Usai Dibubuhi Tanda khusus, Koper Jemaah Didistribusikan

Koper JCH telah tuntas dibubuhi tanda khusus
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Setelah hampir 10 hari hari staf Seksi PHU Kankemenag Kota Payakumbuh melakukan pemberian nama jemaah pada koper haji sesuai identitas sah yang tertulis di paspor, ternyata koper jemaah tersebut belum lagi bisa dibagikan kepada jemaahyang bersangkutan. Karena masih ada kode khusus yang mesti harus dibubuhi di koper tersebut. Terlihat di aula serbaguna kankemenag para staf Seksi PHU dibantu beberapa asn dari ruang lain bajibaku menuntaskan pembuatan tanda khusus itu hingga lembur sampai malamnya.

Hal tersebut diterangkan Kepala kankemenag Asra Faber melalui Kasi PHu, H. Jufrimal disela-sela bimbingan manasik haji pada Rabu (10/07/2018) di Mesjid Jihad Kelurahan Padang Datar Kec. Payakumbuh Barat dimana jch Payakumbuh melakukan mabit.

" Penundaan pembagian koper dikarenakan turunnya surat dari Dirjen PHU Kemenag RI Nomor : B-7004/Dj.II.III.3/Hj.05/01/2018 tertanggal 07 Juli 2018 tentang pemberian tanda khusus pada paspor, koper, kursi roda jemaah. Sebagai tindak lanjutnya, kita kerahkan semua staf dibantu asn lain, sesuai arahan pimpinan.  Dan kita akan siapkan itu. Berhubung paspor telah kita kirimkan ke kanwil, kami yakin pembubuhan tanda khusus itu telah dilakukan di tingkat kanwil," terang Jufrimal.

" Sesuai SE Dirjen PHU, Kita telah bubuhkan warna merah untuk rombongan I, kuning untuk rombongan II, biru untuk rombongan III, coklat untuk rombongan IV, hijau untuk rombongan V, putih untuk rombongan VI dan orange untuk rombongan VII. Karena kita hanya punya 7 rombongan, dan sedang dituntaskan malam ini dan besok harinya kita bagikan sekitar pukul 11.30 siang," tukuk Jufrimal.

Pagi Rabu (11/07/2018) bimbingan manasik kembali dilaksanakan, kali ini dipusatkan praktek di lapangan hijau Sari Bulan kelurahan Sawah padang Aur Kuning, tepatnya didepan kankemenag. Bimbingan mansik dipimpin langsung Kepala kankeemnag Asra Faber bersama guru manasik kecamatan. Kesempatan itu Asra Faber menitik beratkan binaan pada praktek prosesi berhaji. tampak berulang-ulang Asra Faber bersama H. Darius, H. Zuldaswar, H. Jufrimal dan pembimbing manasik lainnya, memperagakan prosesi yang akan dijalani jemaah dalam menunaikan rukun islam kelima ini. 

Usai pembinaan praktek manasik, pembinaan untuk sekedar mengingat-ingatkan jemaah dipusatkan di Mushalla Baiturahmah yang sebelumnya disulap menjadi maktab Misfalah. Kasi PHU, Jufrimal mennginformasikan bahwa koper jemaah sudah bisa diambil siang ini di aula kankemenag bersama petugas yang telah ditentukan.

" Koper jemaah sudah bisa diambil, dibawa pulang untuk diisikan keperluan secukupnya. Jangan terlalu membawa banyak beban, maksimal sesuai yang telah kamiarahkan. kami mohon maaf, koper atas nama Yulieza Yohanis Salim belum bisa kami bagikan hari ini, karena ada kekurangan 1 buah. Mohon bersabar, siang ini akan kami jemput ke kankemenag Tanah Datar. Setelah kami bubuhi nama jemaah dan tanda khusus, koper akan kami serahkan secepatnya," pungkas Jufrimal.

Dengan tertib, jemaah mulai mengambil koper mereka dengan dilayani petugas yang telah ditetapkan kepala kankemenag. Hingga berita ini kami kirimkan, ada 9 koper lagi yang belum dijemput jch.(ul)

Setelah hampir 10 hari hari staf Seksi PHU Kankemenag Kota Payakumbuh melakukan pemberian nama jemaah pada koper haji sesuai identitas sah yang tertulis di paspor, ternyata koper jemaah tersebut belum lagi bisa dibagikan kepada jemaahyang bersangkutan. Karena masih ada kode khusus yang mesti harus dibubuhi di koper tersebut. Terlihat di aula serbaguna kankemenag para staf Seksi PHU dibantu beberapa asn dari ruang lain bajibaku menuntaskan pembuatan tanda khusus itu hingga lembur sampai malamnya.

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.