TERINSPIRASI JERMAN, WAWAKO MOTIVASI LULUSAN SLTA CALON PESERTA MAGANG DI STP SAHID

Wawako Erwin Yunaz sampaikan arahan kepada calon peserta magang
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz memperlihatkan tekad kuatnya untuk menekan angka penggangguran generasi muda Kota Payakumbuh. Tepatnya pada Rabu (06/06/2018) di SMKN 1 Payakumbuh, Erwin memberi motivasi para lulusan SLTA calon peserta magang program vokasi kerjasama Pemerintah Kota Payakumbuh dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Jakarta.

Hadir pada kesempatan tersebut Staf Ahli Walikota, Ruslayetti, Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian, Dafrul Pasi, Kepala SMKN 1 Payakumbuh beserta jajaran majelis guru serta perwakilan dari STP Sahid Jakarta.

Dikatakan Wakil Walikota Payakumbuh, kerjasama magang yang dilakukan Pemko tersebut disamping upaya mengurangi pengangguran juga merupakan usaha mencetak calon-calon pemimpin kedepan.

"Kesempatan yang dibuka Pemko ini merupakan upaya mencetak calon pemimpin dimasa yang akan datang. Program magang atau vokasi di Sahid ini diberikan untuk orang-orang terbaik. Saya ingin melalui program ini akan lahir generasi calon pemimpin daerah bahkan bangsa kedepan yang lebih baik dari saat ini," ujar Wawako Erwin.

Wawako mengajak peserta agar tidak disia-siakan kesempatan tersebut. Menurutnya, program ini akan membuka wawasan, jaringan dan peluang peserta untuk berkarier dan menjadi seorang profesional dimasa depan.

"Menjadi profesional itu butuh banyak latihan. Seorang profesional, mendapatkan duit 2 milyar tidaklah susah. Berbeda dengan pegawai negeri misalnya, mendapatkan duit sebanyak itu cukup sulit. Jadi ini peluang bagus, manfaatkan sebaik mungkin. Kedepan, proses rekrutmen akan lebih ketat, seiring dengan kesuksesan peserta magang," ujar Wawako Erwin. 
Erwin Yunaz foto bersama calon peserta magang
Ditambahkan, model vokasi yang dilaksanakan oleh Pemko Payakumbuh tersebut terinspirasi dari Negara Jerman yang tercatat sebagai negara dengan tingkat pengangguran generasi muda terendah didunia.

"Vokasi ini model yang dikembangkan Jerman. Bekerja dahulu baru melanjutkan pendidikan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Jadi bekerja sambil kuliah dan itu terbukti mampu menekan angka pengangguran generasi muda mereka, kita ingin seperti mereka" ungkap Wawako Erwin.

Lovira, lulusan SMAN 2 Payakumbuh, salah seorang calon peserta mengaku sangat tertarik mengikuti program vokasi tersebut. Menurutnya, program tersebut memberi peluang dirinya bisa berkarier didunia kerja lebih cepat sekaligus dapat membantu meringankan beban orang tua. 

"Saya ingin cepat masuk kedunia kerja dan mandiri. Sebab, kalaupun kuliah, belum ada jaminan mendapatkan pekerjaan. Kan banyak juga kakak-kakak yang sudah sarjana tapi justru menganggur," ujar Lovira.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, program vokasi tersebut akan berlangsung selama 9 bulan, dibagi dalam 2 (dua) termen yaitu pelatihan selama tiga bulan dan dilanjutkan enam bulan pemagangan di luar negeri. Pendanaan program ini ditanggung penuh oleh APBD Kota Payakumbuh.ul

Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz memperlihatkan tekad kuatnya untuk menekan angka penggangguran generasi muda Kota Payakumbuh. Tepatnya pada Rabu (06/06/2018) di SMKN 1 Payakumbuh, Erwin memberi motivasi para lulusan SLTA calon peserta magang program vokasi kerjasama Pemerintah Kota Payakumbuh dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Jakarta.

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.