September 2016

Kunjungan Presiden RI bersama Isteri dan rombongan ke Kota Padang Sumatera Barat, selama tiga hari, melakukan berbagai kegiatan salah satunya memberikan bantuan  langsung berupa paket lebaran dan THR pada warga kurang mampu di kota ini

Semuanya itu, menjadi kenangan sangat bearti bagi warga masyarakat Kota Padang bersama Bapak Presiden dan isteri serta rombongan.

Presiden RI, Joko Widodo sosok pemimpin yang merakyat selalu dekat dengan rakyat, tak pernah risau atau takut berada di tengah-tengah masyarakat, walaupun di malam hari bersama isteri dan rombongan.

Kita sebagai warga  NKRI, sangat salut dan bangga atas keberanian, sikap dan tauladan di berikan sebagai contoh seorang pemimpin kedepannya oleh Presiden, biasanya bila presiden datang ke Sumbar khusus Kota Padang, hanya lihat lambaian tangan dari dalam mobil, jaraknyapun jauh.

Tapi, kini sebagian masyarakat bisa langsung berjabatan tangan dengan Bapak Presiden dan Isteri, tentu memiliki arti bagi masyarakat kecil atau masyarakat badarai, jelas akan menjadi kebanggaan tersendiri, apalagi saat bersalaman dengan orang No. One RI, penuh senyuman dengan bahasa yang lembut dan halus.

Sehingga, masyarakat atau warga yang langsung bersentuhan akan menjadi tentram jiwanya, sebab selama ini rakyat badarai berpikir, tak mungkin akan bisa berjumpa dengan Presiden, apalagi berjabatan tangan.

Kami kagum dan salut tak seperti yang kami bayangkan selama ini, ternyata orang nomor satu di NKRI betul-betul sosok pemimpin masa depan Ibu Pertiwi, sebab orangnya bersahaja begitu juga isteri beliau.

Bapak  Presiden, kami rindu kapanpun datang ke Sumbar, kami siap menyambut  sesederhana mungkin. kami sudah paham dan mengerti bahwa kami butuh pemimpin NKRI yang memiliki jiwa merakyat.

IMPIAN.COM, (Den Haag) 

Hasil investigasi ditemui soal Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di wilayah timur Ukraina dua tahun silam.
Berdasarkan penyelidikan Tim Investigasi yang dipimpin Belanda pada Rabu (28/9), pesawat yang membawa 298 penumpang itu dihantam rudal dari Rusia.

“Berdasarkan investigasi kriminal maka kami simpulkan, bahwa penerbangan MH17 ditembak jatuh rudal BUK seri 9M83 yang berasal dari federasi  Rusia ” kata ketua tim investigasi Wilbert Pualissen.

“Setelah melepaskan tembakan di desa Pervomaysk yang dikuasai pemberontak, sistem peluncur roket itu dibawa kembali ke wilayah Rusia ”

Kita tahu, pesawat Malaysia Airlines jatuh pada Juli 2014 dalam penerbangan dari Amsterdam menuju ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Akibat tragedi itu, 298 penumpang dan awak pesawat  tewas termasuk 196 warga negara Belanda.
Dalam penyelidikan terpisah tahun lalu yang dipimpin Badan Keselamatan Transportasi Belanda (OVV) mengungkap bahwa pesawat Boeing 777 itu jatuh terkena tembakan misil BUK buatan  Rusia.

Misil itu diyakini ditembakkan dari sebuah wilayah  yang dikuasai pemberontak di sisi timur Ukraina, tempat milisi pro-Rusia memerangi pemerintah Ukraina sejak awal 2014.

IMPIAN.COM (Bandung), 

Wakil Presiden RI, Yususf Kalla dengan resmi menutup PON XVIX  Jabar (Jawa Barat) di pusatkan di Bandung, Kamis Malam (29/9). Tim PON Sumbar Meraih Medali dai berbagai Cabang Olahraga, lebih baik dan sukses dari PON Riau ke XVII lalu.

Tim PON Sumbar, Meski ditinggal beberapa pendulang medali emas pada PON XVIII Riau, kontingen PON XIX Sumbar yang bertarung ditanah legenda berhasil membukukan atau mendulang  14 keping medali emas, 10  keping perak, dan 20 keping medali perunggu, melampaui capaian PON XVIII Riau, hanya meraih 12 medali emas.

Sedangkan untuk peringkat kontingen Sumbar berada pada urutan 11 Nasional nomor tiga diwilayah Sumatera setelah Sumut dan Provinsi Riau.

Sebelumnya pada hari terakhir pertandingan yang dijalani cabor, Tarung Derajat sukses meraih 2 medali emas melalui Endika Maradoni kelas 55,1- 58 kg putera, dan Weli Akbar kelas 58,1- 61 kg putera Gor Pajajaran, serta cabor Kempo menyumbang 1 emas dari kenshi Nico kelas Randori 65 kg putera, dan 1 perak diraih Ary Parmanto Randori 70 kg putera, di Gedung Seni Ganesa ITB Jabar.

Kemudian, di cabor atletik, Sumbar juga menambah satu perunggu melalui Hamdan Sayuti pada nomor lari marathon 42 km putera yang berlangsung di Cibinong Kabupaten Bogor, terakhir di arena Gulat Gor Saparua Bandung, pegulat Heru Fernandes hanya memperoleh medali perak.

Wakil Chef Demition (CDM) Kontingen Tuah Sakato, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Sumbar H. Priadi Syukur, SH,MH ketika diminta tanggapannya atas prestasi yang diraih kontingen PON XIX Sumbar, Rabu 28/ 9/ di salah satu arena cabor pertandingan yang berada di Kota Bandung, menyatakan sangat bangga serta mengucapkan terima kasih atas perjuangan dan kerja keras semua pihak yang terlibat dalam kontingen.

“ terima kasih kepada semua yang terlibat dalam kontingen PON XIX Sumbar, tanpa dukungan, kerja keras, dan rasa iklas menjalani tugas mustahil prestasi akan tercapai,’’ katanya.

Priadi Syukur juga merasa terharu, karena torehan prestasi ini melebihi rahian pada PON XVIII Riau 2012.

“ Alhamdulillah, tidak ada bahagia melebihi hari ini, semua perjuangan mulai dari atlet, pelatih, pengurus cabor, KONI, Pemerintah, media dan semua pihak yang terlibat dalam kontingen Tuah Sakato berbuah prestasi yang luar biasa, semoga prestasi ini terus berlanjut pada PON yang akan datang,’’ ucap Priadi Syukur.

‘’Kontingen PON XIX Sumbar benar-benar luar biasa dan patut diberi apresiasi,” ungkap Plt Ketum KONI Sumbar, Syaiful SH M.Hum menambahkan. ( MUL ) .

IMPIAN.COM, (Madinah)  

Jemaah haji Indonesia gelombang pertama yang sudah dipulangkan ke Tanah Air dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah sudah mencapai 190 kloter.

Data per Kamis (29/9/2016) pukul 11.00 waktu Arab Saudi atau 15.00 WIB menyebutkan jemaah yang sudah diberangkatkan sebanyak 76.542 orang.

Kepala Daerah Kerja Airport Jeddah-Madinah, Nurul Badruttamam, mengatakan selain jemaah haji, petugas kloter yang dipulangkan mencapai 950 orang.

"Jumlah total 77.492 orang," kata Nurul dalam pesan singkatnya, Kamis (29/9/2016).
Nurul menambahkan, untuk jemaah haji khusus yang sudah kembali ke Indonesia sebanyak 151 penyelenggara ibadah haji khususi (PIHK). 

Jumlah total jemaahnya 8.067 orang.

Rombongan jemaah haji Indonesia gelombang pertama terakhir diberangkatkan ke Tanah Air pada Jumat (30/9/2016).

Jemaah yang terakhir diberangkatkan tergabung dalam Kloter 14 Embarkasi Batam  (BTH 14).

Menurut Nurul, pesawat akan lepas landas pukul 21.50 waktu Arab Saudi dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Perkiraan mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (01/10/2016) pukul 10.50 WIB.

Sementara itu, lanjut Nurul, untuk jemaah haji gelombang kedua yang pertama dipulangkan ke Tanah Air tergabung dalam Kloter 35 Embarkasi Surabaya (SUB 35).

Pesawat akan terbang pada Sabtu (01/10/2016) pukul 03.25 waktu Arab Saudi dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. 

"Perkiraan mendarat di Bandara Juanda Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2016 pukul 17.30 WIB," ujar Nurul. (MCH)

IMPIAN.COM, (Jakarta), 

Nara Masista Rakhmatia mendadak terkenal. Di media sosial dan media daring, nama diplomat muda asal Indonesia ramai diperguncingkan.

Pujian banyak dialamatkan kepada perempuan cantik berusia 34 tahun ini.

Pasalnya, sikapnya yang tegas di dalam forum PBB di New York dianggap penting memperhatikan kedaulatan negara RI dari ronrongan asing.

Dia membalas pernyataan Presiden Nauru dan Presiden Kepulauan Marshall serta empat Perdana Menteri dalam Sidang Majelis Umum PBB. Empat Perdana Menteri itu adalah PM Vanuatu, Kepulauan Solomon, Tuvalu dan Tonga yang hendak 'meronrong' keberadaan Papua Barat.

Namun begitu, Kementerian Luar Negeri menyayangkan banyak pihak yang kemudian mengangkat profil Nara dengan begitu detail hingga biodata pribadi.

"Iya kami menyayangkan. Justru substansinya tidak kena. Tapi malah orangnya yang diangkat. Apa yang dibicarakan Nara itu masalah kedaulatan," jelas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Armanatha Nasir, saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Nara saat sidang PBB melakukan jawaban terhadap pertanyaan dari beberapa kepala negara dan pemerintahan mengenai adanya isu tidak benar mengenai Papua dari gerakan separatis Papua (UMLWP).
Apa yang diucapkan Nara, kata Armanatha, akan diucapkan oleh seluruh diplomat yang saat itu berada di Sidang Umum PBB.

"Ini masalah kedaulatan dan saya yakin mau saya yang ngomong, atau siapapun yang bicara saat itu akan memberi pernyataan yang sama," kata dia  Penulis: Amriyono Prakoso Editor: Hasanudin Aco

IPIAN.COM. (Padang), 

Tampil habis-habisan yang ditekadkan kafilah Kecamatan Kuranji pada MTQN ke-37 Tingkat Kota Padang 2016, akhirnya berbuah manis. 

Kuranji meraih juara umum setelah berhasil menyisihkan pesaingnya, inilah sebuah bukti nyata atas usaha, kerja keras dan perjuangan berat menuju sebuah harapan, bagi anak-anak kuranji telah dapat menjawabnya dengan prestasi sebagai juara umum MTQ Tingkat Kota Padang Tahun 2016.

Kepastian meraih juara umum diperoleh saat dewan juri mengumumkannya pada malam penutupan MTQN ke-37 Tingkat Kota Padang di Universitas Putra Indonesia (UPI) di Lubuk Begalung, Rabu (28/9). Dengan hasil tersebut Kecamatan Kuranji memboyong trophy bergilir yang diserahkan Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo kepada Camat Kuranji Rachmadenny Dewi Putri. 

Hasil yang diraih merupakan catatan sejarah tersendiri bagi Kecamatan Kuranji. Sebab, sepanjang sejarah pelaksanaan MTQ, baru kali ini Kecamatan Kuranji meraih hasil memuaskan. Jangankan meraih juara umum, berada di tiga besar pun tidak.

Seperti diketahui, pada MTQN ke-36 tahun 2014 silam, Kuranji hanya berada di peringkat kesembilan. Hebatnya, pada MTQN kali ini, Kuranji langsung melejit dengan total poin 79. prestasi yang luar biasa dan jadi jadi perhitungan bagi pesaingnya.

Camat Kuranji Rachmadenny Dewi Putri yang malam itu hadir bersama seluruh jajarannya bersorak dan mengucap syukur mengungkapkan kegembiraan.

"Saya tak pernah menyangka, sekali lagi saya tak menyangka, semua kerja keras dan pengorbanan selama ini terbalas dengan pencapaian ini. Saya berterima kasih atas kerjakeras luar biasa tim kerja. Saya bangga atas perjuangan para khafilah, pendamping dan pelatih," ungkapnya setelah menerima trophy.

Tampak camat dan Jajarannya saling bersalaman dan berkomunikasi akrab dengan para khafilah. Camat juga mengungkapkan bahwa apa yang dicapai malam ini bukan untuk dirinya, melainkan untuk Kuranji.

"Ada sesuatu yang saya tinggalkan ketika saya tidak lagi di Kuranji nanti, kebanggan untuk semua masyarakat Kuranji" sambungnya tersenyum haru.

Deni Camat Kuraji, katakan prestasi di raih Tim MTQ Kuranji, suatu hal yang tak terduga sama sekali dan kami tetap optimis, tanpa ada target, tapi kenyataannya bisa mencapai hasil puncak yaitu Juara Umum, semua tak terlepas dari semangat anak-anak Kuranji pantang menyerah sebelum bertanding.

Saya mengapresiasi Tim MTQ Kuranji yang memiliki semangat juang yang tinggi, kuat, kokoh dan memiliki percaya diri yang luar biasa, untuk meraih prestasi, tidak begtu mudah, melibatka semua unsur di Kecamatan Kuranji, agar anak-anak rajin berlatih dengan sungguh-sungguh, serius, tegun, tanpa ada latihan tak akan mungkin mendapat prestasi, ujar Deni.  

Sementara Sekcam Kuranji Yoga Nathasa Amin , lurah, pejabat struktural dan staff Kecamatan Kuranji tampak tak henti-hentinya mengumandangkan slogan "Kuranji Bisa" sambil berangkulan dan tertawa lepas dengan para khafilah yang didominasi oleh remaja dan anak-anak di arena MTQ tersebut.(tf/ch)

IMPIAN.COM. (Padang), 

Upaya pengembangan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dalam rangka peningkatan perekonomian bagi masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah daerah saat ini. 

Menyikapi itu, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Bagian Perekonomian kali ini menggelar Sosialisasi berkaitan pembinaan, pengembangan dan pemberdayaaan bagi LKM dan dan ekonomi syariah di kota tersebut. 

Kegiatan yang dilangsungkan di Ruang Abu Bakar Jaar Balaikota, Kamis (29/9) ini dibuka Walikota 
Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo. Dengan diikuti para pengurus Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS), manajer Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA), pengurus Usaha Mikro Simpan Pinjam (UMSP), pengurus Lumpung Pitih Nagari (LPN) dan perwakilan SKPD terkait di lingkungan Pemko Padang.

Walikota mengatakan, program penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu program prioritas yang dilaksanakan secara nasional di seluruh daerah di Indonesia, dalam rangka mengurangi jumlah penduduk miskin serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. 

“Pemko Padang dengan ditambah dukungan pemerintah provinsi hingga pusat, telah melaksanakan berbagai program pembangunan yang berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan. Hal ini tentu akan terus kita lakukan secara intensif melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Padang,” sebut Walikota kepada wartawan usai membuka sosialisasi.

Mahyeldi melanjutkan, berbagai program telah dilaksanakan Pemko melalui SKPD terkait. Diantaranya seperti penyediaan asuransi, bantuan beras bersubsidi, beasiswa bagi murid SD,SMP dan SMA sederajat, bantuan bibit tanaman dan ikan, rehabilitasi rumah tak layak huni serta perbaikan lingkungan permukiman. 

Di samping itu juga adanya Program Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (P2KP) pada 30 kelurahan sasaran, pemberian pinjaman modal usaha melalui Kredit Mikro Kelurahan (KMK) dalam bentuk Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Baitul Mat Tamwil (BMT) di 104 kelurahan. 

“LKM adalah salah satu alat untuk menopang pendanaan berbagai pembiayaan usaha bagi kebutuhan masyarakat berekonomi lemah yang sering tidak tersentuh oleh Perbankan. Maka itu, dalam membangun LKM Pemko telah membentuk KJKS BMT di 104 kelurahan. Perkembangannya terus kita pantau dan evaluasi sehingga dapat ditingkatkan keberadaanya,” ucap Mahyeldi.

Lebih lanjut kata Mahyeldi, ia pun menyabut keberadaan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) di Padang. Menurutnya, lembaga keuangan tersebut sangat penting karena dapat membantu memfasilitasi kebutuhan modal usaha produktif sektor pertanian bagi para petani. 

“Sehingga produksi usaha tani dan ternak dapat meningkat dan juga mempersempit ruang gerak rentenir atau ijon di kelompok tani (Poktan). Semoga melalui sosialisasi ini akan lebih meningkatkan koordinasi antara koordinator, pengurus, pendamping serta pengelola dalam rangka penguatan seluruh LKM di Padang,” harapnya.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Padang, Edi Dharma pada kesempatan yang sama menyebutkan sosialisasi tersebut dimaksudkan untuk menyikapi beberapa permasalahan yang dihadapi LKM di Kota Padang hingga saat ini. 

"Diantaranya, masih sulitnya usaha mikro kecil dalam mendapatkan modal dari Perbankan. Kemudian, kurangnya jiwa kewirausahaan dari pengurus dan pengelola LKM serta masih adanya pengurus yang kurang terbuka atau belum sejalan dengan pengelola," terangnya. 

Adapun selanjutnya kata Edi, karena masih adanya masyarakat yang meminjam pada rentenir, perlunya pembinaan secara berkala dari instansi terkait dalam peningkatan produksi maupun dukungan anggaran, serta operasional LKM yang diharapkan mengacu kepada ketentuan yang berlaku dan bisa berbadan hukum.

"Kita berharap sosialisasi ini dapat mencapai sasaran yang diinginkan. Sebagaimana bertujuan agar terlaksananya manajemen pengelolaan keuangan yang profesional bagi seluruh LKM. Lalu mensukseskan program pengentasan kemiskinan, serta menumbuhkan jiwa wira usaha dan memperkuat kelembagaan petani dalam mengembangkan usaha pertanian," sebut Edi.(tf/dv)

IMPIAN.COM. (Surabaya),

Surabaya, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisisr Selatan melakukan penandatanganan Nota kesepakatan Implementasi E- Goverment bersama dengan 40 Kepala daerah Kabupaten/kota di Indonesia yang dilaksanakan di Balai Kota Surabaya (28/9).
 
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni kita sangat apresiasi dan berterimakasih pada Pemerintah Kota Surabaya bahwa sistem E- Goverment ini sangat luar biasa bagusnya, untuk itu kita Pemkab Pesisir Selatan juga akan mengadopsi ini.

Sistem tata kelola pemerintah berbasis Elektronik merupakan suatu kebutuhan dan akan banyak dirasakan manfaatnya dari penerapan tata kelola pemerintah berbasis teknologi Informasi, tarnsaparan dan akuntabel juga akan terlihat dengan jelas disini serta akan dapat mencegah perbuatan birokrasi yang tidak baik.

Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sangat mendukung Pemerintah daerah untuk mengadopsi E-Goverment, makanya kita sangat mendukung ini dengan sepenuhnya, dengan tertatanya sistem yang baik maka akan dapat mengurangi perbuatan korupsi, ujar Hendrajoni.

Nota kesepakatan tersebut dihadiri oleh 40 Kepala daerah kabupaten/kota dari lima Provinsi yaitu Provinsi Sumatea Utara (14 kabupaten/kota), provinsi Sumatera Barat (10 kabupaten/kota), Provinsi Bengkulu (4 kabupaten), Provinsi Sulawesi Tengah (5 Kabupaten), dan Provinsi Jawa Tengah (3 kabupaten), serta juga dihadiri oleh kelima Gubernur tersebut. Acara Penandatanganan Nota kesepakatan bersama Implementasi E- Goverment.

IMPIAN.COM. (Padang), 

Kecamatan Lubuk Begalung sukses menjadi pelaksana Musabaqah Tilawati Quran Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Kota Padang. Selama enam hari pelaksanaan, 23-28 September 2016, Lubuk Begalung mampu memberikan pelayanan dan penampilan sebagai tuanrumah terbaik dalam pelaksanaan iven tersebut.

“Penampilan pelaksanaan MTQ (kali ini) begitu memiliki kelebihan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” sebut Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo saat menutup MTQN ke-37 Tingkat Kota Padang di Universitas Putra Indonesia (UPI), Rabu (28/9) malam.

Walikota berterimakasih kepada seluruh jajaran yang telah ikut menyukseskan MTQ ini. Hal ini menurut walikota tak terlepas dari peranan serta dukungan masyarakat, dermawan, kementerian agama, LPTQ, SKPD terkait, serta pihak kecamatan yang begitu luar biasa.

“Kami sudah menekankan kepada panitia yang melaksanakan setiap kegiatan bersifat rutin untuk memberikan penampilan yang menarik dari sebelumnya. Dengan tampilan berbeda tentu akan menarik bagi masyarakat yang menyaksikan,” sebut Mahyeldi.

Pada malam itu, Walikota Mahyeldi menyerahkan trophy bergilir kepada Kecamatan Kuranji yang berhasil meraih juara umum MTQN ke-37 Tingkat Kota Padang. Trophy ini diterima langsung oleh Camat Kuranji Rachmadenny Dewi Putri.

Pada MTQN ke-37 Tingkat Kota Padang ini sebanyak 461 kafilah dari sebelas kecamatan saling bertarung meraih hasil memuaskan. Pihak tuanrumah menyediakan sebelas venue lomba dan beberapa lokasi pemondokan kafilah peserta.(tf/ch/mn)

IMPIAN.COM. (Padang),

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV digelar di Padang  19  sampai  29 November 2016 mendatang. Walikota Padang menginginkan Porprov tersebut sukses melahirkan nanti atlit-atlit berprestasi dan menjadi alek terbaik sepanjang masa.

"Kita menginginkan dan berkomitmen Porprov di Kota Padang menjadi alek terbaik dan tersukses," kata H. Mahyeldi Dt Marajo, baru-baru ini.

Kota Padang memang bertekad pelaksanaan Porprov di Padang menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pelaksanaan ke depannya. Karena itu Walikota Padang berharap segenap panitia dapat bekerja maksimal, terutama dalam mempersiapkan venue dan penginapan kontingen.

"Pada Porprov ini, selain mampu mempertahankan gelar juara umum ke-14 kalinya, kita juga menargetkan sukses sebagai pelaksana," harap Mahyeldi.

Di sisi lain walikota menyebut bahwa Porprov XIV menjadi bagian dari misi Pemerintah Kota Padang untuk meramaikan Kota Padang. Targetnya, nanti Kota Padang tidak saja dikunjungi wisatawan, akan tetapi juga atlet dari berbagai daerah.

"Karena itu kita perlu dukungan seluruh pihak termasuk masyarakat, serta insan olahraga di Kota Padang tanpa terkecuali," ungkap walikota.

Sementara itu pada kesempatan terpisah, Kadispora Kota Padang yang juga Wakil Ketua Panitia Pelaksana V Porprov Sumbar 2016, Suardi Junir menyebut, tidak ada kendala berarti pada penyelenggaraan Porprov XIV nantinya.

Suardi berharap kabupaten / kota yang belum mendaftarkan atlet dan offisialnya untuk segera mendaftar ke panitia Porprov XIV.(tf/ch)

IMPIAN COM, ( New York),  
  
Indonesia tenggelam dalam hinggar binga dari calon peserta dan menjadi pembicaraan publik tentang Pilkada DKI. 

Nara Masista di New York sana seorang diplomat muda cantik membalas dengan sangat tajam pidato 6 Kepala Pemerintahan.

Dia dikutip berbagai media internasional karena membalas pedas pernyataan Presiden Nauru dan Presiden Kepulauan Marshall serta empat Perdana Menteri dalam Sidang Majelis Umum PBB. Empat Perdana Menteri itu adalah PM Vanuatu, Kepulauan Solomon, Tuvalu dan Tonga.

Pada Sidang Umum PBB, pemimpin enam negara di Pasifik itu menyerukan kemerdekaan Papua karena Indonesia melakukan pelanggaran hak asasi manusia di provinsi Papua dan Papua Barat.

Pernyataan enam kepala negara itu dibalas Indonesia sebagai bermotif politik, tidak mengerti pesoalan Papua dan mencampuri urusan dalam negeri Indonesia. Mereka menggunakan Sidang Majelis Umum PBB untuk mengalihkan perhatian dunia terhadap masalah sosial dan politik di dalam negerinya.

Indonesia mengatakan pernyataan enam kepala negara itu didesain untuk mendukung kelompok separatis yang selalu berusaha menciptakan rasa tidak aman dan menyebarkan terror di Papua. Pernyataan ini sangat disesalkan dan berbahaya serta dilakukan oleh negara-negara yang menyalahgunakan posisi PBB, termasuk Sidang Umum Tahunan.

Sebagaimana diketahui Indonesia berusaha membendung internasionalisasi masalah Papua. Indonesia. Terakhir Jakarta berhasil membendung keanggotaan kelompok separatis Papua menjadi anggota kelompok Negara-Negara Rumpun Melanesia ( MSG) sementara perbaikan kualitas hidup di Papua terus dilakukan pemerintahan presiden Joko Widodo.

Yang menarik disini adalah pernyataan keras tersebut dibacakan oleh Sekertaris Dua Perwakilan Tetap Republik Indonesia di PBB. Tanggapan yang hanya dibacakan oleh seorang diplomat junior untuk pernyataan Kepala Pemerintahan yang tertinggi “ diplomatic ranknya” adalah sebuah “tamparan diplomatic” yang keras bagi ke enam negara di Pasifik itu.

Dan agaknya baru kali ada negara yang memerintahkan diplomat junior – bukan Duta Besar yang mewakili Kepala Negara - untuk menyampaikan protes resmi pemerintahnya atas pernyataan yang disampaikan oleh tidak hanya seorang- tetapi enam orang- kepala pemerintahan.

Tapi dibalik manuver diplomasi Indonesia dalam mempertahankan Papua di forum Internasional, kita melihat angin segar terkait kaderisasi diplomat di  Kementerian Luar Negari  Nampak jelas, Kemlu memberikan kesempatan bagi yang muda-muda untuk tampil bertarung diarena mancanegara menjajal kemampuannya berdiplomasi.

Yang membacakan protes resmi itu adalah Nara Masista Rakhmatia, diplomat cantik yang akan genap berusia 34 tahun bulan Desember nanti. Diplomat muda ini lulusan Sekolah Departemen Luar Negeri angkatan 33 tahun 2008 dan agaknya New York adalah penempatan pertama lulusan SMA 70 Jakarta.

Setelah lulus SMA, Nara kuliah di FISIP UI jurusan Hubungan Internasional dan lulus tahun 2002. Sebelum melamar PNS di Kemlu dia sempat menjadi peneliti di CERIC (Center for Research on Inter-group Relations and Conflict Resolution) dan juga Center for East Asia Cooperation Studies. 

Dua lembaga itu berada di bawah naungan FISIP UI. Selain itu, Nara juga menulis sejumlah jurnal kebijakan luar negeri seperti Intrastate Conflict Management: The Twin Track Approach, the United Nations and ASEAN in Myanmar, 2010.

Ketika diterima menjadi PNS di Kementerian Luar Negari, Nara Masista ditempatkan di Direktorat Kerjasama Antar Kawasan pada Direktorat Jenderal Urusan Asia Pasifik dan Afrika. Di Kemlu, spesialisasi Nara nampaknya adalah Organisasi Kerjasama Ekonomi Asia Pasific APEC dan sempat menjabat Head of Section for The Budget and Management Committee (BMC) APEC sebelum dikirim ke New York.

Melihat prestasinya ini, tidak salah jika Kemlu menunjuk Nara yang juga ambil magister di Universitas St Andrews Inggris ini menjadi juru bicara Indonesia di Forum PBB. Dan kini namanya dikutip oleh berbagai media didunia. Exposure ini tentunya adalah berkat kepercayaan para diplomat senior yang memberikan kesempatan pada yang muda-muda tampil di muka.

IMPIAN. COM. (Padang), 

Walikota Padang H. Mahyeldi D Marajo menyebut, agar suatu daerah dapat berkembang pesat, mesti banyak menimba ilmu kepada daerah atau negara lain yang telah lebih dulu maju. Salah satu negara yang bisa dijadikan kiblat yakni Jepang. Negara yang pernah menjajah Indonesia itu kini telah meninggalkan negara-negara pesaingnya.

“Kita perlu belajar banyak dengan Jepang,” sebut walikota saat meresmikan proyek pengadaan laboratorium bahasa dan studio sulih suara bantuan Pemerintah Jepang untuk Universitas Bung Hatta (UBH), Rabu (28/9).

Di sampaikan Walikota, meski negara Jepang dan Indonesia sama-sama bangkit di tahun yang sama, akan tetapi Jepang telah jauh meninggalkan Indonesia. Jepang lebih berhasil dalam segala hal. Mulai dari perkembangan teknologi, pembangunan, SDM dan lainnya.

Walikota menyebut, hubungan emosional antara Jepang dan Sumatera Barat, khususnya Kota Padang sebenarnya telah lama terjalin. Sinergi tersebut bukan saja dilakukan baru-baru ini. Namun telah jauh-jauh hari.

“Dan kami pun bangga dengan peninggalan-peninggalan yang pernah Jepang tinggalkan di Indonesia, salah satunya bangunan yang dibuat Jepang dan hingga kini masih tahan,” sebut Mahyeldi di depan Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang untuk Medan, Hirofumi Morikawa, Rektor UBH Niki Lukviarman, serta seluruh mahasiswa Sastra Jepang di Kampus Proklamator II UBH di Aia Pacah.

Terkait bantuan laboratorium bahasa dan studio sulih suara dari Pemerintah Jepang kepada Universitas Bung Hatta, Walikota Padang menekankan bahwa dengan adanya bantuan tersebut akan mendukung proses belajar di UBH. Lewat laboratorium tersebut akan menghadirkan mahasiswa yang berkarakter lebih.

“Kerjasama ini kita harapkan juga akan menguatkan hubungan antar kedua pemerintah,” harap Mahyeldi.

Sementara, Konjen Jepang Hirofumi Morikawa mengatakan bahwa dirinya merasa senang bisa berada di Padang. Kedatangannya untuk kedua kalinya ke Kota Padang cukup berkesan. Apalagi saat ini minat warga Sumatera Barat untuk belajar bahasa Jepang cukup tinggi.

“Berdasarkan survey pada 2012 lalu, sebanyak 52 ribu siswa SMA/SMK di Sumatera Barat berminat belajar bahasa Jepang,” tuturnya.

Hirofumi Morikawa berharap dengan bantuan laboratorium yang diberikan akan membantu mencukupi kebutuhan belajar bahasa Jepang di UBH dan Sumatera Barat, khususnya. Menurutnya, untuk mencukupi kebutuhan itu, sejumlah fasilitasi di laboratorium tersebut telah disediakan dengan baik. “Total bantuan ini sebesar Rp 630 juta,” terangnya.

Rektor UBH Niki Lukviarman menyebut bahwa pihaknya berterimakasih atas proyek pengadaan laboratorium yang diberikan oleh Pemerintah Jepang. Menurutnya, bantuan ini dengan sendirinya telah mensupport pendidikan bahasa Jepang di UBH. “Kita akan memanfaatkan laboratorium ini dengan baik,” ucapnya.(tf/ch)

IMPIAN.COM. (Padang), 

Aksi penyemaian bibit ikan yang diinisiatori Karang Taruna Kota Padang mendapat apresiasi dari Wakil Walikota Padang, H. Emzalmi.

Namun di harapkan juga sekalian memberikan pembekalan kepada kader-kader Karang Taruna untuk mampu berusaha dalam hal menumbuh kembangkan jiwa wiraswasta dan ekonomi produktif ke depan.

"Karang Taruna merupakan ujung tombak dalam mendukung kesuksesan program-program pemerintah, atas nama Pemerintah Kota Padang, kita sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi atas sinergisitas yang diciptakan Karang Taruna beserta organisasi kepemudaan lainnya selama ini," sebut Emzalmi usai menebarkan bibit ikan di daerah Pisang Kecamatan Pauh Padang.

Emzalmi mengatakan, penyemaian bibit ikan ini sangat tepat dilakukan Karang Taruna. Di samping dalam rangka memberdayakan potensi daerah, juga membantu ketersediaan ikan di Padang yang cukup tinggi khususnya ikan lele. Sehingga pengusaha kuliner yang menyediakan menu makanan seperti pecel lele tentu sangat terbantu dengan upaya tersebut.

"Kita berharap, penyemaian benih ikan ini terus berlanjut sampai pada tahap pembinaan hingga panen dan pasca panen. Sehingga ini menjadi suatu proses yang positif untuk dapat kita lakukan dengan serius dan berkelanjutan,” harapnya.

Ketua Karang Taruna, Mahdianur  menyebutkan penebaran bibit ikan ini adalah rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-56 yang jatuh pada 26 September. 

Di samping aksi tersebut Karang Taruna Padang juga melakukan berbagai aksi sosial seperti goro membersihkan Pantai Padang, bedah rumah, pengobatan gratis dan masih banyak aksi sosial lainnya. 

“Jadi, dengan melakukan penyemaian bibit ikan ini, kita berharap bagaimana pemuda itu bisa berdaya guna dan mandiri dalam berorganisasi. Dalam artian, organisasi itu harus mampu menciptakan siklus pola ekonomi seperti melakukan pengembangan usaha-usaha yang menjadi ekonomi produktif,” harapnya. 

Mahdianur, penyemaian benih ikan tersebut dilakukan di 11 kecamatan dengan jumlah yang diperkirakan mencapai ratusan ribu ekor berbagai jenis bibit ikan. Untuk tiap kecamatan ditentukan minimal satu tempat yang ditetapkan menerimanya. 

“Semua bibit ikan tersebut murni bantuan dari Pemko Padang melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Setelah bibit ini ditebar, nantinya akan dievaluasi oleh DKP guna melihat perkembangan dan apakah berdaya guna atau tidak,” katanya.

Kemudian tambahnya lagi, di samping penyemaian bibit ikan hal serupa lainnya yang dilakukan Karang Taruna seperti telah dilakukannya pengembangan ikan belut di daerah Piai dan pengolahan perkebunan pada lahan kosong di kawasan Indarung. 

"Kita tentu berharap, Karang Taruna dapat senantiasa mandiri. Sehingga mampu membuktikan serta mengaktualkan diri dalam melakukan berbagai kegiatan-kegiatan yang positif khususnya bagi kota yang kita cintai ini,” tukas Mahdianur bersemangat. (tf/dv)

IMPIAN.COM. (Padang), 

Tepat Tanggal 30 September  2016 mendatang, sudah 7 tahun Gempa Bumi yang dasyat dan menakutkan terjadi di Kota Padang, berlalu menghantam Kota Padang, saat itu, terjadi musibah gempa bumi yang tidak pernah terduga sama sekali, banyak  menelan korban harta benda dan nyawa.

Gempa Bumi dengan kekuatan 7,9 SR  yang dasyat, menerjang dan menggoncang  Kota Padang menelan korban jiwa sebanyak 1.117 orang dan daerah lainnya di Sumatera Barat (Sumbar), membawa duka yang mendalam.

Semua diam dan tak berdaya sesudah terjadi gempa, bangunan gedung bertingkat rumtuh, porak poranda di terjang gempa sana sini, di dengar jeritan minta tolong dan tangisan anak-anak di kala itu, tapi kita tak bisa banyak berbuat. hasil  akhir diketaui korban  gempa bumi di padang menewaskan  1.117 orang.

Untuk mengenang kembali peristiwa gempa itu, Pemerintah Kota Padang akan menggelar peringatan Gempa 30 September pada Jumat (30/9). Rencananya, peringatan Gempa 30 September dipusatkan di Tugu Gempa di jalan Gereja samping Museum Adityawarman, Padang.

Sekretaris Daerah Kota Padang melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Mursalim menyebut bahwa peringatan gempa dimulai setelah shalat Ashar. Acara peringatan itu dilakukan selama lebih kurang sejam. “Satu jam itu kita laksanakan dengan khidmat,” sebutnya.

Selama sejam peringatan gempa akan digelar diantaranya pembacaan Alquran, pembacaan puisi, pemberian award kebencanaan oleh BPBD Provinsi Sumatera Barat, serta sambutan dari Walikota Padang. “Nanti juga akan dihadiri seluruh keluarga yang menjadi korban gempa,” ucap Mursalim.

Apabila sore itu cuaca tidak mendukung, acara mengenang kembali peristiwa gempa 30 September akan dipindahkan ke Palanta Rumah Dinas Walikota Padang di jalan A. Yani. “Kita berharap cuaca mendukung dan peringatan tersebut akan terasa khidmat,” tambah Mursalim.(tf/ch)

IMPIAN.COM. (Padang), 

Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kota Padang memasang stiker pada sebuah hotel yang menunggak dalam membayar pajak hotelnya selama beberapa bulan. Langkah tersebut merupakan salah satu upaya pembinaan, demi memaksimalkan perolehan pajak daerah pada tahun 2016. 

Kepala Dipenda Kota Padang, Adib Alfikri menjelaskan, pemasangan stiker tersebut sesuatu yang mesti dilakukan berdasarkan Perda No. 8 tahun 2011 tentang pajak daerah. 

“Jadi, dari data yang kita dapatkan, Hotel Aliga ini termasuk hotel yang menunggak dalam membayar pajak. Semua proses telah dilakukan dari berbagai tahapan. Mulai dari teguran, peringatan hingga panggilan namun juga tidak diindahkan".

Terpaksa hari ini hotel tersebut kita pasangi stiker dengan bertuliskan hotel ini belum melunasi pembayaran pajak hotel," kata Adib bersama PLT Kepala Sat Pol PP, Eddy Asri serta tim teknis lainnya usai memasangi stiker bagi hotel yang terletak di Jalan Sutan Syahrir Alang Lawas, Rabu (28/9) siang.

Adib mengatakan, dengan pemasangan stiker tersebut pihaknya yakin mampu memberikan shock terapi sekaligus menjadi perhatian bagi manajemen hotel agar mau melunasi semua tagihan pajaknya. Dimana berdasarkan data yang didapatkan, hotel Aliga telah menunggak pembayaran pajak semenjak Februari lalu hingga September ini. Sehingga jumlah total yang harus dilunasi sebanyak Rp 281 juta belum termasuk denda.

"Pemasangan stiker ini masih dalam konteks pembinaan, belum memasuki tindakan tegas. Sebagaimana setiap hotel yang menunggak dalam membayar pajak hotel wajib diproses sesuai tahapan tanpa terkecuali," tukasnya.

Lebih lanjut kata Adib lagi, adapun dalam membina wajib pajak hotel maupun restoran pihaknya selalu berkoordinasi dengan melibatkan pihak terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata selaku yang langsung membina hotel dan restoran. Selanjutnya juga kepada Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPT-SP) terkait perizinan dan Sat Pol PP selaku penegak Perda.

“Kita berharap, semoga saja pihak manajemen hotel Aliga mau melunasi semua tagihan pajak hotelnya dalam waktu dekat. Karena setelah semuanya dilunasi, baru stiker tersebut bisa kita buka,” ujarnya. (tf/dv)

Sungai Banda Badek Sering Mengancam
IMPIAN.COM. (Padang),

Sungai Banda Badek Kelurahan Piai Tangah Kec. Pauh Kota Padang. Sering mengamuk dan mengancam, menerjang sawah dan ladang para petani, bila hari hujan sebentar saja, di sampaikan Mar yangg tinggal dekat sungai tersebut. Senin, (26/9).

Mar katakan atas nama warga piai tangah berharap pada Pemko Padang, melalui PU, untuk dapat  memasang batu baronjong atau di dam, Sungai Banda Badek, agar  jalannya aliran air lancar, tidak meluap kerumah penduduk dan menerjang sawah serta ladang masyarakat, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mar juga sampaikan keluhannya atas musibah menimpanya di sebabkan sungai meluap menghantam ladang jagungnya yang akan mau di panen beberapa hari lagi dan juga ternak kami ikut dibawa harus air.

Maka itu, kami sangat berharap Pemko dapat memberikan perhatian khusus pada kami, agar kami tidak merasa cemas dan kuatir bila hari hujan, yang paling mengkuatirkan dan mencemaskan bila hujan tengah malam, kami selalu berjaga-jaga dan berhati-hati terhadap ancaman air sungai meluap."keluh Mar"

Jadi, kami butuh kepedulian, perhatian dan sebagainya dari Pemko Padang, terutama sekali pengendalian banjir Sungai Banda Badek, kondisi sungai Banda Badek sudah dangkal, sehingga valume air yang besar di kala hari hujan tidak tertampung, akibatnya sungai meluap menerjang apa saja yang di lewatinya, Mar menagkhir, (tf)

IMPIAN.COM. (Padang), 

Inflasi di Kota Padang pada Agustus 2016 masing-masing sebesar 0,84 persen. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan indeks pada enam kelompok pengeluaran. 

"Kita mengalami inflasi sebesar 0,84 persen," terang Kepala Bagian Perekonomian Setdako Padang Edi Dharma, baru-baru ini.

Menurutnya, kelompok pengeluaran itu antara lain kelompok bahan makanan yang mengalami inflasi sebesar 1,88 persen. Kemudian kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,32 persen. Selanjutnya kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,48 persen.

Tidak itu saja, Edi Dharma juga menyebut bahwa peningkatan indeks terjadi pada kelompok sandang sebesar 0,14 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,71 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 5,00 persen.

"Sementara kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi," tukasnya.
Sedangkan untuk laju inflasi tahun kalender Kota Padang sampai Agustus 2016 yakni sebesar 2,60 persen. Laju inflasi year on year (yoy) Agustus 2016 terhadap Agustus 2015 sebesar 3,95 persen.

Edi Dharma menuturkan, dari 23 kota IHK di Sumatera, sebanyak 15 kota mengalami inflasi. Sedangkan delapan kota lainnya mengalami deflasi. "Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 0,93 persen dan inflasi terendah terjadi di Dumai sebesar 0,05 persen," imbuhnya.

Edi juga menyebut deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 0,58 persen dan terendah di Bandar Lampung sebesar 0,11 persen. "Kota Padang menduduki posisi kedua di Sumatera, dan keempat dari seluruh kota yang mengalami inflasi secara nasional," sebutnya.(tf/ch)

IMPIAN.COM, (Padang), 

Sehatnya iklim investasi di Kota Padang membuat daerah ini meraih penghargaan. Kamis (22/9) kemarin PT Tempo Inti Media Tbk dan Frontier Consulting Group menetapkan Padang sebagai kota potensial investasi untuk koridor Sumatera.

Penghargaan berlabel Indonesia's Attractiveness Award (IAA) 2016 itu diterima langsung Kepala BPMPTSP Kota Padang Didi Ariyadi di Ballroom 2 Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Didi Ariyadi menyebut bahwa hingga saat ini iklim investasi di Padang menunjukkan trend positif.

"Alhamdulillah ini penghargaan yang cukup bergengsi dan luar biasa," ujarnya didampingi Kabag Humas dan Protokol Mursalim serta Kabag Pemerintahan Tarmizi Ismail.

Diakui Didi, Kota Padang masih menjadi tujuan utama untuk menanamkan investasi di Provinsi Sumatera Barat. Beragam investasi yang dapat ditanamkan di Kota Padang.

"Baik itu investasi di sektor pariwisata seperti hotel, restoran dan rumah makan. Selain itu juga di sektor pendidikan seperti perguruan tinggi swasta, dan sektor kesehatan seperti rumah sakit swasta," ujarnya.

Untuk berinvestasi, Pemerintah Kota Padang memberikan kemudahan dan keunggulan kepada investor. Pemko Padang telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang insentif untuk investasi.

"Perda tersebut Nomor 11 Tahun 2009. Dengan adanya Perda ini, Kota Padang mempunyai keunggulan kompetitif (competitive advantage) dibandingkan daerah lain yang sama-sama menjadi tujuan investasi," tukas Didi.

Di dalam Perda tersebut diatur bahwa investor yang akan menanamkan modalnya di Kota Padang dengan nilai nominal tertentu, dan dengan menyerap tenaga kerja sejumlah tertentu, akan diberikan insentif berupa pengurangan pembayaran pajak dan retribusi terkait usaha yang bersangkutan selama 2 tahun. Pajak dan retribusi dimaksud adalah yang merupakan kewenangan Pemko Padang, seperti IMB, pajak parkir, retribusi izin gangguan, pajak reklame, dan lainnya.

"Keberadaan Perda tentang insentif untuk investasi ini sudah diadopsi juga oleh beberapa pemkot/pemkab yang mengadakan studi banding ke Kota Padang, dan inilah salah satu kunci utama mengapa Kota Padang dinobatkan oleh majalah TEMPO yang bekerjasama dengan Frontier Consulting, sebagai kota potensial utk investasi di Indonesia selama 2 tahun berturut-turut," papar Didi.

Di sisi lain, Didi menyebut bahwa
Pemko Padang saat ini sudah menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pelayanan ini dilaksanakan oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP).

"Sehingga dalam pengurusan izin-izin, cukup pelaku usaha mendatangi kantor BPMPTSP untuk mendapatkan pelayanan di bidang perizinan," kata Didi.

BPMPTSP Kota Padang juga termasuk yang terbaik di Indonesia menurut penilaian Kemenpan RB. BPMPTSP menjadi satu dari 54 role model PTSP yang direkomendasikan di Indonesia, sehingga BPMPTSP kota padang sering dikunjungi oleh PTSP kabupaten/kota lain se-Indonesia.(Charlie)

Teks foto: Menpan RB, Asman Abnur menyerahkan penghargaan kepada Kepala BPMPTSP Padang Didi Aryadi di Jakarta. (tf/ch)

IMPIAN.COM. (Padang),

Wakil Walikota Padang, H. Emzalmi menyambut baik dengan terus bermunculannya tempat-tempat usaha kuliner di Kota Padang. Hal itu disampaikannya sewaktu meresmikan “Waroeng Djawa Timoer” yang berada di jalan Ujung Gurun No. 81 Rt 02 Rw V Kelurahan Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat, Senin (26/9).

Menurut Wawako, Waroeng Djawa Timoer merupakan sesuatu yang langka ada di Padang. Keberadaannya diyakini tentu dapat mengobati kerinduan bagi siapa saja yang ingin menikmati berbagai sajian makanan spesifik dari daerah Jawa Timur (Jatim) tersebut.

“Masakan khas dari daerah lainnya diketahui sudah banyak di Padang, namun untuk masakan Jawa Timur bisa dikatakan belum ada. Sehingga mulai sekarang siapa saja yang ingin menikmati Soto Jatim, Soto Madura dan Rawon Jawa Timur tidak perlu jauh-jauh ke Jatim. Karena di Padang sudah ada,” ungkap Emzalmi usai meresmikan warung yang tepat berada di depan Kantor Dinsosnaker Sumbar tersebut.

Emzalmi melanjutkan, Pemko Padang sangat mendukung dan berterima kasih dengan adanya usaha kuliner baru tersebut. Hal itu tidak saja menambah tempat orang mencari pilihan kuliner, namun sekalian juga menyerap tenaga kerja bagi masyarakat.

“Hal ini sangat positif, karena juga bahagian dari penguatan kita dalam menjadikan Padang sebagai kota wisata. Kita tentu berharap, semoga saja usaha-usaha kuliner lainnya akan terus bermunculan,” tukasnya.
Owner Waroeng Djawa Timoer, Samrozi sewaktu ditemui mengatakan Waroeng Djawa Timoer tersebut dibangun atas ide anak perempuannya. Sebagaimana keluarganya sepakat untuk membangun warung yang menyediakan berbagai makan spesifik dari kampung halamannya, Jawa TImur.

“Alhamdulillah, Waroeng Djawa Timoer menyediakan beberapa menu istimewa khas Jawa Timur. Antara lain Soto Jatim. Soto Madura, Rawon Daging, Sego Pecel, Kwetiau serta berbagai aneka makanan dan minuman lainnya. Mudah-mudahan saja, masyarakat Sumbar dan dari mana saja yang berkunjung ke Padang akan tertarik mencoba menikmatinya,” imbuhnya. (tf/dv)

IMPIAN.COM. (Padang),

Kota Padang meraih tiga penghargaan pada Indonesia's Attractiveness Award (IAA) 2016 di Jakarta, kemarin ini. Salah satu penghargaan yang diterima yakni penghargaan sebagai kota potensial pariwisata. 

Diraihnya penghargaan ini bukan tanpa alasan. Penghargaan tersebut merupakan hasil riset yang dilakukan oleh PT Tempo Inti Media Tbk dan Frontier Consulting Group, yang dilaksanakan secara independen. 

Tujuannya adalah menilai keaktraktifan daerah dari sisi pariwisata, investasi, infrastruktur, dan layanan publik.

Kota Padang memang dianggap pantas meraih penghargaan tersebut. Saat ini pariwisata Kota Padang tengah "naik daun". Objek wisata Pantai Padang contohnya. Objek ini kini menjadi tujuan wisata bagi pelancong. Tak ayal, setiap akhir pekan selalu ramai.

Begitu halnya dengan objek wisata lain di Padang. Semuanya menjanjikan keindahan bagi pelancong.
"Padang memiliki potensi investasi terbesar di bidang pariwisata. Ada wisata bahari, history dan kuliner.
Semua lengkap ada di Padang," kata Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo, kemarin.

Saat ini sarana pendukung investasi di Padang sudah tersedia dengan baik. Mulai dari akses listrik, air bersih, jalan, telekomunikasi, hingga panorama wisata bahari.

"Sektor pariwisata memiliki peluang investasi cukup besar. Pemerintah sendiri juga tengah giat memacu kemajuan sektor pariwisata, sehingga semakin dilirik pelaku usaha pariwisata," tambah Walikota Mahyeldi.

Seperti diketahui, untuk menarik minat wisatawan, Padang tengah menyiapkan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang. Di kawasan ini terdapat Pantai Padang, Gunung Padang, kota tua (heritage), Pantai Air Manis dan lainnya.

Di Gunung Padang nantinya akan dibuat diorama perjuangan hari lahirnya Kota Padang. Ditargetkan 2017 depan semuanya akan selesai. Sehingga Padang benar-benar menjadi kota wisata yang siap menampung pelancong.(tf/ch) Foto by: Iggoy Elfitra

IMPIAN.COM. (New York), 

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengesahkan resolusi yang dipimpin Amerika Serikat.

Rosulisi menyerukan seluruh negara anggota PBB untuk menahan diri atas uji coba peledakan nuklir.

Sebanyak 14 dari 15 anggota DK PBB menyetujui usulan tersebut dalam pertemuan yang diadakan, Jumat (23/9/2016).

Sementara Mesir ada pada posisi abstain dari pemberian suara.Presiden Amerika serikat,Barak Obama mengajukan rancangan tersebut sebelumnya seiring dimulainya Sidang Umum PBB. Lebih dari 30 negara, termasuk Jepang, mendukung rancangan tersebut.

Obama mengupayakan bantuan demi terlaksananya perjanjian pelarangan menyeluruh uji coba nuklir atau CTBT guna membantu mewujudkan dunia tanpa senjata nuklir. CTBT disahkan dalam Sidang Umum PBB tahun 1996.Namun, masih belum diberlakukan.

Resolusi terbaru ini menyerukan negara-negara untuk menandatangani dan meratifikasi CTBT sesegera mungkin dan menahan diri untuk melakukan uji coba peledakan nuklir.

Namun demikian, ketetapan untuk menjadikan resolusi tersebut mengikat secara hukum dibatalkan karena penentangan Cina  dan Rusia yang keduanya merupakan anggota tetap DK PBB.

Sebelum pemungutan suara, Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan bahwa dunia tanpa senjata nuklir adalah sesuatu yang mungkin dan pihaknya akan melakukan segalanya untuk mewujudkan hal itu.
Di tempat berbeda,

Pemimpin sekelompok organisasi korban selamat bom atom menyambut baik resolusi Dewan Keamanan PBB tersebut.

Sunao Tsuboi berbicara kepada NHK mewakili Konfederasi Organisasi Korban Bom Atom dan Hidrogen Jepang.

Tsuboi memuji Presiden Amerika Serikat. Barak Obama dan para pemimpin dunia lainnya karena telah mengesahkan resolusi itu yang ia sebut sebagai satu langkah maju.

Namun, Tsuboi juga mengungkapkan bahwa tujuan akhir adalah memusnahkan seluruh senjata nuklir.
Ia menambahkan bahwa meskipun masa jabatan Presiden Obama hampir berakhir, suatu hal yang penting agar setiap negara mengambil langkah nyata.

Tsuboi menyampaikan bahwa dirinya dan para korban selamat lainnya akan terus memantau hal tersebut. (NHK)

IMPIAN.COM (Paranormal), 

Paranormal yang juga artis, Mbah Mijan kembali menerawang.

Kali ini, bukan soal asmara Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Mbah Mijan rupanya juga aktif memberikan jawaban kepada netizen yang bertanya.

Sejumlah, netizen ingin tahu soal peluang Agus Yudhoyono  yang maju dalam Pilkada DKI.

Berikut 5 pertanyaan netizen soal peluang  Agus Yudhoyono  ke   Mbah Mijan Lewat akun twitter,  Mbah Mijan menerawang.

1. Peluang Ahok!
Akun Go Ahok ‏@haloJakarta: #TanyaMbahMijan @mbah_mijan Siapa Pemenangnya:
Ahok - Djarot
Anies - Sandiaga
Agus - Sylviana
Jawaban:
Mbah Mijan ‏@mbah_mijan: Pemenang  Mbah Mijan,  - Raisa

2. Awas salah terawang
Vitrri Leistianii IM ‏@fitrilistiani28: @mbah_mijan kayanya lagi menerawang dalam2 3 kandidat besar cagub dki hehe. awas mbah salah terawang
Jawaban:
Mbah Mijan ‏@mbah_mijan : Ya begitulah kira-kira ...

3. Korbankan karir
Ninik handayani ‏@ninikhandayani4: @mbah_mijan sedih liat ya ko maju di pilkada dki
Sedihnya mengorbankan karier, padahal langkah masih panjang, kalau mbah jadi bapaknya mending ngajuin adiknya, dah jelas politikus aktif

4. Mbah Mijan pun kaget!
Achmad Sundoro ‏@Zhoen86: @mbah_mijan mbah terawangin karir politok agus herimirti yudhoyono bagus gak
Jawaban:
Mbah Mijan ‏@mbah_mijan: Sungguh mbah kaget banget, gak kebayang sama sekali, kita sih bisa ngebaca planning papih tapi terlalu dininya itu yang kepikiran sama eike

5. Penerawangan  Mbah Mijan.
Mbah Mijan ‏@mbah_mijan: Mbah sangat menyayangakan sekali, kalau mbah tetep mending adiknya toh sama-sama bakal gak jadi, dan gak mengorbankan karier.
Jawaban:
Mbah Mijan ‏@mbah_mijan:

IMPIAN.COM. (Bandaung), 
Luar biasa! Pesilat Anton Yuspermana akhirnya berhasil menambah pundi emas bagi Kontingen Sumbar untuk yang keenam kalinya di arena PON 2016. Pesilat yang turun di Laga kelas H 80kg-85kg ini tampil prima di arena pencak silat yang dipertandingkan di Graha Laga Satria ITB Jatinangor.
Hebatnya lagi, pesilat Sumbar ini mengalahkan atlet pencak silat tuan rumah Eri Budiono yang diunggulkan meraih medali emas, Sabtu (24/9) sore. Dengan hasil ini, setidaknya prestasi tim silat Sumbar untuk sementara sudah menyamai hasil PON 2012 di Provinsi Riau yang juga meraih satu emas. Bahkan, bisa lebih baik karena ditambah torehan medali perak dan perunggu.
Sorak-sorai Gubernur Sumbar H Irwan Prayitno, Plt Ketum KONI Sumbar Syaiful SH MHum, Ketua Kontingen S Budi Syukur serta kontingen yang meramaikan ruang penonton di laga PON XIX Jabar 2016 ini memecah sorak dukungan tuan rumah.
Pesilat Sumbar yang sejak awal diandalkan meraih emas ini, berhasil mencapai target medali yang diimpikannya. Anton Yuspermana berhasil kalahkan Eri Budiono dengan skor telak 5-0. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang kemudian diberikan kesempatan untuk mengalungkan medali pada upacara pengalungan medali tampak senang dan merasa bangga. Lambang Sumatera Barat, Tuah Sakato tampil teratas. Kebanggaan Ranah Minang, telah diukir oleh Pencak Silat.
“Sungguh luar biasa! Perjuangan para atlet kita di ajang PON 2016 patut kita apresiasi. Mereka benar-benar bertarung dengan gigih dan pantang menyerah. Alhamdulillah, medali emas kembali berhasil kita dapatkan,” kata gubernur dengan wajah gembira.
Gubernur yang sempat menyaksikan jalannya pertandingan final cabang pencak silat tersebut tampak ikut memberikan dukungan moril dengan bersorak dan bertepuk tangan sambil berdiri di panggung kehormatan bersama sejumlah pejabat lainnya.
”Semangat para atlet Sumbar sangat kita hargai. Makanya, kemenangan ini, Insya Allah akan terus berlanjut pada medali-medali berikutnya untuk Sumatera Barat,” ucap Irwan Prayitno optimis.
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius Dt Intan Bano, Guspardi Gaus serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Priyadi Syukur ikut mengangkat tangan selamat di tengah arena saat penyerahan medali.
Sementara itu, meski tak sehebat prestasi pesilat Anton Yuspermana, pesilat putri yang turun di kelas B 50kg – 55 kg putri, pesilat Suci Wulandari hanya mampu menyumbangkan medali perak setelah kalah dari pesilat tuan rumah Jawa Barat Nirmalasari Oktaviani di babak final. Sama juga dengan Suci Wulandari, pesilat Sahripal akhirnya tunduk versus atlet DKI. Perak bertambah untuk Sumatera Barat. (dodi syahputra/noa)

IMPIAN.COM. (Padang),

Iven pameran berskala nasional, Expo Potensi Desa 2016 di Kota Padang resmi digelar. Ajang pesta budaya, edukasi dan kreatif bagi desa-desa unggulan di seluruh Indonesia ini dihelat di GOR H. Agus Salim Padang, 23-25 September 2016. 

Sejumlah produk unggulan daerah, budaya lokal dan aneka hiburan masyarakat ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo menyambut baik diselenggarakannya Expo Potensi Desa 2016 di Kota Padang. Menurutnya, meski kegiatan ini digelar dalam rentang waktu cukup pendek, akan tetapi Kota Padang tetap bertekad menyukseskan kegiatan unggulan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi RI ini.

“Terimakasih atas kerjasama, meski dalam rentang waktu cukup singkat, kami bertekad menyukseskan kegiatan ini,” ujar Mahyeldi saat pembukaan Expo Potensi Desa 2016, Jumat (23/9) malam.

Mahyeldi menyebut, Expo Potensi Desa 2016 akan meningkatkan perekonomian tiap daerah peserta. Sebab, dalam pameran kali ini hampir seluruhnya diikuti UMKM masing-masing daerah peserta.
Mahyeldi menilai, UMKM memang perlu mendapat perhatian. Sebab UMKM sebagai penggerak ekonomi dasar suatu daerah. 

“Ekonomi Padang adalah UMKM. Ketika kita memberikan perhatian kepada UMKM, tentunya akan menggerakkan ekonomi dasar Kota Padang dan Sumatera Barat,” tutur Walikota Mahyeldi.
Di arena expo, berjejer 88 stand yang memamerkan berbagai produk 

daerah. Diantaranya 35 stand yang memamerkan produk UMKM Desa, kemudian 13 stand yang memamerkan program unggulan Kementerian, Pemprov dan SKPD Sumbar, Pemko Padang serta SKPPD dengan masing-masing 15 stand, Kabupaten di Sumbar/kota/nagari 12 Stand, Pelaku usaha dan perbankan 5 stand, dan pelaku pendidikan 5 stand.
Dalam Expo Potensi Desa 2016 akan tampil grup band papan atas nasional dan daerah, diantaranya Wali Band, pedangdut Ikke Nurjanah, Firman Idol, Indah Nevertari, serta 40 band top daerah seperti Plus Band, Ratu Sikumbang, Modus Band dan grup musik lainnya.

"Expo Potensi Desa ini untuk mendukung pembangunan potensi daerah, promosi dan sosialisasi potensi desa, identifikasi program dan potensi unggulan daerah, serta merangsang terbangunnya produk unggulan di desa-desa berbasis potensi lokal," ujar Sekjen Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Anwar Sanusi.
Dijelaskan Anwar Sanusi, Expo Potensi Desa 2016 bukan tujuan, melainkan sarana untuk mengangkat potensi daerah dan program unggulan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Pameran ini juga memberi wadah bagi daerah yang memiliki teknologi tepat guna dan program inovatif dalam memajukan desa. Di samping itu, daerah juga bisa mempromosikan produk unggulan daerah dan menarik untuk investasi.

Salah satu budaya lokal Sumatera Barat yang dipertunjukkan di arena Expo Potensi Desa 2016 adalah pencak silat. Seni beladiri khas Indonesia ini termasuk warisan budaya tak benda yang mengakar kuat dalam sendi-sendi budaya anak negeri di tanah Minangkabau, mulai dari pedesaan hingga nagari.

"Silat tak hanya bicara tentang kehebatan olah tanding, namun terlebih lagi bagaimana silat mampu merefleksikan kerendahan hati, kesopanan, dan kearifan dari seorang manusia,” ujar Irwan Prayitno, Gubernur Sumbar.(tf/ch/mn)

IMPIAN.COM (Padang), 

Setelah melalui proses seleksi administrasi, akhirnya Panitia Seleksi Kompetensi Calon Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Padang menetapkan empat nama. Keempatnya dianggap memenuhi syarat (lulus administrasi) yang dibuka sejak 2 September 2016 lalu. 

Berdasarkan informasi melalui situs web milik Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang, empat nama yang lolos proses administrasi seluruhnya berasal dari Pemerintah Kota Padang. 

Dalam pengumuman bernomor: 02/PANSEL-SEK.PDG/2016, empat nama tersebut yakni Ir. Asnel, M.Si., Ir. Hermen Peri, M.Si., Ir. Heryanto Rustam, MM., serta Zabendri, SH. 

"Keempatnya berhak mengikuti tahapan selanjutnya," terang Ketua Panitia Seleksi Terbuka Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemko Padang, Arizallidjar, kemarin.

Setelah pengumuman empat calon Sekdako Padang ini, panitia kemudian mewajibkan seluruh peserta membuat pokok-pokok pikiran dengan tulisan tangan pada 25 September.

Usai membuat pokok pikiran, seluruh peserta mengikuti seleksi kompetensi dasar melalui sistem CAT pada 26 September. Kemudian dilanjutkan dengan mengikuti seleksi kompetensi manajerial (wawancara dan FGD) pada 26 dan 27 September.

"Hasilnya akan kita umumkan 30 September. Untuk melihat pengumuman lebih lengkap dapat membuka website Pemko Padang (www.bkd.padang.go.id)," terang Arizallidjar.(tf/ch)

IMPIAN.COM. (Padang),  

Musibah gempa bumi yang menghantam Kota Padang 2009 lalu, dengan kekuatan 7,9 SR, Padang tidak bisa berbuat banyak untuk warganya.

sSebagian besar warganya lakukan eksodus ke berbagai daerah di Sumbar dan bahkan keluar propinsi, kini telah kembali sehingga jumlah penduduk tiap tahun bertambah hingga mencapai sekitar 80 ribu orang.

Disampaikan Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, SP. pada acara pertemuan langsung dengan tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang, di pimpin Rizal, di Palanta kediaman Walikota, Sabtu, (24/9).

Walikota katakan berdasarkan hasil pendataan dari BPS tahun 2015 yang dirilis di tahun 2016 ini, jumlah penduduk kota Padang sekitar 902.000 jiwa. Angka ini, meningkat menjadi  80 ribu jiwa, jika dibandingkan dengan hasil pendataan di tahun 2014 yang hanya berkisar 822.000 jiwa.

“Penambahan penduduk senigfikan sekitar 80 ribu  spertahun. jumlah yang luar biasa menandakan kota Padang sudah kembali normal, stabil dan masyarakat yang sempat eksodus keluar daerah, kini telah kembali ,” kata Mahyeldi,

 Walikota berharap dengan semakin bertambahnya penduduk, tentu pertumbuhan perekonomian  akan semakin hidup dan menggeliat, sehingga warga kota akan lebih sejahtera kehidupannya.

" Kita akan terus membangun berbagai fasilitas untuk kepentingan publik, terutama di lokasi objek  wisata sehingga orang yang berkunjung kesana akan minikmati kenyaman, ketenangan dan keamanan yang terjaga dengan baik". ujar Walikota..

Disamping itu, sesuai laporan yang di terima dari BPS akan sangat berguna terutama di dunia  pendidikan dan pariwisata Kota Padang, kedepannya dalam menyusun perencanaan pembangunan yang menjadi program unggulan diberikan prioritas agar dapat berkembang pesat. sehingga, kesejahteraan masyarakat akan  lebih meningkat tiap tahunnya, Ujar Mahyeldi.

Maka itu, berpedonan dengan data penduduk terbaru ini, Pemko Padang  memiliki akses yang besar untuk menyusun program pembangunan yang lebih tepat guna sasaran dengan data lebih kongrit. yang mana selama ini, tidak memiliki data yang pasti soal jumlah penduduk.

Disebabkan ada banyak data, seperti di miliki  KB, Mendagri,, Kementrian Sosial dan BPS sendiri. “Kita menjadi bingung, karena  tak punya data yang pasti dan tidak dapat di percayai". imuh Walikota.

Ke depannya, Pemko Padang harus memiliki dan mendukung konsep “one data” yang sedang digeber pemerintah melalui BPS satu data yang akurat,  dalam perencanaan pembangunan akan lebih maksimal, jika dibandingkan dengan banyak data tidak tahu ujung pangkalnya.

“Kita sangat mendukung konsep “one data” yang sedang digeber pemerintah,  diharapkan semua data akan berpusat distatistik, Jadi kita gunakan data-data yang di statistik, untuk melakukan berbagai perencanaan pembangunan di Kota Padang, Ujar Walikota.

Selanjutnya, Kepala BPS Kota Padang, Rizal katakan  BPS selalu melakukan pembenahan dalam pelayaan dengan melakukan penguatan dalam pendataan. sehingga penguatan ini diharapkan data yang disajikan BPS semakin valid dan bisa dipakai oleh pihak manapun.

Rizal katakan dalam mendukung pemerintah daerah melalui BPS,  kedepannya akan menyediakan konsep “one data” atau data satu pintu. Jadi tidak ada lagi ego sektoral soal data. Termasuk data kependudukan sebagai pedoman perencanaan pembangunan di Kota Padang, Ujarnya.

“Sekarang dari pemerintah sudah ada konsep one data ini. Kita tinggal menjalankan,”kata Rizal usai melakukan pertemuan dengan Walikota Padang dalam rangka Hari Statistik Nasional (HSN). 24 September 2016.

Dalam kesempatan itu, Rizal juga menyerahkan semua data kependudukan kota Padang yang langsung di terima Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, SP.(tf/hms)

IMPIAN.COM. (Jakarta), 

Kota Padang berhasil meraih tiga penghargaan dalam Indonesia's Attractiveness Award (IAA) 2016. Penghargaan ini diserahkan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (22/9). 

Tiga penghargaan yang diraih Kota Padang yakni kota terbaik Platinum untuk koridor Sumatera bagian barat dan tengah, kemudian kota potensial investasi, serta penghargaan kota potensial pariwisata. 

Ketiga penghargaan ini diterima Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo dan Kepala BPMPTSP Kota Padang, Didi Ariyadi. 

Penghargaan ini merupakan hasil riset yang dilakukan oleh PT Tempo Inti Media Tbk dan Frontier Consulting Group, yang dilaksanakan secara independen. Tujuannya adalah menilai keaktraktifan daerah dari sisi pariwisata, investasi, infrastruktur, dan layanan publik.

Indeks total attractiveness yang dicapai Kota Padang adalah 83,04. Untuk tahun 2016 ini, hanya 99 Kabupaten dan 38 kota yang lolos nominasi, sehingga total 137 kabupaten/kota. 

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo usai menerima penghargaan mengaku cukup bangga. Menurutnya, apa yang telah diraih merupakan hasil dan upaya yang dilakukan masyarakat Kota Padang serta jajaran Pemerintah Kota Padang. "Semua ini merupakan prestasi kita bersama," ujar Mahyeldi. 

Disebut prestasi bersama, karena dalam pembenahan kota, masyarakat dan pemerintah ikut terlibat. Masyarakat justru menyambut baik dan mendukung pembenahan yang direncanakan pemerintah kota. 

"Buktinya, dalam pembenahan objek wisata, pasar dan pembebasan jalur dua By Pass, tak terjadi hambatan. Bahkan masyarakat ikut memfasilitasi," terang walikota yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Mursalim serta Kabag Pemerintahan Tarmizi Ismail. 

Terkait pelayanan publik, saat ini Padang terus bergiat dalam hal tersebut. Pelayanan berbasis IT menuju 'Padang Smart City' telah dimulai dengan pemberlakuan parkir meter serta penggunaan kartu untuk Trans Padang. 

Selain itu, walikota juga menyebut bahwa Kota Padang masih menjadi kota yang paling tinggi tingkat keamanannya. Angka kriminalitas masih terbilang rendah dibanding kota lain. "Padang masih menjadi kota yang aman dan nyaman di Indonesia. Setiap ada yang mencoba mengganggu keamanan, kita sikapi dengan cepat," terangnya. 

Karena itu pula lah agaknya Kota Padang menjadi kota yang potensial untuk berinvestasi. Ditambah lagi adanya jaminan kemudahan dalam berinvestasi dari Pemko Padang kepada setiap investor.
 "Sekaitan investasi, kita punya peraturan daerah (Perda) tentang pemberian insentif dan pemberian kemudahan penanaman modal. Dan setiap investor yang masuk, disambut baik oleh masyarakat," tutur Mahyeldi. 

Sementara, Kepala BPMPTSP Didi Ariyadi menyebut bahwa kemudahan dan keunggulan yang diberikan untuk investor adalah sudah adanya perda tentang insentif untuk investasi. Perda tersebut Nomor 11 Tahun 2009. 

Dengan adanya Perda ini, Kota Padang mempunyai keunggulan kompetitif (competitive advantage) dibandingkan daerah lain yang sama-sama menjadi tujuan investasi. 

"Di dalam Perda tersebut diatur bahwa investor yang akan menanamkan modalnya di Kota Padang dengan nilai nominal tertentu, dan dengan menyerap tenaga kerja sejumlah tertentu, akan diberikan insentif berupa pengurangan pembayaran pajak dan retribusi terkait usaha yang bersangkutan selama dua tahun," papar Didi. 

Dalam acara penghargaan bergengsi itu, dihadiri sejumlah tokoh dan petinggi negara, antara lain Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Rudiantara yang mewakili Presiden Joko Widodo, Menpan RB, Asnan Abrur, Ketua DPR RI, Ade Komarudin serta kepala daerah se Indonesia. 

Menpan RB, Asnan Abrur, dalam sambutannya mengimbau kepada semua daerah agar fokus memperbaiki layanan publik agar bermanfaat bagi masyarakat, karenanya pemerintah daerah dituntut agar memberikan pelayanan secara maksimal serta melakukan berbagai macam inovasi dalam hal itu.

"Inovasi dan kreatifitas dalam layanan publik inilah yang harus terus dilakukan pemerintah daerah di Indonesia," kata Asnan.

Selain itu, lanjut dia, Pemerintah Daerah juga harus dituntut agar mengubah sistem pemerintahan dari konvensional menjadi berbasis elektronik, menunu terwujudnya E-Government serta E-Budgeting
"Saat ini kita targetkan 30 persen harus E-Government, tapi tahun mendatang semuanya harus melakukan itu," tukasnya.

Dalam rangka memperbaiki pelayanan publik, maka Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melakukan pelayanan secara maksimal, dan juga menanamkan jiwa enterpreuner agar selalu kreatif dan inovatif.

Sementara itu, Menteri Kominfo, Rudiantara, berpesan, selain memperbagus pelayanan publik juga meningkatkan daya investasi dan pariwisata, dan hal itu sesuai dengan cita Presiden Joko Widodo

"Jika layanan publik sudah baik, maka masyarakat akan senang dan investasi pasti baik dalam negeri maupun luar negeri akan datang," ungkap Rudiantara.

CEO Tempo Grup, Bambang Harymurti, mengatakan, ada empat kategori yang dinilai dari sebuah pemerintah daerah, dalam even Indonesian Attractiveness Award 2016 ini, yakni kategori investasi, pariwisata, layanan publik dan infrastruktur.

Empat kategori itu, menurut Bambang sangat penting untuk dikembangkan, karena berdasarkan riset, pada tahun 2030 mendatang Indonesia diprediksi menjadi negara terkaya nomor 7 di dunia, yang ditandai dengan naiknya jumlah kelas menengah.

"Cara menempuh itu adalah meningkatkan produktifitas sebesar 60 persen dengan meningkatkan investasi," kata Bambang.

Investasi yang datang dari luar negeri, tidak saja membawa modal tapi juga memperbaiki skill bagi masyarakat, sehingga mendatang bisa bermanfaat. "Agenda ini merupakan bentuk saran dan kontribusi penting bagi pemerintah," ungkapnya. (tf/ch/mn)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.