Bersama Mahasiswa S2 UIN Walisongo, Tim BHR Kota Payakumbuh Amati Hilal

Laporan pengamatan hilal
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh -- Pada Kamis sore (14/06/2018) sekitar pukul 17.00 WIB, Tim BHR kankemenag Kota Payakumbuh dikoordinir Kepala kankemenag melalui Penyelenggara Syariah, Kanapi bersama tim bertolak menuju dataran tinggi Gunung Bungsu yang terletak di Kenagarian Taeh Bukit Kec. Payakumbuh Kab. 50 Kota. Tampak hadir bersama tim Ketua BHR Kota Payakumbuh Akbarul Fahmi yang juga menjabat Kepala KUA Kec. Latina. Istimewanya, bersama tim juga ikut hadir Husnul Khatimah, mahasiswa S2 Prodi Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang.

Di lokasi pengamatan yang ketinggiannya diperkirakan berjarak sekitar 1 KM dari permukaan laut ini tim mulai melakukan pengamatan hilal. Sementara cuaca hujan rinai bayangi Kota Payakumbuh dan Kab. 50 Kota. 

Saat diwawancarai melalui selulernya, Penyelenggara Syariah, Kanapi menyebutkan bahwa hilal tidak dapat terlihat dikarenakan cuaca hujan.

" Ya Kami bersama tim BHR Kota Payakumbuh ditambah salah seorang mahasiswa dari UIN Walisongo telah melakukan pengamatan hilal, sayang cuaca hujan. Dan kami simpulkan hilal tidak dapat terlihat. Laporan terkait kegiatan ini telah kami kirimkan ke Kanwil via Whatsapp," sebutnya.

Ditambahkan Ketua BHR Akbarul Fahmi melalui selulernya, " karena hilal tidak terlihat selanjjtnya tugas kita adalah menuruti keputusan pemerintah. saat ini Menteri Agama RI bersama pimpinan ormas islam sedang menggelar sidang itsbat. Kita tunggu saja hasilnya," terang Akbarul Fahmi.
Ditambahkan, berdasarkan hisab yang kami lakukan bahwasanya ijtima' awal Sawal jatuh pada Kamis 14 Juni 2018 pada pukul 02:45:16 WIB, di Payakumbuh matahari terbenam pukul 18:57:50 WIB, bulan terbenam 18:57:50 WIB, azimut matahari 293 derjat 16 menit 06 detik dengan azimut bulan 290 derjat 47 menit 42 detik, lama hilal 00:36:58 dengan besar cahaya 0,7 %. Besar kemungkinan hilal tidaj terlihat, termasuk di Payakumbuh dan Kab. 50 Kota. Kita tunggu pengumuman pemerintah," tukuk Akbarul Fahmi.

Tim BHR lakukan pengamatan hilal
Husnul Khatimah saat kita hubungi di selulernya, mengucapkan terima kasih telah diperkenankan hadir bersama mengamati hilal oleh Kepala kankemenag.

" Pihak fakultas menugaskan kami untuk melakukan praktek lapangan rukyatul hilal dalam rangka peningkatan kualitas proses pembelejaran Ilmu Falak di UIN Walisongo Semarang. Dan kita sudah ajukan surat secara resmi dari fakultas yang diterima langsung Pengelola Humas kankemenag Kota Payakumbuh. Terima kasih telah diikutkan, dan kami akan buatka laporan terkait praktek lapangan ini," sebut Husnul Khatimah.

Menag RI umumkan 1 Sawal jatuh pada Jum'at 15 Juni 2018
Sidang Isbat menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018. Hasil sidang Isbat tersebut disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Agama Jalan M.H. Thamrin No. 6 Jakarta, Kamis (14/06/2018). 

Ikut hadir dalam jumpa pers Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin dan Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher, Duta Besar negara sahabat, utusan dari Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

"Sebagaimana dilaporkan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah,  sampai jelang sidang isbat dibuka, setidaknya kami telah menerima 12 kesaksian. Ada 12 pelaku rukyatul hilal, antara lain dari Gresik-Jatim,  Yogjakarta,  dan Jakarta,  seluruhnya menyatakan telah melihat hilal," terang Menag. 

"Dengan demikian,  seluruh peserta sidang isbat bersepakat dan sidang menetapkan bahwa 1 Syawal 1439H jatuh pada hari jumat 15 Juni 2018,” tegas Menag lagi.

“Atas nama Menteri Agama, sata menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat muslim di Tanah Air di manapun berada,” tutuk Menag.ul