SMSI untuk memverifikasi dulu kelayakan berkas anggotanya sebelum diserahkan ke Dewan Pers.

"SMSI mesti melakukan verifikasi awal berkas berkas perusahaan yang hendak bergabung di organisasi ini agar bisa menjadi leih baik," pinta Rita.

Selain itu, Rita meminta pengurus SMSI Kepri untuk menyurati setiap perusahaan pers yang berkasnya masih kurang untuk dilengkapi.

"Media siber di Kepri ini, umumnya menggunakan dana daerahnya ya sebagai nama medianya," komentar Rita saat memeriksa berkas anggota SMSI.

Sekretaris SMSI Kepri Zakmi yang didampingi pengurus dan anggota SMSI menyebutkan, pihaknya akan berupaya untuk lebih ketat lagi memeriksa berkas perusahaan pers yang mendaftar ke SMSI.

"Kita sudah ada standar pemeriksaan sesuai dengan petunjuk dari SMSI pusat. Memang kita akui, ada beberapa perusahaan yang penanggungjawabnya belum mengantongi sertivikasi Utama seperti yang dipersyaratkan Dewan Pers. Namun, untuk kelengkapan dokumen yang lain suah dipatuhi oleh setiap perusahaan Pers yang menjadi anggota SMSI Kepri,' Sebut Zakmi.

Rita dan Uci hanya sekitar 2 jam di Tanjungpinang lalu balik lagi ke Batam karena harus ikut penerbangan Batam Jakarta yang sudah mereka pesan. (dlp)

IMPIANNEWS.COM (Bukit Tinggi). 

Dalam pelantikan pejabat negara selalu dilaksanakan pengambilan sumpah yang pelaksanaannya didampingi oleh rohaniawan, petugas rohaniawan tersebut biasanya berasal dari perwakilan Kementerian Agama. Dalam . Rohaniawan bertugas mendampingi dan memegang kitab suci berdasarkan kepercayaan pejabat yang dilantik.

Oleh sebab itu berdasarkan surat permintaan Rohaniawan dari Kejaksaan Negeri Kota Bukittinggi, Kepala Kemenag Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda menunjuk petugas rohaniawan Rabu (29/08) untuk memenuhi permintaan rohaniawan tersebut pada acara pelantikan Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti Dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Kota Bukittinggi.

Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi saat dimintai tangapannya Kamis (30/080 menyampaikan bahwa dalam setiap pelantikan pejabat negara, selalu dilaksanakan pengambilan sumpah yang pelaksanaannya didampingi oleh rohaniawan. Rohaniawan bertugas mendampingi dan memegang kitab suci berdasarkan kepercayaan pejabat yang dilantik.

"Salah satu tugas dan fungsi kementerian Agama melalui penyelenggara syari'ah ialah sebagai tenaga rohaniawan. Selain pelantikan pejabat,  rohaniawan juga hadir dalam proses pengambilan sumpah Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang dulu dikenal sebagai Pegawai Negeri Sipil PNS. Pelaksanaan sumpah ini didasarkan pada Peraturan Pemerikntah Nomor  21 Tahun 1975 Tentang Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil", Tuturnya (Sy)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Pada Kamis, (30/8/2018) malam, razia yang dilakukan Tim 7 Kota Payakumbuh berhasil menyita sejumlah minuman keras (Miras) jenis tuak pada beberapa lokasi yang berbeda di Kota Payakumbuh. Razia  dipimpin langsung Kepala Satuan Polisi Paling Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Payakumbuh, Devitra. 

Ikut bergabung, Kapolsek Kota, AKP. A. Surya Negara,  Kasat Bimas. AKP. Hikmah, Kasi Berantas BNN Kota, AKP. Irsal serta perwakilan dari Kodim 03/06 Lima Puluh Kota, Batolyon 131/BRS, Denzipur Padang Mangatas Dan Sub Denpom serta puluhan personil Satpol PP Dan Damkar Kota Payakumbuh. 

Apapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah 5 (lima) dirigen ditambah 2 (dua) ember besar plus 6 (enam) bungkus plastik tuak siap jual serta 2 (dua) botol Miras jenis mansion. Lokasi penemuan masing-masing di Jalan Jeruk, Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara dan  Simpang Telkom, Kelurahan Padangtangah Balainanduo Kecamatan Payakumbuh Barat.  

Sementara penjual Miras beserta barang bukti dibawa ke kantor Satpol PP Dan Damkar untuk manjalani proses hukum. Mereka, masing masing beinisial JS (49 th), GS (54 th), JSB (45 th) dan SNG (53 tu).

Menurut Kasatpol PP dan Damkar,  pada umumnya, pelaku yang diamankan merupakan pemain lama dan bahkan sudah pernah menjalankan hukuman putusan dari  Pengadilan Negeri Payakumbuh pada sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

"Mereka yang diamankan adalah pemain lama, bahkan sudah dikenakan Tipiring tahun 2017 lalu. Namun sepertinya hukuman yang diberikan berupa denda, belum memberikan efek jera kepada yang bersangkutan.  Mungkin putusan tersebut terlalu ringan bagi mereka," ujar Devitra saat dihubungi diruang kerjanya, Jumat, (31/08/2018)

Dikatakan, pada putusan hakim terakhir, pelaku hanya dikenakan denda dibawah Rp. 1 juta bahkan ada yang dibawah Rp. 500 ribu. Hal ini mungkin menjadi penyebab pelaku tidak jera. 

"Kalau dilihat dari Perda yang dilanggar, yaitu Perda Nomor 12 tahun 2016 tentang Pekat dan Maksiat, sanksi pidananya berupa denda maksimal 50 juta atau kurungan maksimal 3 bulan. Mudah-mudahan dalam sidang Tipiring selanjutnya, pelanggar diberikan hukuman yang lebih berat karena sudah terkategori residivis," tukas Devitra. 

Pada kesempatan itu, turut diamankan 3 (tiga) orang remaja yang baru saja membeli Miras jenis Scot di dekat Simpang Telkom, Koto Nan IV. Mereka akhirnya dipulangkan setelah diberikan pembinaan dan dijemput oleh orang tua nya pasca menandatangani surat pernyataan.(ul)

IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Payakumbuh menyalurkan 4 (empat) kendaraan pengangkut sampah jenis sepeda motor roda 3 (tiga) atau biasa disebut becak motor (Betor). Betor tersebut merupakan bagian dari paket bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang diterima Pemko Payakumbuh melalui Dinas LH senilai Rp. 1,3 milyar. 

"Alhamdulillah tahun ini kita mendapat dana DAK sebesar Rp. 1,3 milyar. Dana tersebut sebagian besar kita gunakan untuk menunjang program pengelolaan persampahan,  salah satunya pengadaan Betor yang akan kita serahkan kepada kelurahan yang membutuhkan," ujar Kadis LH, John Kenedi melalui Kabid Pengawasan, Hepi didampingi Kasi, Rinta Sumadi, Jumat (31/8/2018) di halaman kantor Dinas LH. 

Dikatakan, dari 47 kelurahan yang ada di Kota Payakumbuh, masih ada sekitar 15 kelurahan yang belum memiliki sarana Betor sampah. Keberadaan Betor sangat dibutuhkan di kelurahan sebagai penunjang kinerja tenaga kebersihan yang sudah dimiliki oleh setiap kelurahan di Kota Payakumbuh.

"Aset ini kita serahkan ke pihak kecamatan untuk diteruskan ke kelurahan yang membutuhkan. Kita harapkan sarana ini mampu meningkatkan kinerja tenaga kebersihan kita dilapangan," ujar Hepi. 

Sementara, Lurah Balai Tangah Koto, Kecamatan Payakumbuh Utara, Rendy Pratama yang menjadi salah satu penerima bantuan Betor mengaku bersyukur. Dikatakan,  kelurahan yang dipimpinnya sangat membutuhkan Betor tersebut untuk menangani volume sampah yang cukup besar. 

"Produksi sampah dikelurahan kami sekitar 2,5 ton perhari. Dari jumlah itu, sebagian sudah kami pilah melalui program bank sampah kelurahan. Sisanya menjadi residu yang harus kami angkat ke depo sampah dikelurahan tetangga. Jumlahnya lumayan banyak dan membutuhkan Betor untuk mengangkutnya," ujar Lurah Rendy. 

Sebagai peraih Adipura, Pemerintah Kota Payakumbuh memang cukup serius dalam penanganan sampah. Lahirnya Perda Nomor 4 tahun 2014 tentang Pengelolaan Persampahan menjadi acuan dalam menjaga tatanan kota dan masyarakat agar tertib dalam mengelola sampah.

"Kita sudah ada Perda yang mengatur tata kelola sampah. Mari sama-sama kita patuhi. Buanglah sampah sesuai waktu yang kita atur, agar kota kita senantiasa bersih, sehat, indah dan nyaman, kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli" tutur Walikota Riza Falepi saat ditemui beberapa saat lalu.(rel/ul)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Rombongan cikgu (guru) dan pelajar dari Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Puteri Jaya Kuala Lumpur memilih Sekolah Menengah Kejuruan - Sekolah Menengah Analis Kimia (SMK-SMAK) Padang sebagai tujuan kunjungan studi banding. Kunjungan tersebut menjadi suatu kehormatan sekaligus sangat mengesankan bagi kedua lembaga pendidikan itu.

"Kunjungan cikgu dan pelajar SMK Puteri Jaya ke sekolah kami menjadi  suatu kehormatan dan sangat berkesan sekaligus menjadi bukti persahabatan dua negara," kata Kepala SMK-SMAK Padang Drs. Nasir saat menyambut rombongan SMK Puteri Jaya di sekolah beralamat di Jalan Alai Pauh itu, Jumat (31/8/2018).

Sebelumnya, rombongan siswa SMAK Padang juga pernah mengadakan kunjungan studi banding  ke SMK Puteri Jaya. Rombongan SMAK Padang mendapatkan sambutan hangat di sekolah negeri jiran tersebut.

"Siswa kami sudah pernah berkunjung dalam rangka studi banding, sekarang saatnya kami  menyambut hangat kunjungan balasan ini," ujar Nasir.

Sementara itu, mewakili Pengetua (Kepala Sekolah) SMK Puteri Jaya Puan Mariati binti Rahmani salah seorang cikgu menyampaikan berjuta terimakasih atas sambutan pihak SMAK Padang yang hebat. 

"Kami menyampaikan berjuta terimakasih atas kesediaan pihak SMAK Padang menerima kami. Sambutannya kami rasakan amat hebat," katanya.

Ia berharap hubungan kedua sekolah terus berlanjut untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Selain itu, agar ditingkatkan menjadi hubungan  kerjasama sehingga para pelajar dapat saling menimba ilmu dan bertukar pengalaman.

"Kami berharap hubungan ini trrus berlanjut dan ditingkatkan menjadi hubungan kerjasama untuk kemajuan ilmu pengetahuan," tukasnya.

Adapun Rombongan SMK Puteri Jaya terdiri dari 7 cikgu dan 13 pelajar serta 5 pendamping. Para pelajarnya sempat menampilkan beberapa busana tradisional dari beberapa etnis yang ada di Malaysia. 

Selanjutnya, cikgu dan pelajar Sekolah Menengah Kebangsaan Puteri Jaya mendapat kesempatan melihat laboratorium yang dimiliki SMAK Padang. Diantara rombongan berdecak kagum melihat fasilitas yang ada di laboratorium. 

"Rasanya tidak percaya jika sekolah memiliki fasilitas laboratorium yang lengkap seperti ini," komentar salah seorang cikgu.

Selain itu, Kepala Sekolah juga memperkenalkan SMK-SMAK Padang sebagai sekolah yang cerdas bencana. Seluruh siswa dibekali pengetahuan evakuasi dasar untuk menyelamatkan diri sendiri dan orang lain jika terjadi bencana seperti grmpa bumi dan kebakaran. (yz)

B U S T A M
IMPIANNEWS.COM (Padang).

Sebagai Abdi Negara, ASN (Aparatur Sipil Negara) semua telah di atur pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), baik itu disiplin  kerja, jam masuk dan pulang kerja dan begitu juga Gaji tiap bulannya, serta kenaikan pangkat, masa pensiun sebagainya.

Tepat hari ini Jumat  31 Agustus 2018 salah seorang mantan Kasubag. Dokumentasi  Humas Kota Padang Bustam  telah memasuki masa pensiun dengan masa kerja lebih kurang 34 tahun.

Bustam katakan masa pensiun ini akan memanfaatkan kesempatan waktu diberikan Allah di hari tuanya tetap berada di Kota Padang dan berkumpul bersama Keluarga.

Mengisi kehidupan sehari-hari tentu lakukan kegiatan positif dan menarik seperti hobby memancing dan bersepeda untuk jaga kesegaran dan kesehatan tubuh, sebutnya Jumat (31/8). 

" Jadi, Bustam dari jauh hari telah memikirkan menjelang memasuki masa pensiun  dan menjalani masa pensiun dengan berbagai kegiatan agar  masa pensiun kehidupan dapat bermanfaat bagi orang banyak" ujarnya penuh senyuman

Semoga dimasa pensiun, dia hanya berharap dan berdoa kepada Allah agar selalu di kurniai kesehatan yang mantap dan dapat lakukan segala aktivitas di tengah-tengah masyarakat nanti nya. 

Sebelum mengakhiri pembicaraannya,  Bustam minta maaf  atas kilaf dan salah bertutur sapa selama ini kepada seluruh ASN Kota Padang terutama kali dibagian Humas, ujarnya. (tf).

IMPIANNEWS.COM (Bukit Tinggi). 

Kontingen kemah Rohis kota Bukittinggi dilepas secara resmi oleh Wakil Walikota bersama Kepala Kantor Kementerian Agama didampingi kasubag dan kasi serta sejumlah tamu lainnya bertempat di Aula Kemenag  setempat.

Acara melepas kontingen kemah rohis tersebut berlangsung Jum'at (31/8) untuk mengikuti kegiatan kemah rohani Islam (rohis) tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2018 yang akan berlangsung mulai 31 Agustus sampai 03 September 2018 bertempat di bumi perkemahan Tiger Camp Lubuk Minturun Padang. 

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Bukittinggi, Tri Andriani Djusair, selaku penanggung jawab kontingen menjelaskan, kemah rohani Islam (rohis) tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2018 ini kota Bukittinggi mengutus 10 peserta yang akan mengikuti enam perlombaan. Peserta berangkat bersama 5 pelatih dan 2 orang pendamping. "kemah rohis tersebut dilaksanakan mulai tangga 31 Agustus sampai 3 September 2018 di bumi perkemahan Tiger Camp Lubuk Minturun Padang", tuturnya

Selanjutnya Tri Andriani menyampaikan ada enam jenis perlombaan yang akan diikuti, MTQ putra putri, Pidato putra putri, Khutbah Jumat, Praktek ibadah manasik haji dan Nasyid.

Sementara itu Kakan Kemenag Bukittinggi H. Abrar Munanda menyampaikan, kemah rohis ini dilaksanakan dengan tujuan melahirkan siswa berprestasi di bidang seni pendidikan agama Islam, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah, mengembangkan wawasan dan mengembangkan pengetahuan tentang Islam serta meningkatkan komitmen, kepedulian dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara.

"Terima kasih kepada para pembina dan pemerintah kota yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Hal tersebut membuktikan bahwa pemko sangat respon,  membantu dan memberikan perhatian besar pada pendidikan agama Islan khusus nya kota Bukittinggi. Kepada peserta kami harap berikan kemampuan maksimal, semoga mendapatkan hasil yang terbaik", ujarnya

Wakil Walikota Bukittinggi H. Irwandi menyampaikan sepuluh orang peserta ini sudah menjadi duta untuk kota Bukttinggi, khsusunya  bagi lingkungan sekolah masing-masing diharapkan juga dapat menularkan sikap dan ilmu positif kepada lingkungannya.

"Atas nama pemerintah kota Bukittinggi kami ucapkan selamat berjuang untuk mengikuti Kemah Rohis tingkat provinsi. karena peserta ini sebelumnya sudah terbaik untuk Bukittinggi, semoga pada tingkat Sumbar mendapat hasil terbaik dan memberikan prestasi tersendiri. Karena prestasi akan melahirkan kebanggaan. Selamat dan semoga sukses untuk dapat mewakili Sumbar pada tingkat nasional nantinya", ujar Irwandi.

Wawako juga menyampaikan, saat ini kehidupan remaja di Bukittinggi cukup memprihatinkan, banyak masalah sosial tingkat remaja. Untuk itu, para generasi muda harus dapat memperkuat aqidah dan keagamaan, agar dapat menghidarkan mereka dari seluruh permasalahan sosial.

"Kehidupan harus ditata secara displin, dimulai diri sendiri. Jangan sampai terperosok ke dalam efek negatid dari perkembangan zaman dan teknologi", ulasnya. (sy).

SKPD di lingkup Pemko Padang memaparkan rencana program kegiatan guna menyelaraskan visi dan misi walikota dan wakil walikota terpilih selama lima tahun ke depan.
IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Menyiapkan Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024, masing-masing SKPD di lingkup Pemko Padang memaparkan rencana program kegiatan guna menyelaraskan visi dan misi walikota dan wakil walikota terpilih selama lima tahun ke depan.

Rancangan Teknokratik RPJMD merupakan naskah akademik RPJMD yang memuat kajian secara empirik dan ilmiah terhadap kondisi, potensi, masalah dan isu-isu strategis yang dihadapi di masa kepemimpinan periode jabatan Walikota Mahyeldi dan Wakil Walikota Hendri Septa nantinya. Melalui itulah akan tergambar potret Ibukota Provinsi Sumatera Barat itu lima tahun kemudian yakni di 2024. 

Kegiatan ini dipimpin langsung Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dengan diikuti Wakil Walikota Padang terpilih, Hendri Septa, Sekdako Asnel, serta Tim Ahli didampingi TAPD sebagai pembahas. 

“Kita ingin wajah Kota Padang berubah tahun depan. Rancangan teknokratik menentukan perubahan tersebut, karena menjadi dasar penyusunan yang wajib dimuat dalam RPJMD 2019-2024,” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah sewaktu memimpin kegiatan yang dilangsungkan di kediaman resminya, Kamis (30/8).

Menurut Mahyeldi, penggalian data awal potensi dan isu-isu permasalahan strategis dari setiap OPD menjadi materi penting untuk penyusunan RPJMD Teknokratik. 

“Dengan demikian diharapkan semua pelaksanaan program nantinya lebih terukur,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar mengatakan, rancangan teknokratik RPJMD merupakan rancangan dokumen perencanaan 5 tahunan yang disiapkan oleh pemerintah daerah dengan sepenuhnya menggunakan pendekatan teknokratik.

“Perencanaan ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan daerah dalam rangka peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah,” kata Hervan.

Terkait kegiatan pemaparan, terang Hervan, dilaksanakan pada Kamis dan Jumat (30-31/8). Untuk Kamis yaitu oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup. Selanjutnya Jumat Dinas PUPR, Dinas PRKPP, Disnakerin, Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Pendidikan.

Adapun untuk Tim Ahli yang membedah program dari masing-masing SKPD kali ini yaitu menghadirkan akademisi antara lain dari UNAND yakni Badrul Mustafa, Yosrizal dan Eva Yonnedi. Kemudian M.Anwar dari UNP dan lainnya. (dv)

IMPIANNEWS.COM (Padang). 

Tempo Institute dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memulai program “Pendampingan Komunitas Kreatif Bekraf-Tempo Institute” atau Kombet Kreatif selama tiga hari di Padang. 

Setidaknya ada 40 pelaku ekonomi dan industri kreatif yang terpilih hadir menjadi peserta di Digital Innovative Lounge (DILo) Telkom, Padang. 

Seperti diketahui, Ibukota Provinsi Sumatera Barat ini adalah kota pertama yang didatangi program Kombet Kreatif. Setelah Padang, Kombet Kreatif akan melawat ke 11 kota lainnya, yaitu Surabaya, Kendari, Karangasem, Maumere, Singkawang, Malang, Bojonegoro, Bandung Barat, Belu, Kupang, dan Merauke. 

“Program ini bertujuan mempererat jejaring komunitas kreatif di tingkat kota dan kabupaten. Setiap kota, setiap kabupaten, memiliki kekayaan potensi ekonomi kreatif yang unik dan khas,” kata Koordinator panitia pelaksana kegiatan, Tatty Appriliyana di aula DILo-Telkom Padang, kemarin. 

Dikatakannya, Sumatera Barat, misalnya, sudah diketahui sangat kuat memiliki potensi di bidang kuliner, seni pertunjukan, fashion, dan juga alam yang luar biasa. Oleh karenanya komunitas kreatif berbagai bidang di Sumatera Barat perlu berkolaborasi dan menjadi pendorong kemajuan ekonomi kreatif. "Kami percaya, komunitas kreatif yang berjejaring kuat akan meningkatkan ekonomi kreatif di daerah dan juga bermanfaat di level nasional," katanya lagi.

Program ini menghadirkan kreator inspiratif, ahli pemasaran, dan pakar branding. Di Padang, Yukka Harlanda (kreator Brodo Footwear) dan Benny Fajarai (kreator Qlapa.com) hadir berbagi semangat dan inspirasi. Pada program ini juga akan diperkenalkan skill storytelling, penceritaan, yang sangat penting untuk membangun nilai tambah produk kreatif. Narasi yang memikat adalah sarana yang ampuh meningkatkan nilai tambah sebuah produk kreatif. 

"Kisah yang kuat bisa membangun ikatan antara produk dan konsumen, yang membuat sebuah produk berbeda dengan produk lain yang serupa. Narasi yang bagus sangat dibutuhkan," kata Mardiyah Chamim, Direktur Eksekutif Tempo Institute. 

Lebih dari sekadar pertemuan komunitas, rangkaian lawatan ini adalah sebuah upaya pendampingan komunitas untuk berkolaborasi dengan lebih baik. Karenanya, jaringan Sumbar Kreatif, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menjadi mitra strategis untuk mewujudkan kolaborasi antarkomunitas dalam jangka panjang. Sebagaimana Harris Satria, perancang busana dan pengajar di Universitas Andalas, akan bertindak sebagai fasilitator dalam acara ini. 

"Kami akan berupaya menyambungkan potensi berbagai komunitas, agar saling bantu dan menjadi lebih baik," kata Harris. 

Lawatan Kombet Kreatif di Padang juga didukung oleh Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata Kota Padang, Bagian Perekonomian Setdako Padang, Sumbar Kreatif, DILo-Telkom, Auto2000, dan Yamaha-Tjahaja Baru. Koordinator Lawatan 12 Kota-Kombet Kreatif Tatty Apriliyana menjelaskan, program ini adalah pemantik kolaborasi komunitas kreatif lokal supaya berjejaring lebih kuat. 

"Selanjutnya, kami berharap komunitas kreatif di Padang benar-benar tumbuh solid dan berjejaring kuat. Sepanjang 2017, Produk Domestik Bruto (PDB) dari sektor ekonomi kreatif tercatat mencapai Rp 852 triliun. Angka ini diyakini terus meningkat di tahun-tahun mendatang, sebuah perkembangan yang harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan menarasikan dan memasarkan produk bagi pelaku ekonomi kreatif,” tuturnya. 

Sementara itu, Walikota Padang diwakili Kepala Disbupar Medi Iswandi menyambut positif dilaksanakannya Kombet Kreatif di Padang. Ia berharap semoga pelaku ekonomi dan industri kreatif di Padang semakin termotivasi sehingga saling mempererat jejaring komunitas kreatif nantinya. 

"Apalagi Padang memiliki kekayaan potensi ekonomi kreatif yang unik dan khas yang memiliki daya tarik tersendiri. Semoga ini dapat dikembangkan nantinya," imbuhnya. Pada kesempatan itu juga hadir Kepala Bagian Perekonomian Setdako, Edi Dharma. (dv)


IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh, --Di tengah menghangatnya isu nasional, khususnya yang bisa memicu perpecahan antarumat beragama, FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Payakumbuh, melaksanakan kegiatan sosialiasi tentang Kebijakan Kesbangpol terhadap SKB 2 Menteri No. 8 dan 9 Tahun 2006 serta Menyikapi Paham Komunisme, di Ngalau Resto Payakumbuh.

Kegiatan  ini dibuka Walikota Payakumbuh Riza Falepi diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekbang, Edvidel Arda, Kamis (30/8/2018).
Kepala Kantor Kesbangpol, Budhy Permana, melaporkan bahwa kegiatan ini menghadirkan narsumber antara lain Kepala Kemenag, Kesbangpol, Ketua FKUB, dan dari Kodim 0306/50 Kota.

“Kerja bersama antar instansi terkait, khususnya FKUB, dan Kesbangpol Payakumbuh mencoba memfasilitasi kegiatan ini dengan sebaik mungkin,” katanya.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekbang, Edvidel Arda, dalam sambutannya mengatakan, untuk mewujudkan kerukunan umat beragama yang kondusif di daerah, perlu penanganan serius. Karena masih rendahnya pemahaman dan pengamalan umat beragama terhadap ajaran agama masing-masing dalam penerapannya di tengah-tengah masyarakat. Sehingga berpotensi menimbulkan gesekan-gesekan.

“Persoalan lain yang berpotensi menimbulkan konflik adalah aspek primordialisme kedaerah yang sempit. Sikap intoleransi. Memahami betapa besarnya ancaman terwujudnya kerukunan beragama, maka dalam kesempatan ini, kami mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tokok masyarakat, penyuluh agama, dan elemen lainnya yang selalu membangun kekompakkan dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” urai Edvidel.(rel/ul)

H.Ramza Husmen Kepala Kakan Kemenag Lima Puluh Kota (31/08) disaat menyerahkan Sk Plt Kepala KUA
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota). 

Berdasarkan Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 159 Tahun 2017 menyatakan, bahwa jabatan kepala KUA bukanlah jabatan eselon. Jabatan Kepala KUA merupakan tugas tambahan bagi fungsional penghulu.

Hal tersebut ditegaskan oleh H.Ramza Husmen Kepala Kakan Kemenag Lima Puluh Kota (31/08) disaat menyerahkan Sk Plt Kepala KUA dilingkungan Kemenag Lima Puluh Kota. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Kemenag Lima Puluh Kota.

Lebih lanjut Ramza menjelaskan bahwa, dengan berlakunya Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 159 Tahun 2017 jabatan Kepala KUA kembali ke kilometer nol, hal ini disebabkan karena jabatan Kepala KUA tidak lagi menjadi jabatan eselon seperti sebelumnya, “jadi saat ini jabatan kepala KUA adalah tugas tambahan dari seorang penghulu”, terang Ramza.

Kedepanya jabatan Kepala KUA akan tetap memiliki wewenang seperti yang sudah-sudah, namun yang akan lebih menonjol adalah jabatan kepenghulunya. 

Oleh sebab itu saya berharap “kepada seluruh Plt Kepala KUA yang hari ini menerima amanah untuk terus bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku”, harap alumni Tarbiyah Yati Kamang ini.

Disisi lain Ramza menyampaikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepalda seluruh jajaranya yang telah mensukseskan berbagai kegiatan strategis selama ini. Kerjasama serta koordinasi merupakan bagian terpenting dalam membangung lingkungan kerja yang produktif dan profesional. Mari kita jaga tradisi baik ini agar kedepnaya eksistensi lembaga umat ini dapat semakin kokoh, tegas Ramza.

Terpisah Naharudin Kasi Bimas Islam Kemenag Lima Puluh Kota dihadapan media menjelaskan, “Konsekwensi perubahan jabatan struktural Kepala KUA menjadi tugas tambahan maka tunjungan yang melekat dijabatan eselon juga berubah menjadi tunjangan fungsional”, untuk perubahan nominalnya saya belum bisa pastikan, namun untuk tunjangan kinerjanya saya dapat pastikan akan naik, terang alumni Candung ini.

Oleh sebab itu saya mengajak agar kualitas layanan di KUA kedepanya dapat ditingkatkan, hal ini penting karena KUA merupakan pioner Kementerian Agama yang setiap saat berada ditengah-tengah masyarakat. Menurut hemat saya “citra pertama Kementerian Agama akan ditentukan oleh kualitas layanan KUA yang selalu bersentuhan dengan umat”.

Lerni Yusrison Plt Kepala KUA Kecamatan Suliki ketika diminta tangapanya menyampaikan, perubahan jabatan ini akan menuntun Kepala KUA untuk lebih profesional dalam menjalan tugas kepenghuluan, mudah-mudahan amanah yang diberikan pimpinan kepada kami dapat dijalankan dengan baik, tungkas putra Blok M ini. (app)

Nasrul Abit pada Rapat persiapan pelaksanaan kegiatan penghijauan jalan,  jalur Bandara Internasional Minangkabau (BIM)  hingga sampai Pelabuhan Teluk Bayur
IMPIANNEWS.COM Padang). 

Penanaman penghijauan di sepanjang Bandara Internasional Minangkabau hingga ke Teluk Bayur merupakan sebuah kegiatan membangun keindahan Kota dan kesejukan di jalan raya.

 Ada Sejauh 30 km, 5 km ada di Kabupaten Padang Pariaman dan 25 km ada di Kota Padang. Ini merupakan perhatian dari Kementerian Pertahanan Keamanan bersama Djarum trip for life, bersama membangun negeri. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada Rapat persiapan pelaksanaan kegiatan penghijauan jalan,  jalur Bandara Internasional Minangkabau (BIM)  hingga sampai Pelabuhan Teluk Bayur oleh Tim Kementrian Pertahanan  Keamanan bersama Djarum di Ruang Rapat Setdaprov Sumbar.Kamis (30/8/2018). 

Wagub Nasrul Abit lebih lanjut menyampaikan, dari pembahasan rapat ini akan ada rapat tim teknis yang melibatkan Pemko Padang, Pemkab Padang Pariaman, Pihak Balai Jalan Prov. Sumbar, Kemenhan,  Kesbangpol, Dinas Kehutanan dan pihak sponsor Djarum tentang teknis tanaman dan menentukan lokasi tanam. 

Ada yang berkembang dalam rapat ini,  tentang pohon yang ditanam, apakah Trembesi, Mahoni dan pohon yang berbunga dan menerbar aroma wangi. Penataan dan pengelolaan ini yang akan mereka bahas nantinya,  agar ruas jalan tidak rusak, indah dipandang mata, sejuk dan wangi. 

Kita senang dengan tanaman trembesi yang mampu menyedot populusi gas kenderaan, namun keindahan dan kenyaman dijalan perlu juga menjadi perhatian. Jika ini benar-benar ditata tentunya penghijauan ini akan menjadi yang bermanfaat baik bagi masyarakat juga akan menambah keindahan pariwisata kita disepanjang jalan ini. Karena jalan By Pas saat ini memang gersang dan panas, ujar Nasrul Abit. 

Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan pada saat musim hujan bulan november 2018. Dan selama 2 tahun akan dirawat oleh Djarum dan setelah itu dirawat oleh masing-masing pemkab Padang Pariaman dan Pemko Padang dinas terkait. (zs).

IMPIANNEWS.COM
BOGOR -- Presiden Joko Widodo menerima kunjungan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di ruang kerja Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 30 Agustus 2018, sekira pukul 09.28 WIB. 

Dalam pertemuan ini, Presiden tampak didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Selepas pertemuan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa maksud kedatangan Anwar Ibrahim adalah untuk bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi. Terlebih mengingat Anwar Ibrahim baru terpilih menjadi Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia pada 5 Agustus 2018, menggantikan Wan Azizah yang juga merupakan istrinya.

"Beliau berdua bertukar pikiran dalam banyak hal. Pak Anwar Ibrahim menyampaikan salam dari Tun (PM Mahathir Mohamad). Dua hari sebelum bertemu Presiden, beliau bertemu dengan Tun," kata Menlu.

Menlu mengatakan PM Mahathir menyampaikan kesan yang sangat baik dengan hasil kunjungannya pada Jumat, 29 Juni 2018 lalu. PM Mahathir juga mengatakan  komitmen untuk terus memperkuat hubungan dengan Indonesia. 

"Bahkan pak Anwar Ibrahim mengatakan ini adalah waktu yang sangat tepat bagi Indonesia dan Malaysia untuk meningkatkan hubungan," lanjut Menlu.

Selain itu, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu Presiden juga menitipkan warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Malaysia kepada Anwar Ibrahim.

"Keduanya juga mengatakan pentingnya kita terus melanjutkan kerja sama di dalam  memperjuangkan kelapa sawit," tandas Menlu.

Untuk diketahui, Partai PKR merupakan bagian dari koalisi yang memenangkan pemilu Malaysia pada Mei lalu. Dalam pemilu tersebut, Mahathir Mohamad terpilih sebagai perdana menteri.(ul)

Bogor, 30 Agustus 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

IMPIANNEWS.COM
Sarilamak -- Dalam rangka HUT Koperasi ke 71 th 2018 sekaligus meresmikan Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Lima Puluh Kota,pada pagi Kamis 30 Agustus 2018 Bupati Irfendi Arbi berkenan melakukan gunting pita tanda diresmikannya kantor PLUT yang terletak dijalan Sumbar Riau Jorong Ketinggian Nagari Sarilamak tersebut.

Hadir juga Kadis Perindag Koperasi dan UKM Propinsi Sumatera Barat Ir. Azirman Yusri.

Dalam laporannya Kadis Perindag Koperasi dan UKM Kab Lima Puluh Kota Kasman Kasim SH.MH mengatakan bahwasannya keberadaan Pusat Layanan Terpadu (PLUT) Koperasi dan UKM ini satu satunya di Sumatera Barat dan satu dari 52 PLUT serupa yang ada di Indonesia.

Kemudian Kasman mengatakan di kabupaten Limapuluh Kota sendiri ada lebih kurang 1557 Usaha Kecil Menengah yang dibina oleh Perindag Koperasi dan UKM Kabupaten Lima Puluh Kota yang tersebar di 13 Kecamatan.

Jadi keberadaan PLUT ini sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil menengah untuk memasarkan produk yang dihasilkan oleh anggota koperasi yang ada di Kab Lima Puluh Kota ini.

Kantor PLUT ini dibiayai dengan anggaran APBN 2017 ini juga sudah dilengkapi dengan lima bidang konsultan untuk pelaku usaha yaitu :
1.Konsultan Bidang Pemasaran
2.Konsultan Bidang Pembiayaan
3.Konsultan Bidang Kelembagaan
4.Konsultan Bidang Produksi
5.Konsultan Bidang Sumber Daya Manusia

Sementara itu Kadis Perindag Koperasi dan UKM Sumatera Barat Ir. Azirman Yusri dalam sambutannya mengatakan Lima Puluh Kota terkenal dengan Koperasi serta anggotanya yang jujur sudah tidak diragukan lagi,maka dari itu Perindag Propinsi sangat mengapresiasi dengan keberadaan koperasi yang ada di lima puluh kota dan sering mendapat penghargaan sebagai koperasi terbaik baik tingkat propinsi maupun nasional.

Seperti penghargaan yang diraih oleh koperasi KPN Sinar Kapur dari Kapur Sembilan,Koperasi Tanjung Murni dan KPN Disdik Kecamatan Harau yang mendapat penghargaan sebagai koperasi berpotensi tingkat Kabupaten Lima Puluh Kota.

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar koperasi yang berada di lima puluh kota ini bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat baik pelaku usaha kecil atau menengah,serta bisa memanfaatkan Pusat Layanan Usaha Terpadu yang baru diresmikan ini sebaik baiknya untuk pengembangan usaha dan koperasi di Lima Puluh Kota.

Mari kita melakukan kerjasama yang baik,dalam artian membangun bangsa ini untuk kesejahteraan rakyat. Dan kita harus sadar diri dan tau diri,karena daerah lain mempunyai berbagai potensi daerah masing masing dan di Lima Puluh Kota kita mempunyai etos kerja dan kerja juga SDM yang mumpuni kata bupati mengakhiri sambutannya sekaligus melakukan gunting pita tanda resmi pemakaian gedung PLUT yang berada dijalan lintas Sumbar Riau ini.

Setelah meresmikan gedung PLUT Bupati juga melepas peserta gerak jalan yang diikuti anggota dan pengurus koperasi se kabupaten Limapuluh Kota kemudian acara dilanjutkan pemberian hadiah penghargaan di kantor Perindag Koperasi dan UKM Kab Lima Puluh Kota di komplek kantor Bupati Sarilamak dan terakhir pengunjung dihibur dengan dendang berhadiah KIM dipelataran kantor Perindag Sarilamak.(ul)

Monumen Polwan Bukittinggi
IMPIANNEWS.COM
Lewat tulisan kita kenal sejarah.
Kita patut berbangga sebagai putra-putri Sumatera Barat dimana 6 (enam) Polisi Wanita pertama lahir dari Bundo Kanduang Ranah Minangkabau yang kita peringati setiap tanggal 1 September sebagai Hari Polisi Wanita berawal dari kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Pada Juni 1948 ada enam orang puteri minang mulai memasuki Sekolah Pendidikan Polisi Indonesia di Bukittinggi terdiri dari : Mariana , Nelly Pauna , Rosmalina,  Dahniar, Djasmainar dan Rosnalia.

Sebelum adanya kesempatan untuk memasuki sekolah Polisi, puteri-puteri kita berjuang dalam berbagai bidang, ada yang aktif dalam organisasi keputrian, P.M.I.,Sekuriti, Kurir guru, bidan dan lain-lainnya. Mereka memasuki polisi dengan dasar keinginan untuk membantu Polisi dalam bidang kepolisian, mengingat keadaan dan kenyataan pada waktu itu , banyak wanita minang yang memprotes pemeriksaan sekuriti surat-surat dan pemeriksaan badan/foulleren, yang dilakukan oleh polisi pria terhadap pengungsi yang akan kembali kekampungnya.

Enam orang wanita Minang pada waktu itu, mendapat kepercayaan untuk turut sebagai calon inspektur polisi pada Kursus Inspektur dari Sekolah Polisi  Indonesia di Bukittinggi. Mereka meninggalkan jabatan semua sebagai pegawai, guru dan bidan dan mulai mengabdi di bidang baru sebagai angkatan bersenjata yang beruniform Polisi. Ini terjadi untuk pertama kalinya, dimana mereka mengalihkan cara perjuangan kepada tanggung jawab wanita dalam kepolisian dalam perjuangan kemerdekaan yang masih dalam rangka mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Selesai pelatihan pada tanggal 1 September 1948 yang kemudian diperingati sebagai hari Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia yang lahir pada 1 September 1948.

Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) menghadapi Agresi Militer Belanda II, dimana terjadinya pengungsian besar-besaran pria, wanita, dan anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan. Untuk mencegah terjadinya penyusupan, para pengungsi harus diperiksa oleh polisi, namun para pengungsi wanita tidak mau diperiksa apalagi digeledah secara fisik oleh polisi pria. 

Akibat serangan besar-besaran Belanda, ada arus pengungsian di mana-mana. Pria, wanita, anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan. Nah, ketika memasuki wilayah yang dikuasai Republik, tentu harus ada penggeledahan untuk memastikan tidak ada penyusup. Masalahnya, banyak pengungsi perempuan menolak diperiksa polisi pria. 

Pada Agresi  Belanda yang kedua Bukittinggi di bumi hanguskan oleh pemuda-pemuda. Mereka menyingkir ke Balingka dibawah pimpinan Direktur Sekolah Polisi Indonesia di Bukittinggi, Komisaris Polisi Djojodirjo untuk mendapatkan instruksi-instruksi lanjutan. Mereka diperintahkan mengikuti rombongan Polisi Sumatera Tengah dibawah pimpinan Ajun Komisaris Besar Polisi Soelaiman Effendi. Mereka diangkat sebagai Pembantu Inspektur Polisi Tk.II dan ditempatkan umumnya sebagai petugas Pengawas Aliran Masuk (PAM).

Peranan masing-masing Polwan di Sumatera Barat yang ikut bergerilya kepedalaman, yaitu : Rosmalina, Djasmaniar, dan Nelly Pauna. Mereka bergerak dari satu tempat ketempat lain. Daerah perjuangan mereka adalah daerah perjuangan PDRI di Kototinggi, Suliki, Agam Tua dan Pasaman. Tiga orang diantara Polisi Wanita itu tersebut yaitu Pembantu Inspektur Rosmalina, Djasmaniar, dan Nelly Pauna berangkat ke front Palupuah, Sektor Tiga Agam Tua yang dipimpin oleh Inspektur Polisi I, Amir Mahmud dan Inspektur Polisis II, Mandagi.

Disinilah mereka buat pertama kali mengalami pemboman oleh kapal-kapal terbang Belanda pada 22 Desember 1948 dan serangan Tentera Belanda secara besar-besaran pada tanggal 31 Desember 1948.

Kehadiran Polisi Wanita ini ditengah-tengah pasukan yang terdiri dari anggota Brigade Mobil, Polisi dan TNI secara psikologis memberikan semangat juang dan ketabahan dalam perjuangan.

Para Polisi Wanita itu diperintahkan mundur; Nelly Pauna ke Nagari Kototinggi (Gunuang Omeh), sedangkan Djasmaniar dan Rosmalina ke Kumpulan. Selanjutnya Rosmalina dan Djasmaniar terus ke Bonjol.

Di Bonjol kembali mereka mengalami pemboman oleh Belanda. Rosmalina dan Djasmaniar diperintahkan lagi untuk pindah ke Lubuk Sikaping. Ditempat yang baru mereka diangkat sebagai kepala PAM wilayah Lubuk Sikaping, diperbantukan pada Bagian Pemeriksaan CPM. Rosmalina dan Djasmaniar tidak lama bertugas di Lubuk Sikaping di saat Belanda telah masuk ke Bonjol mereka bergerak meningalkan Lubuk Sikapiang menuju Talu dengan jabatan yang sama.

Pada saat mereka di Talu, satu kapal terbang Mustang Belanda terbang rendah mengelilingi tempat tinggal para Polisi Wanita itu sambil melepaskan tembakan-tembakan senapan mesin yang gencar, yang mengakibatkan semua kursi, meja dan tempat tidur patah berantakan. Mereka tidak menyangka mendapat serangan dari kapal terbang Belanda. Untunglah dalam garasi mobil ada bak air yang dipergunakan untuk mencuci mobil. Disinilah mereka berlindung dari maut. Pengalaman cukup berat menimpa Polisi Wanita kita baik rohaniah maupun jasmaniah tidak menggentarkan mereka sedikit jugapun untuk meneruskan perjuangan. Dari talu mereka terus bergerilya, mengitari daerah Pasaman sampai ke Air Bangis, Kinali,  Lubuk Basung, Maninjau, kembali ke Bonjol, Lubuk Sikaping, Panti dan Talu.

Adapun keenam Polisi Wanita pertama di Indonesia tersebut menikah dengan sesama pejuang adalah :

1. Nelly Pauna menikah dengan Situmorang, 
2. Mariana dengan Saanin Mufti, 
3. Djasmaniar dengan Husein, 
4. Rosmalina dengan Pramono, 
5. Dahniar dengan Sukoco, dan 
6. Rosnalia dengan Taher. 

Monumen Polisi Wanita

Jl. Sudirman, di depan Kantor Pos Bukittinggi atau yang lebih dikenal dengan sebutan Simpang Stasiun. Di pertigaan jalan itu bediri sebuah tugu menjulang ke atas sekitar tiga meter. Tugu ini dikelilingi pagar besi dengan hiasan atap rumah gadang disetiap sudutnya dan berdiri seorang Polwan sedang melakukan hormat . Di papan informasinya tertulis “MONUMEN POLISI WANITA” Memperingati Lahirnya Polwan Pertama di Indonesia. 

Monumen Polwan ini bernama “ESTHI BHAKTI WARAPSARI” mengandung arti sebagai Putri – Putri pilihan yang mampu melaksanakan tugas dan mengamalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan penuh kesederhanaan, kegunaan, kebesaran jiwa, berwibawa  dan tanpa pamrih demi tercapainya masyarakat yang tentram dan damai 

Hari Jadi Polwan Ke- 70 mengambil tema ” Dengan semangat promoter Polwan RI siap mensukseskan dan mengamanan agenda Kamtibmas tahun 2018-2019″. SELAMAT HUT POLWAN KE-70

Saiful Guci, Pulutan 1 September 2018

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dan Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra,S.Si dan Sastri Andiko Dt.Putiah SH menandatangani nota kesepakatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan 2016-2021 
IMPIANNEWS.COM (Limapuluh Kota)

Dengan semangat membangun untuk lebih maju kedepannya antara eksekutif dan legislatif di Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota sangat terlihat, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dan Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra,S.Si dan Sastri Andiko Dt.Putiah SH menandatangani nota kesepakatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan 2016-2021 bertempat di aula DPRD Limapuluh Kota, Kamis (30/8/2018).

Dalam pembukaan sidang paripurna di DPRD Limapuluh Kota oleh Wakil DPRD Deni Asra yang memimpin jalannya acara sidang menyampaikan” Ini langkah awal, bahwa DPRD Limapuluh Kota bersama Pemerintah setuju bahwa RPJMD tahun 2016-2021 itu dirubah,” ujar Deni Asra politisi muda dari Partai Gerindra yang penuh kharismatik dan energik.

Lanjutnya, setelah ini masih banyak tahapan-tahapan yang harus kita lakukan, salah satunya menselaraskan visi dan misi dengan mencocokkan program dan kegiatan untuk kemajuan Limapuluh kota setelah itu baru digelar Rapat Paripurna Pengesahannya bisa saja nantinya bermuara kepada perampingan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) “ tukuk Deni Asra

Selanjutnya Pimpinan DPRD Limapuluh Kota yang didampingi oleh Ketua Fraksi bersama Bupati Limapuluh Kota menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Awal Perubahan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021.

“Alhamdulillah, Pemerintah Daerah bersama DPRD sudah memiliki kesepakatan rencana awal perubahan RPJMD 2016-2021,” ujar Bupati Irfendi Arbi.

Ditambahkannya “ Adapun mekanismenya yaitu, setelah persetujuan ini di tandatangan, akan ada tahan-tahapan lainnya, mulai dari konsultasi ke Provinsi Sumatera Barat dan melakukan musrenbang. Dari data itulah nantinya bakal dibuat konsep akhir. Setelah itu akan diajukan ke DPRD untuk dibahas bersama dan kemudian ditetapkan Perda perubahannay.

RPJMD yang awal itu ada yang harus dirubah mengikuti amanat Pasal 342 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah.

Pelaksanaan RPJMD Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2016-2021 tersebut telah memasuki tahun kedua, namun dengan adanya perubahan kebijakan nasional maka kebijakan daerah yang telah direncanakan harus disesuaikan kembali dengan perubahan kebijakan dimaksud. Perubahan kebijakan nasional meliputi antara lain perubahan kebijakan nasional dibidang pengalihan kewenangan dari Kabupaten ke provinsi di bidang pendidikan, kehutanan, pertambangan dan energi serta adanya perubahan struktur organisasi berdasarkan PP No 18 Tahun 2018 tentang Perangkat Daerah. Perubahan kebijakan tersebut, membawa dampak terhadap indikator capaian pembangunan daerah Kabupaten Limapuluh Kota.

Sementara dalam rangka efektifitas, perubahan RPJMD sebagaimana dimaksud amanat pasal 342 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 , tidak dapat dilakukan apabila sisa masa berlaku RPJMD kurang dari 3 (tiga) tahun. Artinya, perubahan RPJMD Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2016-2021 dapat dilakukan selambat-lambatnya kurang dari 3 (tiga) tahun sebelum berakhirnya periodesasi RPJMD yaitu terhitung dari 2 (dua) tahun sebelum Tahun 2021 (Tahun 2019)

Untuk lebih terukurnya kinerja kepala daerah dan wakil kepala daerah diakhir masa jabatan dengan memperhatikan serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta visi,misi, tujuan dan sasaran dan program prioritas kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih perlu melakukan penyesuaian kembali ” terang Bupati Irfendi Arbi.

Pada kesempatan itu, Bupati mengucapkan terima kasih kepada DPRD Limapuluh Kota yang secara bersama-sama mempunyai semangat membangun Limapuluh Kota kea rah yang lebih maju dengan visi yang telah ditetapkan yakni “ Terwujudnya Kabupaten Limapuluh Kota yang sejahtera dan Dinamis ‘Yang Mantap” berlandasan Iman dan Taqwa” pungkasnya

Tampak hadir, Anggota DPRD Limapuluh Kota , para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Kabag, para Camat dan para undangan lainnya. (Humas DPRD Limapuluh Kota)


IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Satu penghargaan tersendiri bagi keluarga besar Kankemenag Kota Payakumbuh mendapat kunjungan Kabag Inmas Kemenag RI, Drs. H. Ahmad Gufron yang disambut penuh akrab Kepala Kankemenag Asra Faber di ruang kerjanya, Kamis (30/08/2018). Pertemuan ini berlanjut dengan silaturahim di aula pertemuan serbaguna, bersama jajaran.

Dalam sekapur sirihnya kepala kankemenag Asra Faber menyampaikan selamat datang di Payakumbuh dan terima kasih telah memberikan reward berupa fasilitas Virtual Private Network (VPN). Fasilitas dari Kemenag RI ini hanya ada 2 daerah yang meraihnya di Sumbar, Kankemenag Kota Payakumbuh dan Kankemenag Kota Bukittinggi.

"Kami sangat bahagia mendapatkan reward ini dari Kemenag RI berupa fasilitas VPN. Terealisasinya reward ini adalah sebuah oleh - oleh berharga bagi kami yang memasuki masa purna bhakti. Walau jaringan kita di Kankemenag Kota Payakumbuh masih standar, namun publikasi pemberitaan tupoksi lembaga selama kita dinas di Payakumbuh mencapai target 3,026 berita selama 3 tahunan ini di berbagai media, baik internal, eksternal, media cetak, televisi dan online," beber Asra Faber.

"Harapan kami, program ptsp yang sudah dijalankan sejak tanggal 1 Agustus 2018 lalu bisa berjalan online dengan ketersedian jaringan VPN ini. Terima kasih sebelumnya, Pak," imbuh Asra Faber.

Sementara itu, Kabag Inmas Kemenag RI Ahmad Gufron dalam penjelasan rincinya menyampaikan apresiasi bahwa Kemenag Payakumbuh layak mendapatkan reward ini.

"Kelayakan ini sebelumnya telah melalui kajian dan pantauan dari tim di Kanwil tentang keaktifan Kemenag Payakumbuh dalam memanfaatkan jaringan untuk pengolahan data lembaga, publikasi berita dan pengelolaan TIK dalam pelayanan publik," sebut Ahmad Gufron.

"Adapun VPN itu adalah sebuah teknologi komunikasi yang memungkinkan untuk dapat terkoneksi ke jaringan public dan menggunakannya untuk dapat bergabung dengan jaringan local. VPN layaknya jaringan perusahaan yang menggunakan infrastruktur IP untuk berhubungan dengan kantor cabangnya dengan cara pengalamatan secara private dengan melakukan pengamanan terhadap transmisi paket data," imbuh Ahmad Gufron.

Fungsi Utama Teknologi VPN antara lain sebagai berikut :
1. Confidentially (Kerahasiaan), teknologi VPN menggunakan sistem kerja dengan cara mengenkripsi semua data yang lewat melauinya. Dengan adanya teknologi enkripsi tersebut, maka kerahasiaan data dapat lebih terjaga. Walaupun ada pihak yang dapat menyadap data yang melewati internet bahkan jalur VPN itu sendiri, namun belum tentu dapat membaca data tersebut, karena data tersebut telah teracak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data.
2. Intergrity (Keutuhan Data), pada VPN terdapat teknologi yang dapat menjaga keutuhan data mulai dari data dikirim hingga data sampai di tempat tujuan.
3. Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi dari sumber datanya. Kemudian, alamat sumber data tersebut akan disetujui apabila proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima berasal dari sumber yang seharusnya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirim oleh pihak-pihak lain.

"Untuk kedua kankemenag ini, kemenag dan telkomsel memberikan fasilitas sebesar 5 MB untuk download dan 5 MB untuk upload. Jadi tidak perlu lagi speedy dan indihome. Kalau pengelola IT ada kendala silahkan koordinasi dengan kami atau Telkomsel," terang Ahmad Gufron.

Ahmad Gufron kepada Kepala Kankemenag dan Kasubbag TU agar mengkoordinir pengelola IT untuk segera menyiapkan perangkat penerima jaringan VPN ini.
"Kalau sudah OK ajukan segera permohonan online ke Kemenag pusat dengan tetap berkoordinasi secara berjenjang dengan kakanwil. Dengan telah optimalnya VPN di Kankemenag Payakumbuh nantinya diharapkan pelayanan publik semakin maksimal dan terbebas hacker. VPN untuk menciptakan layanan intens terhadap publik," pesan Ahmad Gufron.

Menurut Ahmad Gufron, untuk penggunaan aplikasi layanan publik, 
Ajukan hosting secepatnya untuk penamaan domain secara baku. Atau bisa akses di sigap.kemenag.go.id bagi yang telah memiliki domain kemenag. Diharapkan juga VPN nantinya bisa memaksimalkan pengisian aplikasi SI-EKA yang akan berpengaruh langsung pada tukin kita," tandas Ahmad Gufron yang juga putra daerah Payakumbuh.


Usai memberikan arahan dan pengambilan dokumentasi kunjungan, Kabag Inmas Kemenag RI, Ahmad Gufron diajak melihat keindahan alam Kab. 50 Kota yaitunya pusat pengembangan sapi Padang Mengatas  yang terkenal dengan New Zealand - nya Indonesia.(ul)

Pembinaan Tilawah bagi  para  mantan Terbaik Khatam Qur’an Kampuang Garegeh.
IMPIANNEWS.COM (Bukit Tinggi). 

Pembinaan Tilawah bagi  para  mantan Terbaik Khatam Qur’an Kampuang Garegeh.

Khatam Al-Qur’an sudah merupakan agenda tahunan bagi setiap Lembaga Pendidikan Al-Qur’an seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA). 

Agenda tahunan ini juga sudah menjadi  tradisi  dan ikon wisata di daerah ini. Terlepas dari itu semua kegiatan ini juga mendapat respon yang tinggi pada setiap lapisan masyarakat. 

Apalagi bagi setiap keluarga yang anaknya ikut dalam berkhatam Al-Qur’an. Orang tua tak segan menyambut acara khatam qur’an anak nya  mengeluarkan  biaya tang tinggi, tak jarang di lihat pesta khatam qur’an itu tak jauh beda dengan peserta pernikahan. 

Khusus lagi bagi penitia penyelenggara khatam Qur’an bekerja semaksimalkan mungkin terutama dalam pengadaan hadiah yang tergolong tinggi dan besar tidak saja dalam bentuk sebuah Sajadah, permadani, kompor gas, meja belajar, Laptop , bahkan sampai ke satu set kursi tamu sofa dan Spring Bed. 

Bila di nominalkan mencapai 10 jutaan untuk pembaca terbaik. Namun yang menyedihkan setelah momentum ini beberapa hal yang juga menjadi kenyataan di tengah masyarakat apalagi bagi yang telah khatam Qur’an, 

Pertama:  Anak anak yang telah khatam Qur’an itu pada umumnya selama ini lebih cenderung Vakum  dari rutinitas membaca Al-Quran di rumahnya dengan alasan menumpuknya beban Tugas  Sekolah,Sekolah sore,  Les , Bimbel dan lain sebagainya sehingga kompetensi dan kualitas bacaa Al-Qur’annya akan mengalami  penuruan. 

Kedua: Anak anak yang sudah terbaik  khatampun  diyakini akan mengalami penurunan kualitas dari kemampuan bacaan Al-Qur’annya  bila tidak di ulang ulang, apalagi yang tidak dalam kategori terbaik/ Juara pada khatam Qur’an pepetah urang wak Pasa jalan dek batampuah, lanca kaji dek baulang.  

Ketiga:  Anak anak yang sudah khatam Qur’an itu pada dasarnya punya  potensi dan bakat yang perlu di pupuk dalam bentuk tindak lanjut pengembangan potensi dan kompetensi mereka sehingga potensi itu bisa di kembangkan ke arah yang lebih mendalam. Kekuatiran seperti itu sudah merata dimana mana termasuk di daerah ini. 

Dalam upaya menyikapi kekuatiran dan keresahan itu sebuah “Pondok Al-Qur’an “ punya tenggung jawab moral dalam  menyikapi fenomena ini. 

Oleh karena itu “Abul Fath “ sebuah Pondok Al-Qur’an yang bergerak di bidang pembinaan genierasi muda dalam bidang Pembelajaran Al-Qur’an di kelurahan Garegeh ini mengambil sikap untuk terjun untuk membantu meminimalisir kekuatriran itu. Pondok Al-Qur’an yang di pimpin oleh Rusman Edi, S.Ag.M.Pd (Penyuluh Agama Islam Kan Kemenag Kota Bukittinggi yang juga berkapasitas Qari) ini  ketika di jumpai menyampaikan bahwa kegiatan ini telah lama direncanakan  baru tahun ini bisa kita mulai. 

Rencana ini pun telah dikoordinasikan dan di kompromikan dengan beberapa pihak tokoh masyarakat Garegeh         ( Yusra Adek, S. Sos Dt. Sutan Maharajo dan Dedi fatria, SH. Dt. Mangkuto Sutan) 

“Alhamdulillah mereka menyambut baik rencana ini bahkan telah di sampaikan rencana ini oleh tokoh tersebut  ke masyarakat pada waktu  pembukaan pawai khatam qur’an kampung Geregeh tahun 2018 Juli yang lalu” ungkap Rusman Edi. 

Di tambahkan Dedi Fatria terkait dengan pembangunan Masjid Tablighiyah yang baru nanti akan di alokasikan satu ruangan untuk penyuluh ini guna untuk merumuskan rencana peningkatan kemampuan generasi muda dalam pembelajaran Al-Qur’an di kampung ini.  

Lebih lanjut Rusman Edi, S.Ag.,M.Pd  memaparkan bahwa kegiatan ini dengan merekrut para pembaca terbaik / Juara pada empat tahun kegiatan khatam Qur’an di kampung ini (2015, 2016, 2017 dan 2018). 

Hal ini dimaksudkan untuk melakukan Refitalisasi kembali, membangun kembali kondisi yang sudah vakum selama ini tentang tindak lanjut kemampuan baca Al-Qur’an mereka dalam bentuk pembinaan Potensi dan kompetensi mereka. 

Hal ini bertujuan untuk: meningkatkan potensi dan kompetensi generasi muda dalam baca Al-Qur’an. Dan menjaring aset nagari untuk di kader sebagai calon Qari-Qariah di negeri ini. Terkait dengan waktu dan jadwal kegiatan ini Penyuluh Agama Islam  yang  ber basis Qari itu mencoba memulai pada waktu libur seperti hari minggu pukul 16.00-18.00 wib. 

Hal ini telah di mulai pada tiga minggu yang lalu bertempat di Pondok Al-Qur’an Abul Fath Garegeh  Untuk tahap awal ini langsung di bina dan di bimbing oleh Penyuluh Agama yang juga Mantan juara II Penyuluh Teladan Sumbar 2016 yang lalu. 

Setelah satu bulan kegiatan berjalan peserta sudah berjumlah 17 orang yang terdiri dari mantan terbaik Khatam Qur’an dalam beberapa tahun yang berbeda Khatam di Garegeh ini Harapan kita semua tentunya kegiatan ini dapat mendapat dukungan dari semua pihak. 

Sehingga muncul lagi para kader Qari Qariah di Garegeh ini yang di siapkan sebagai Calon Kafilah dari kelurahan Garegeh pada iven MTQ Kecamatan. (Sy)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.