Buruan, TA 2018/2019 PPS Ibnul Qoyyim Buka Kelas Ulya

Pimpinan PP Salafiyah Ibnul Qoyyim, Hermanto, SE
bersama santri ula
IMPIANNEWS.COM
Payakumbuh--Untuk tahun ajaran 2018/2019 Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Ibnul Qoyyim membuka kelas untuk santri Ulya atau setingkat SLTA. Walau gelombang I sudah ditutup, panitia pendaftaran tetap membuka pendaftaran untuk Gelombang II hingga pertengahan pertengahan Mei, mendatang. Berjarak sekitar 30 meter saja dari kampus ula dan wustha, terlihat di kampus PPS Ibnul Qoyyim Kelurahan Tanah Mati Kec. Payakumbuh Barat, para tukang sedang sibuk mengerjakan bangunan untuk menampung santri ulya. Walau terpisah beberapa meter, menurut perencanaan pengurus PPS Ibnul Qoyyim, antara kampus ulya dengan kampus wusta akan dihubungkan dengan sebuah jembatan, tepatnya di lantai II mushalla kampus.

Saat meninjau kampus ulya, Rabu (25/04/2018) pimpinan PPS Ibnul Qoyyim Hermanto, SE menerangkan, bahwa PPS Ibnul Qoyyim tengah membuka kelas untuk ulya untuk TA 2018/2019 dan pedaftaran telah kita umumkan di brosur dan papan pengumuman.
" Ya, kita telah sebar pengumuman dan informasi termasuk di Surau TV terkait penerimaan santri tingkat ulya ini. Walau bangunan masih pengerjaan, setidaknya kita manfaatkan mushalla dulu untuk PBM, hingga bangunan untuk santri ulya sebanyak 6 ruangan bertingkat 2 itu siap dibangun dan layak pakai. Seterusnya kita akan benahi secara bertahap," terang Hermanto.

Proses pengerjaan kampus ulya
" Kita berharap kampus ulya ini menjadi pelanjut pendidikan santri kelas wustha, sehingga ilmu santri berlanjut dan tetap linear. Saat ini sudah ada 13 calon santri yang mendaftar untuk kelas ulya, dan kita tetap buka pendaftaran gelombang II-nya. Kita berupaya mengedepankan kualitas ditengah keterbatasan. Alhamdulillah, banyak donatur yang peduli dengan kampus kita. Target kita untk tingkat ulya ini adalah bagaimana santri tamat dari ulya ini mampu menjadi hafidz 30juz, dan ini merupakan program utama kita disamping pelajaran lainnya. Santri yang sudah terbiasa berbahasa Arab di tingkat wustha akan lebih mendalam di tingkat ulya, nantinya. Kelas Ulya adalah pelanjut dari wustha, mohon doanya bersama," imbuh Hermanto.

Kepala kankemenag Kota Payakumbuh melalui Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PDPP), Safrizal membenarkan bahwa PPS Ibnul Qoyyim sedang membangun kelas Ulya untuk TA 2018/2019.

" Rencana pengurus ini telah disampaikan setahun lalu, dan sekarang diwujudkan. Dan kita sangat apresiasi dengan pengembangan ini. PPS Ibnul Qoyyim lengkap setiap tingkatan dan terletak pada satu tempat, ini sangat bagus. Kondisi pengembanganini secara lisan telah kita sampaikan kepada atasan dan pejabat terkait di Pakis Kanwil kemenag Sumbar, semoga pembangunan berjalan lancar. Kita tak kan bosan mengusulkan bantuan untuk PPS Ibnul Qoyyim, karena ini adalah aset satu-satunya PP Salafiyah di Luak Limopuluah, khususnya Kota Payakumbuh," tukuk Safrizal di ruangannya.ul

Untuk tahun ajaran 2018/2019 Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Ibnul Qoyyim membuka kelas untuk santri Ulya atau setingkat SLTA. Walau gelombang I sudah ditutup, panitia pendaftaran tetap membuka pendaftaran untuk Gelombang II hingga pertengahan pertengahan Mei, mendatang. Berjarak sekitar 30 meter saja dari kampus ula dan wustha, terlihat di kampus PPS Ibnul Qoyyim Kelurahan Tanah Mati Kec. Payakumbuh Barat, para tukang sedang sibuk mengerjakan bangunan untuk menampung santri ulya. Walau terpisah beberapa meter, menurut perencanaan pengurus PPS Ibnul Qoyyim, antara kampus ulya dengan kampus wusta akan dihubungkan dengan sebuah jembatan, tepatnya di lantai II mushalla kampus.

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.